Ayat 24
- Berkatalah Yusuf kepada saudara-saudaranya: "Tidak lama lagi aku akan mati; tentu Allah akan memperhatikan kamu dan membawa kamu keluar dari negeri ini, ke negeri yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub." (TB)[3]
- "Tentu Allah akan memperhatikan kamu": diterjemahkan dari bahasa Ibrani: ואלהים פקד יפקד אתכם wê-lō-hîm pā-qōḏ yip̄-qōḏ ’eṯ-ḵem, secara harfiah: "dan_Allah memperhatikan [akan-]memperhatikan kepadamu" (bahasa Inggris: and God will surely visit you;[4] harfiah "God visiting will visit you"[5])
Ayat 25
- Lalu Yusuf menyuruh anak-anak Israel bersumpah, katanya: "Tentu Allah akan memperhatikan kamu; pada waktu itu kamu harus membawa tulang-tulangku dari sini." (TB)[6]
- "Tentu Allah akan memperhatikan kamu": diterjemahkan dari bahasa Ibrani: פקד יפקד אלהים אתכם pā-qōḏ yip̄-qōḏ ’ĕ-lō-hîm ’eṯ-ḵem, secara harfiah: "memperhatikan [akan-]memperhatikan Allah kepadamu" (bahasa Inggris: God will surely visit you;[7] harfiah "God visiting will visit you"[5]) Kata Ibrani "paqod" atau "paqad" yang dapat diterjemahkan sebagai "memperhatikan, mengindahkan" kemudian disebutkan melalui Musa kepada bangsa Israel supaya mereka tahu sudah waktunya untuk keluar dari Mesir.[8]
- "Membawa tulang-tulangku dari sini": Sebelum mati, Yusuf berpesan supaya tulang-tulangnya kelak dibawa ke tanah Kanaan, pada saat bangsa Israel meninggalkan Mesir. Sewaktu berangkat keluar dari Mesir, Musa membawa tulang-tulang Yusuf bersamanya.[9] Di akhir Kitab Yosua dicatat, bahwa tulang-tulang Yusuf dikuburkan di Sikhem, di tanah milik yang dibeli Yakub dengan harga seratus kesita dari anak-anak Hemor, bapa Sikhem, dan yang ditentukan bagi bani Yusuf menjadi milik pusaka mereka.[10] Dengan demikian tulang-tulang Yusuf ini menjadi mata rantai yang mengikat Kitab Kejadian, Kitab Keluaran sampai ke Kitab Yosua, semacam jaminan bahwa keluarga Yakub, yaitu umat Israel, pasti akan dibawa TUHAN kembali ke tanah Kanaan. Perkataan Yusuf ini mencerminkan imannya, sebagaimana dicatat dalam Ibrani 11:22, “Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya,” seperti Yakub, ayahnya, Yusuf memperingatkan keluarganya mengenai masa depan umatnya.[11]
Ayat 26
Mayat Yusuf dibalsem (dimumikan) menurut cara Mesir.
- Kejadian 50:26: Kemudian matilah Yusuf, berumur 110 tahun. Mayatnya dirempah-rempahi, dan ditaruh dalam peti mati di Mesir.