Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Jalan Tol Layang Dalam Kota Jakarta

Jalan Tol Layang Dalam Kota Jakarta ataupun yang lebih dikenal dengan penyebutan sebagai 6 (enam) Ruas Jalan Tol Dalam Kota Jakarta adalah sebuah jaringan jalan tol yang akan mengadopsi konstruksi jalan layang penuh dengan integrasi transportasi umum (BRT).

ruas jalan tol di Indonesia
Diperbarui 30 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Jalan Tol Layang Dalam Kota Jakarta
Jakarta Inner Ring Road 2
Jakarta Intra Urban Toll Road 2
JIRR 2 / JIUTR 2
Informasi rute
Dikelola oleh : Jakarta Toll Road Development (PT Pembangunan Jaya)
Panjang69,77 km (43,35 mi)
BerdiriSejak 5 Januari 2017 hingga 23 Agustus 2021
Persimpangan besar
Orbital around inti kota Jakarta
Ujung Barat & Barat Daya
  • Jalan Tol Semanan–Balaraja
  • Tol Jalan Tol Ulujami–Serpong
Ujung Timur & Selatan
  • Tol Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta
  • Jalan Tol Depok–Antasari
Lokasi
NegaraIndonesia
Kota
  • DKI Jakarta
Sistem jalan
  • Transportasi di Indonesia

Jalan Tol Layang Dalam Kota Jakarta (bahasa Inggris: Jakarta Inner Ring Road 2code: en is deprecated (JIRR 2 atau JIRR II) atau Jakarta Intra Urban Toll Road 2 (JIUTR 2 atau JIUTR II)) ataupun yang lebih dikenal dengan penyebutan sebagai 6 (enam) Ruas Jalan Tol Dalam Kota Jakarta adalah sebuah jaringan jalan tol yang akan mengadopsi konstruksi jalan layang penuh dengan integrasi transportasi umum (BRT).

Jalan tol ini terdiri dari 6 ruas dan secara keseluruhan memiliki panjang 69,77 kilometer. Jalan Tol JIRR 2 Pertama yang dibangun adalah tahap 1, ruas Semanan – Pulogebang segmen Kelapagading – Pulogebang, yang beroperasi sejak 19 Juli 2021. Keseluruhan dari ruas Tol ini dikelola oleh PT Pembangunan Jaya melalui PT Jakarta Toll Road Development yang merupakan konsorsium dari 12 perusahaan dengan porsi mayoritas dimiliki PT Pembangunan Jaya. Perusahaan ini menguasai 72,20% saham JTD lewat tiga anak usahanya, yaitu PT Jaya Real Property Tbk., PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk., dan PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk. [1]

Adapun jalan tol ini termasuk ke dalam rencana 5 jalan cincin (ring road) yang akan dihadirkan dalam wilayah cakupan Jabodetabekpunjur. Dari urutan perencanaanya, yaitu merupakan jalan lingkar yang pertama dan terdalam[2] dari sistem jaringan Jalan Bebas Hambatan Jabodetabek. Di antaranya adalah:

  • Jalan Tol Layang Dalam Kota Jakarta (JIRR 2 / JIUTR 2)
  • Jalan Tol Lingkar Dalam Kota Jakarta (JIRR 1 / JIUTR 1)
  • Jalan Tol Lingkar Luar Kota Jakarta (JORR 1)
  • Jalan Tol Lingkar Luar Kota Jakarta 2 (JORR 2)
  • Jalan Tol Lingkar Luar Kota Jakarta 3 (JORR 3)

(secara berurutan dari terdalam hingga terluar)

Jalan tol ini merupakan ruas yang masih sebagian dalam tahap konstruksi dan perencanaan, serta sebagian telah beroperasi secara parsial.

Sejarah

Wacana Awal

Wacana pembangunan 6 Ruas Tol Dalam Kota (JIRR 2) telah ada sejak tahun 2005 silam.[3] Namun, proyek ini terus tertunda karena berbagai faktor, seperti krisis ekonomi, pertimbangan dampak lingkungan, pertimbangan dampak bagi lalu lintas kendaraan, serta berberapa isu yang menuai kontroversi

Seiring Berganti Kepemimpinan Tak Kunjung Tuntas

Pada 2009 telah digagas oleh Gubernur DKI Jakarta pada saat itu Foke, tetapi ide tersebut ditolak dan tidak disetujui. Kemudian pada 2012 pada masa Jokowi masih menjabat sebagai kepala daerah di Jakarta, tetapi juga tidak menemukan titik terang. Hal serupa juga demikian ketika era kepemimpinan Anies Baswedan [4]

Mulai Konstruksi

Akhirnya dari ke-6 Ruas Tol Layang dalam kota, Hanya ruas Semanan–Pulogebang segmen Kelapa Gading–Pulogebang yang berhasil direalisasikan. Konstruksi atas ruas Kelapa Gading–Pulogebang dimulai sejak 5 Januari 2017, selesai pada 19 Juli 2021 dan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 23 Agustus 2021.

