Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Individu rentan

Dalam epidemiologi, individu rentan adalah seseorang dalam populasi yang mudah dan lebih berpeluang terinfeksi penyakit. Lawan dari individu rentan adalah individu yang telah memiliki kekebalan atau ketahanan. Kekebalan tubuh dikuatkan dengan imunisasi, yang dalam konteks penyakit menular dapat berupa paparan terhadap patogen dalam infeksi alami ataupun melalui vaksinasi. Individu yang telah memiliki kekebalan dapat menjadi rentan, misalnya akibat sistem imun yang menjadi lemah.

istilah epidemiologis untuk menggambarkan anggota populasi yang berisiko menderita suatu penyakit
Diperbarui 10 Februari 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Individu rentan
Salah satu model yang menggambarkan status individu dalam penyakit menular, yang terdiri atas individu rentan, terpapar,terinfeksi, pulih, dan mati.

Dalam epidemiologi, individu rentan adalah seseorang (atau seekor hewan) dalam populasi yang mudah dan lebih berpeluang terinfeksi penyakit.[1] Lawan dari individu rentan adalah individu yang telah memiliki kekebalan atau ketahanan. Kekebalan tubuh dikuatkan dengan imunisasi, yang dalam konteks penyakit menular dapat berupa paparan terhadap patogen dalam infeksi alami ataupun melalui vaksinasi. Individu yang telah memiliki kekebalan dapat menjadi rentan, misalnya akibat sistem imun yang menjadi lemah.[2]

Faktor

Faktor-faktor yang meningkatkan kerentanan individu terhadap penyakit disebut faktor predisposisi. Sebagai contoh, faktor predisposisi terhadap kanker di antaranya faktor temporal (seperti efek ritme sirkadian, stres dan depresi), faktor nutrisi (seperti konsumsi minuman beralkohol), dan adanya komplikasi dengan penyakit lain (seperti tekanan darah tinggi dan infeksi saluran pernapasan).[3]

Secara umum, kerentanan seseorang terhadap suatu penyakit dipengaruhi oleh gen orang tersebut dan lingkungan yang ditinggalinya.[4]

Kerentanan terhadap penyakit menular

Individu rentan belum pernah terpapar patogen secara alami ataupun belum divaksinasi sehingga mereka tidak memiliki kekebalan terhadap patogen tersebut. Individu-individu yang memiliki antibodi terhadap antigen dari patogen tertentu tidak dianggap sebagai individu rentan, meskipun tubuh mereka tidak menghasilkan antibodi itu sendiri, misalnya pada bayi berusia kurang dari enam bulan yang masih memiliki antibodi dari ibunya (dari plasenta dan kolostrum) serta pada orang dewasa yang baru saja mendapat suntikan antibodi. Namun, orang-orang seperti ini segera menjadi individu rentan saat kadar antibodi dalam tubuhnya menurun dan tidak berfungsi lagi.

Beberapa individu mungkin memiliki ketahanan alami terhadap penyakit menular tertentu, misalnya pada malaria.[5]

