Kanigoro adalah kecamatan yang menjadi ibu kota Kabupaten Blitar. Sebelumnya pusat pemerintahan Kabupaten Blitar berada di Kota Blitar, kemudian dipindahkan ke Kanigoro berdasarkan PP No. 3 Tahun 2010 setelah awalnya ibu kota direncanakan pindah ke Wlingi. Kanigoro letaknya strategis di tengah kabupaten dan dilintasi jalan alternatif penghubung Kota Blitar dengan Malang. Sebagai ibu kota baru, Kanigoro mengalami pembangunan besar-besaran dengan diresmikannya kantor bupati dan alun-alun dengan ikon patung Soekarno, taman kota, serta kantor dinas lainnya. Kanigoro merupakan kecamatan yang padat penduduk, bahkan menjadi kecamatan dengan penduduk terbesar kedua di Kabupaten Blitar yaitu sekitar 81 ribu jiwa (2024).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kanigoro | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Blitar | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | A'an Ernawanto, SE., MM | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 81.485 jiwa | ||||
| Kode pos | 66171 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.05.10 | ||||
| Kode BPS | 3505080 | ||||
| Luas | 55,55 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 12 | ||||
| |||||
Kanigoro adalah kecamatan yang menjadi ibu kota Kabupaten Blitar. Sebelumnya pusat pemerintahan Kabupaten Blitar berada di Kota Blitar, kemudian dipindahkan ke Kanigoro berdasarkan PP No. 3 Tahun 2010 setelah awalnya ibu kota direncanakan pindah ke Wlingi.[1][2] Kanigoro letaknya strategis di tengah kabupaten dan dilintasi jalan alternatif penghubung Kota Blitar dengan Malang. Sebagai ibu kota baru, Kanigoro mengalami pembangunan besar-besaran dengan diresmikannya kantor bupati dan alun-alun (dikenal dengan nama Kankab) dengan ikon patung Soekarno, taman kota, serta kantor dinas lainnya.[3][4] Kanigoro merupakan kecamatan yang padat penduduk, bahkan menjadi kecamatan dengan penduduk terbesar kedua di Kabupaten Blitar (setelah Kecamatan Ponggok) yaitu sekitar 81 ribu jiwa (2024).[2][5]
Tempat terkenal lainnya dari Kecamatan Kanigoro antara lain Candi Sawentar, Bendungan Serut, dan Pasar Kanigoro Baru. Bendungan Serut atau nama lainnya PLTA Lodoyo adalah bendungan besar di Sungai Brantas yang berada di perbatasan Kanigoro dengan Lodoyo dan Kademangan di selatan. Bendungan ini tidak hanya berfungsi sebagai pengatur irigasi dan banjir, tetapi juga sebagai jembatan penghubung antar wilayah, sebagai pembangkit listrik, serta tempat wisata. Nama Serut sendiri diambil dari salah satu dusun di Desa Gogodeso.[6][7]

Kanigoro adalah kecamatan yang terletak di timur Kota Blitar. Kecamatan ini memiliki geografi berupa dataran rendah dengan lahan yang subur di tepi Sungai Brantas, tetapi sekarang mengalami urbanisasi yang cukup pesat hingga menjadi ibu kota baru dari Kabupaten Blitar. Kanigoro dipilih sebagai ibu kota karena letaknya strategis di tengah kabupaten, berada di antara Kota Blitar dan Wlingi yang merupakan pusat Blitar timur. Kanigoro juga berbatasan dengan Sutojayan (Lodoyo) yang merupakan pusat Blitar selatan. Kanigoro dengan Lodoyo dipisahkan oleh Sungai Brantas dan terhubung oleh Jembatan Glondong dan Bendungan Serut (PLTA Lodoyo).[8]
Batas wilayah Kecamatan Kanigoro adalah sebagai berikut:[8]
| Utara | Kecamatan Garum |
| Timur | Kecamatan Talun |
| Selatan | Kecamatan Sutojayan, Kecamatan Kademangan, dan Sungai Brantas |
| Barat |
Kecamatan Kanigoro terdiri dari 2 kelurahan dan 10 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan. Dahulu di Kanigoro juga terdapat Kelurahan Klampok yang sejak tahun 1982 bergabung dengan Kecamatan Sananwetan di Kota Blitar.[9] Kelurahan dan desa di Kanigoro yakni sebagai berikut:[8]
| No. | Nama Desa | Nama Dusun / Dukuh / Lingkungan | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Kanigoro | Kanigoro, Banjarjo, Jajar | [8] |
| 2 | Satreyan | Satreyan, Glondong, Sawahan, Sembon | [8] |
| No. | Nama Desa | Nama Dusun / Dukuh / Lingkungan | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Banggle | Banggle, Gondoroso, Koripan, Pakel, Semanding, Sumberagung | [8] |
| 2 | Gaprang | Gaprang I, Gaprang II | [8] |
| 3 | Gogodeso | Gogodeso, Dogong, Ngade, Serut | [8] |
| 4 | Jatinom | Jatinom, Jatisari, Nglaos | [8] |
| 5 | Karangsono | Karangsono, Munggalan, Sukorejo | [8] |
| 6 | Kuningan | Kuningan | [8] |
| 7 | Minggirsari | Minggirsari I (Karang Kendal), Minggirsari II (Brintik), Minggirsari III (Ngrempak) | [8] |
| 8 | Papungan | Papungan, Gajah, Sekardangan | [8] |
| 9 | Sawentar | Centong, Sambong, Tawang, Tegalrejo | [8] |
| 10 | Tlogo | Tlogo I, Tlogo II, Tlogo III | [8] |