Bentuk Desain & Trase

Bedasarkan trase ataupun peta penetapan lokasi jalur tol nya dari surat edaran yang pernah dirilis / dipublis[5] oleh pihak stakeholder terkait (BUJT PT Jakarta Tollroad Development (JTD) dan BPJT[6]), Tol Layang ini tidak akan memiliki koneksi langsung dengan Tol Dalam Kota existing, dikarenakan tujuan pembangunannya yaitu untuk memecah kepadatan lalu lintas di dalam kota dengan mengarahkan kendaraan untuk keluar dari dalam Kota Jakarta, bukan untuk mengarahkan kendaraan kembali kedalam Kota Jakarta.

Sehingga Tol ini memang akan memiliki spesifikasi desain untuk akses jarak tempuh yang jauh dari pintu gerbang antar tol, antar ramp on/off nya, maupun junction terdekat nya.

Adapun sisi utara dari ruas Tol Layang Dalam Kota Jakarta (JIRR 2) yakni ruas Tol Semanan–Pulogebang akan terintegrasi langsung dengan Jaringan Tol Lingkar Luar 3 Jakarta (JORR 3) sebagai bagian dari lingkar sempurna (ring road) sisi utara Tol Lingkar Luar 3 (JORR 3).

Daftar Ruas JIRR 2 / JIUTR 2

Seksi 1

Semanan–Grogol–Sunter

Panjang 20,23 kilometer dengan nilai investasi Rp 9,76 triliun.

Sunter–Kelapa Gading–Pulogebang

Panjang 9,44 kilometer dengan nilai investasi Rp 7,37 triliun. Dibangun sejak Februari 2017 dan selesai pada 19 Juli 2021.

Seksi 2

Duri Pulo–Kampung Melayu

Panjang 12,65 kilometer dengan nilai investasi Rp 5,96 triliun.

Kampung Melayu–Kemayoran

Panjang 9,60 kilometer dengan nilai investasi Rp 6,95 triliun.

Seksi 3

Ulujami–Tanah Abang

Panjang 8,70 kilometer dengan nilai investasi Rp 4,25 triliun.

Seksi 4

Pasar Minggu–Casablanca

Panjang 9,15 kilometer dengan nilai investasi Rp 5,71 trilliun.

== Simpang Susun ==tanjung barat

Tarif (ribu Rp/Rp baru)

Pintu Tol

Jalan tol ini memiliki titik keluar masuk yang jauh lebih sedikit dibanding ruas tol lainnya dengan jarak antar titik ± 7 kilometer. Sedikitnya jumlah pintu masuk dan keluar atau on/off ramp ini bertujuan untuk mengurangi dampak kemacetan di jalan reguler yang ditimbulkan oleh kendaraan akibat penumpukan antrean di tiap gerbang pintu tolnya.[7] Adapun sembilan titik pintu tol yang ada dalam jalan tol ini, yakni:

  • Semanan
  • Pedongkelan
  • Grogol
  • Boulevard Barat
  • Bekasi Raya
  • Pramuka
  • Slipi
  • Pancoran
  • Tanjung Barat

Transportasi massal

Jalan tol ini akan menjadi rute bus ulang-alik tanpa jalur khusus. Bus ini akan ditunjang oleh halte (bus bay) yang ditempatkan di tempat yang strategis dan dilengkapi dengan eskalator untuk naik dan tangga untuk turun, sehingga bus tidak perlu keluar dari jalan tol untuk menaik-turunkan penumpang.[8]

Kontroversi

Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menilai pembangunan 6 ruas jalan tol Jakarta tidak akan mengurai kemacetan secara efektif dengan alasan bila jalanan bertambah, maka akan diiringi dengan penambahan kendaraan.[9] Masyarakat pun membuat petisi online untuk menentang pembangunan 6 ruas jalan tol ini.