Referensi

  1. ↑ "Susceptible or Susceptibility". Government of Alberta, Canada. 19 April 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 23 April 2015. Diakses tanggal 12 Januari 2023.
  2. ↑ "How Infections Spread: Susceptible Person". CDC. 7 Januari 2016. Diakses tanggal 12 Januari 2023.
  3. ↑ National Research Council (US) Committee on Risk Assessment of Hazardous Air Pollutants (1994). "Appendix H-2. Individual Susceptibility Factors". Science and Judgment in Risk Assessment. Washington (DC): National Academies Press (US). Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ "Susceptibility". National Human Genome Research Institute. Diakses tanggal 12 Januari 2023.
  5. ↑ Doolan, Denise L.; Dobaño, Carlota; Baird, J. Kevin (2009). "Acquired Immunity to Malaria". Clinical Microbiology Reviews. 22 (1): 13–36. doi:10.1128/CMR.00025-08. ISSN 0893-8512. PMC 2620631. PMID 19136431. Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
  • l
  • b
  • s
Konsep dalam penyakit infeksius dan penyakit menular
Determinan
Agen
  • Infektivitas
    • Dosis infeksius
  • Patogenisitas
    • Tingkat serangan
  • Virulensi
    • Endotoksin
    • Eksotoksin
    • Tingkat kematian kasus
  • Resistansi antimikroba
Inang
  • Individu rentan
  • Infeksi oportunistik
  • Respons imun
    • Imunodefisiensi
    • Imunosupresi
Lingkungan
  • Akses pada air, sanitasi, dan higiene
  • Bencana alam
    • Banjir
  • Deforestasi
  • Ekologi
  • Hewan
  • Kemiskinan
  • Kelembapan
  • Pengendalian vektor
  • Penggunaan obat suntik
  • Perang dan konflik
  • Perdagangan
  • Perubahan iklim
  • Wisata
Penularan
Konsep dasar
  • Fomit
  • Inang
  • Individu tanpa gejala
  • Infeksi oportunistik
  • Infeksi subklinis
  • Jeda waktu
  • Kasus indeks
  • Masa infeksius
  • Masa inkubasi
  • Masa laten
  • Penyebar super
  • Rantai infeksi
  • Reservoir alami
Mode
  • Penularan manusia-ke-manusia
    • Horizontal
    • Vertikal
  • Penularan antarspesies
    • Infeksi limpahan
    • Vektor
    • Zoonosis
    • Zoonosis balik
  • Infeksi terobosan
Rute
  • Air
  • Darah
  • Fomit
  • Hubungan seksual
  • Makanan
  • Nyamuk
  • Rumah sakit
  • Tinja
  • Udara
Pemodelan
  • Angka reproduksi dasar
  • Kekuatan infeksi
  • Kekebalan kelompok
  • Laju infeksi
  • Laju serangan
  • Model kompartemen dalam epidemiologi
  • Risiko dan laju penularan
  • Serial interval
  • Ukuran komunitas kritis
Tingkat kejadian
  • Endemi
  • Epidemi
  • Hiperendemi
  • Holoendemi
  • Insidensi
  • Klaster
  • Mesoendemi
  • Pandemi
  • Prevalensi
  • Sporadik
  • Sindemi
  • Wabah
Tindakan pencegahan
dan pengendalian
Farmasi
  • Antibiotik
  • Antijamur
  • Antimikroba
  • Antiseptik
  • Antivirus
  • Imunisasi
  • Imunoterapi
    • Terapi antibodi monoklonal
  • Inokulasi
  • Profilaksis prapajanan
  • Profilaksis pascapajanan
  • Reposisi obat
  • Terapi fag
  • Vaksinasi
    • efikasi
    • penguat
    • resistansi
Nonfarmasi
  • Cordon sanitaire
  • Disinfeksi
  • Higiene
    • Keamanan pangan
    • Mencuci tangan
    • Sarung tangan
  • Isolasi
  • Karantina
  • Larangan perjalanan
  • Pelacakan kontak
  • Pembatasan sosial
  • Penapisan
  • Pengendalian sumber penyakit pernapasan
    • Alat pelindung diri
    • Masker medis
  • Pengendalian vektor
  • Perintah untuk tinggal di rumah
  • Sanitasi
  • Sekuestrasi protektif
  • Seks aman
  • Sterilisasi
  • Surveilans penyakit
Infeksi baru
  • Penyakit X
  • Virus baru
Lainnya
  • Penemuan
  • Pemberantasan
  • Penyakit infeksius (spesialisasi medis)
  • Bioterorisme
  • Penyakit tropis
    • Kedokteran tropis

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Faktor
  2. Kerentanan terhadap penyakit menular
  3. Referensi

Artikel Terkait

Penyakit

kondisi abnormal yang berpengaruh negatif terhadap makhluk hidup

Karantina

intervensi epidemiologis berupa pembatasan pergerakan orang dan barang untuk mencegah penyebaran penyakit menular

Pemotongan kelamin perempuan

Ritual pemotongan atau penghilangan sebagian atau seluruh alat kelamin luar perempuan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026