Galeri

Lihat Pula

  • Ikon jalan tol di Indonesia Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta
  • Ikon jalan tol di Indonesia Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta
  • Ikon jalan tol di Indonesia Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta 2
  • Ikon jalan tol di Indonesia Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta 3
  • Ikon jalan tol di Indonesia Jalan Tol Harbour Road 2 Jakarta
  • Ikon jalan tol di Indonesia Jalan Tol Jakarta–Cikampek 2 Selatan
  • Ikon jalan tol di Indonesia Jalan Tol Depok–Antasari
  • Ikon jalan tol di Indonesia Jalan Tol Serpong–Balaraja
  • Ikon jalan tol di Indonesia Jalan Tol Kamal–Teluk Naga–Rajeg
  • Ikon jalan tol di Indonesia Jalan Tol BOgor Ring Road (BORR)
  • Ikon jalan tol di Indonesia Jalan Tol Trans Jawa

Referensi

  1. ↑ "ADHI Ingin Perbesar Saham di Jakarta Tollroad Jadi 11 Persen. Ini Alasannya". Ekonomi Bisnis. 26 Agustus 2019. Diakses tanggal 17 Juli 2024.
  2. ↑ "Proyek Tol Cincin ke-3 Jakarta Dibangun, Ini Rute-Rutenya". CNBC Indonesia. 7 Juli 2022. Diakses tanggal 17 Juli 2024.
  3. ↑ "6 Tol Dalam Kota DIbangun". Detik. 24 Oktober 2005. Diakses tanggal 16 Juli 2024.
  4. ↑ Lenny Tristia Tambun, Whisnu Bagus Prasetyo (WBP) (23 Agustus 2021). "Sempat digagas Foke dan Sempat Ditolak, 6 Tol Dalam Kota Akhirnya Beroperasi". Berita Satu. Diakses tanggal 16 Juli 2024.
  5. ↑ "Dibangun 2015, Ini Lokasi Keluar-Masuk Mobil di 6 Ruas Tol Dalam Kota Jakarta". detikfinance. Diakses tanggal 2024-07-16.
  6. ↑ "STRUKTUR LAYANG (ELEVATED) TANTANGAN PEMBANGUNAN TOL DI WILAYAH PERKOTAAN "6 RUAS TOL DALAM KOTA JAKARTA"". BPJT News. 8 Agustus 2023. Diakses tanggal 16 Juli 2024.
  7. ↑ Ini Dia Rencana Lokasi Pintu Masuk 6 Tol Dalam Kota Jakarta
  8. ↑ Bus Ulang Alik Akan Mempermudah di Jalur Enam Ruas Jalan Tol
  9. ↑ detikFinance (2 Oktober 2014). "Proyek 6 Tol di DKI Dikritik: Merangsang Orang Pakai Mobil Pribadi". detikFinance. Diakses tanggal 28 Mei 2023.
  • l
  • b
  • s
Jalan tol di Indonesia
Operasional
Sumatera
Trans-Sumatra
Banda Aceh–Sigli · Belmera · Medan–Binjai · Medan–Kuala Namu–Tebing Tinggi · Binjai–Langsa · Kuala Tanjung—Tebing Tinggi—Parapat · Pekanbaru–Dumai · Pekanbaru-Bangkinang · Bayung Lencir-Tempino · Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung · Bakauheni–Terbanggi Besar
Sumut
Indrapura-Kisaran
Riau
Padang–Pekanbaru · Pekanbaru-Bangkinang
Sumbar
Padang-Sicincin · Padang–Pekanbaru
Sumsel
Kayu Agung–Palembang–Betung · Palembang–Indralaya · Lubuklinggau–Bengkulu
Bengkulu
Bengkulu–Lubuklinggau (Bengkulu–Taba Penanjung · Taba Penanjung–Kepahiang · Kepahiang–Lubuklinggau)
Jawa
Trans-Jawa
Jakarta–Merak (Jakarta–Tangerang · Tangerang–Merak)  · Jakarta–Cikampek (Layang MBZ)  · Cikopo–Palimanan · Palimanan–Kanci · Kanci–Pejagan  · Pejagan–Pemalang · Pemalang–Batang · Semarang–Batang · Semarang · Semarang–Solo · Solo–Ngawi · Ngawi–Kertosono · Kertosono–Mojokerto · Surabaya–Mojokerto · Surabaya–Gempol · Gempol–Pasuruan · Pasuruan–Probolinggo
Banten
Serang–Panimbang
Jabodetabek
JIRR
Cawang–Pluit · Prof. Dr. Sedyatmo · Pelabuhan · Ir. Wiyoto Wiyono
JIRR 2
Sunter–Pulo Gebang
JORR
JORR W1 · JORR W2 · JORR S · JORR E1 · JORR E2 · JORR E3 · JORR N  · Akses Tanjung Priok  · Ulujami–Serpong
JORR 2
Cengkareng–Batuceper–Kunciran  · Kunciran–Serpong · Serpong–Cinere  · Cinere–Jagorawi  · Cibitung–Cilincing
Lainnya
Bogor Outer Ring Road · Serpong–Balaraja  · Jagorawi · Depok–Antasari
Jabar
Bocimi  · Cisumdawu  · Soreang–Pasirkoja  · Purbaleunyi (Cipularang  · Padalarang–Cileunyi)
Jateng
Semarang–Demak · Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo
Jatim
Surabaya–Gresik · Waru–Juanda · KLBM · Gempol–Pandaan · Pandaan–Malang
Bali
Bali Mandara
Kalimantan
IKN dan Kaltim
Balikpapan–Samarinda · Ibu Kota Nusantara
Sulawesi
Sulut
Manado–Bitung
Sulsel
Ujung Pandang
Transpulau
Sumatra · Jawa · Bali · Kalimantan · Sulawesi
Konstruksi
Sumatera
Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat · Padang–Pekanbaru · Bengkulu–Lubuklinggau · Indralaya-Muara Enim · Padang-Sicincin · Betung-Tempino-Jambi
Jawa
Kamal-Teluknaga-Rajeg · Serpong–Balaraja · Jakarta–Cikampek II · Semarang–Demak · Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo · Bawen-Yogyakarta · Probolinggo–Banyuwangi
Kalimantan
Ibu Kota Nusantara
Rencana
Sumatera
Padang-Solok-Muara Bungo-Tempino · Rengat–Pekanbaru · Betung–Jambi · Jambi-Rengat · Muara Enim-Lubuklinggau · Palembang-Tanjung Api-Api · Dumai–Rantau Prapat · Rantau Prapat–Kisaran · Langsa-Lhokseumawe · Lhokseumawe-Sigli · Dharmasraya-Rengat
Jawa
Semanan-Balaraja · Bogor-Serpong (via Parung) · Sentul Selatan-Jonggol-Karawang Barat · Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap · Karawang Barat-Babelan · Babelan-Pulogebang · Cikarang-Ciranjang · Tol Dalam Kota Bandung · Soreang-Ciwidey-Pangalengan · Tegal-Purwokerto-Cilacap · Cilacap–Yogyakarta · Demak–Tuban · Tuban–Gresik · Ngawi–Bojonegoro–Tuban · Kertosono–Kediri · Kediri–Tulungagung · Tol Dalam Kota Surabaya · Malang–Kepanjen · Tulungagung-Blitar-Kepanjen · Probolinggo–Lumajang · Semarang Harbour · Jalan Tol Demak–Jepara · Jalan Tol Jepara–Tayu–Pati · Jalan Tol Lingkar Timur Surabaya
Bali
Gilimanuk-Mengwi
Kalimantan
Pontianak–Singkawang · Samarinda–Bontang · Bontang-Sangatta
Sulawesi
Mamminasata
Badan Pengatur Jalan Tol · PT Jasa Marga (Persero) · Kartu Mandiri E-Toll · Jaringan Jalan Asia · Daftar Jalan Nasional di Indonesia
  • l
  • b
  • s
Jaringan Jalan Asia
Seluruh benua
  • AH1
  • AH2
  • AH3
  • AH4
  • AH5
  • AH6
  • AH7
  • AH8
Asia Tenggara
  • AH11
  • AH12
  • AH13
  • AH14
  • AH15
  • AH16
  • AH18
  • AH19
  • AH25
  • AH26
  • AH140
  • AH141
  • AH142
  • AH143
  • AH150
Asia Timur, Asia Timur Laut,
dan Asia Tenggara
  • AH30
  • AH31
  • AH32
  • AH33
  • AH34
Anak Benua India
  • AH41
  • AH42
  • AH43
  • AH44
  • AH45
  • AH46
  • AH47
  • AH48
  • AH51
Asia Utara, Asia Tengah,
dan Asia Barat Daya
  • AH60
  • AH61
  • AH62
  • AH63
  • AH64
  • AH65
  • AH66
  • AH67
  • AH68
  • AH70
  • AH71
  • AH72
  • AH75
  • AH76
  • AH77
  • AH78
  • AH81
  • AH82
  • AH83
  • AH84
  • AH85
  • AH86
  • AH87

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Wacana Awal
  3. Seiring Berganti Kepemimpinan Tak Kunjung Tuntas
  4. Mulai Konstruksi
  5. Bentuk Desain & Trase
  6. Daftar Ruas JIRR 2 / JIUTR 2
  7. Seksi 1
  8. Seksi 2
  9. Seksi 3
  10. Seksi 4
  11. Tarif (ribu Rp/Rp baru)
  12. Pintu Tol
  13. Transportasi massal
  14. Kontroversi
  15. Galeri
  16. Lihat Pula

Artikel Terkait

Daftar jalan tol di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Jalan Tol Trans-Jawa

ruas jalan tol di Indonesia

Jalan Tol Trans-Sumatra

ruas jalan tol di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026