Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Imunosupresi

Imunosupresif berhubungan dengan penekanan kerja sistem imun. Obat dan terapi imunosupresif mampu menghambat proses pembentukan limfosit di dalam tubuh. Meskipun telah dimanfaatkan dalam pengobatan, obat dan terapi imunosupresif memiliki efek samping bagi kesehatan.

suatu kondisi ketika sistem imun ditekan, baik secara alami atau buatan
Diperbarui 12 Januari 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Imunosupresi
Gambar di bawah mikroskop yang menunjukkan sel yang terinfeksi karena pengobatan imunosupresif (sel di bagian tengah bawah)

Imunosupresif berhubungan dengan penekanan kerja sistem imun.[1][2][3][4] Obat dan terapi imunosupresif mampu menghambat proses pembentukan limfosit di dalam tubuh.[2][3] Meskipun telah dimanfaatkan dalam pengobatan, obat dan terapi imunosupresif memiliki efek samping bagi kesehatan.[3]

Manfaat

Obat dan terapi imunosupresif banyak dimanfaatkan pada operasi transplantasi organ.[2][3] Obat dan terapi imunosupresif akan mampu menekan kerja sistem imun sehingga penolakan tubuh terhadap organ yang baru akan dapat ditekan.[2][3]

Radang usus besar dapat diobati dengan menggunakan obat imunosupresif kortikosteroid dan sitotoksik.[4] Kortikosteroid telah bertahun-tahun digunakan untuk mengontrol perkembangan penyakit tersebut, sedangkan sitotoksik juga dimanfaatkan pada pasien penyakit Crohn yang mengalami fistula.[4]

Dampak negatif

Obat imunosupresif dapat meningkatkan risiko infeksi oleh bakteri, virus, dan jamur.[3] Kelas obat imunosupresif yang baru, siklosporin, dapat memberikan efek samping berupa keracunan pada sel saraf, keracunan pada ginjal, keracunan pada hati, dan hiperkalemia.[3] Untuk mengamati dampak-dampak yang ditimbulkan agar dapat dievaluasi lebih lanjut, pemakaian obat dan terapi imunosupresif harus terus diawasi.[2]

Referensi

  1. ↑ "Definition of Immunosuppressive". MedicineNet.com. Diakses tanggal 2014-06-27. Obat dan terapi imunosupresif telah dikembangkan untuk mengobati penyakit dan kepentingan penelitian yang berkaitan dengan sistem imun.
  2. 1 2 3 4 5 Sayegh, Mohamed H.; Remuzzi, Giuseppe . 2001 . Current and Future Immunosuppressive Therapies Following Transplantation . Dordrecht: Kluwer Academic Publishers . ISBN 1-4020-0018-9
  3. 1 2 3 4 5 6 7 Schwartz, Seymour I. . 2000 . Intisari Prinsip-Prinsip Ilmu Bedah, E/6 . Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC . ISBN 979-448-397-4
  4. 1 2 3 Staff Pengajar Departemen Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya . 2004 . Kumpulan Kuliah Farmakologi, Ed. 2 . Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC . ISBN 978-979-448-831-7
  • l
  • b
  • s
Konsep dalam penyakit infeksius dan penyakit menular
Determinan
Agen
  • Infektivitas
    • Dosis infeksius
  • Patogenisitas
    • Tingkat serangan
  • Virulensi
    • Endotoksin
    • Eksotoksin
    • Tingkat kematian kasus
  • Resistansi antimikroba
Inang
  • Individu rentan
  • Infeksi oportunistik
  • Respons imun
    • Imunodefisiensi
    • Imunosupresi
Lingkungan
  • Akses pada air, sanitasi, dan higiene
  • Bencana alam
    • Banjir
  • Deforestasi
  • Ekologi
  • Hewan
  • Kemiskinan
  • Kelembapan
  • Pengendalian vektor
  • Penggunaan obat suntik
  • Perang dan konflik
  • Perdagangan
  • Perubahan iklim
  • Wisata
Penularan
Konsep dasar
  • Fomit
  • Inang
  • Individu tanpa gejala
  • Infeksi oportunistik
  • Infeksi subklinis
  • Jeda waktu
  • Kasus indeks
  • Masa infeksius
  • Masa inkubasi
  • Masa laten
  • Penyebar super
  • Rantai infeksi
  • Reservoir alami
Mode
  • Penularan manusia-ke-manusia
    • Horizontal
    • Vertikal
  • Penularan antarspesies
    • Infeksi limpahan
    • Vektor
    • Zoonosis
    • Zoonosis balik
  • Infeksi terobosan
Rute
  • Air
  • Darah
  • Fomit
  • Hubungan seksual
  • Makanan
  • Nyamuk
  • Rumah sakit
  • Tinja
  • Udara
Pemodelan
  • Angka reproduksi dasar
  • Kekuatan infeksi
  • Kekebalan kelompok
  • Laju infeksi
  • Laju serangan
  • Model kompartemen dalam epidemiologi
  • Risiko dan laju penularan
  • Serial interval
  • Ukuran komunitas kritis
Tingkat kejadian
  • Endemi
  • Epidemi
  • Hiperendemi
  • Holoendemi
  • Insidensi
  • Klaster
  • Mesoendemi
  • Pandemi
  • Prevalensi
  • Sporadik
  • Sindemi
  • Wabah
Tindakan pencegahan
dan pengendalian
Farmasi
  • Antibiotik
  • Antijamur
  • Antimikroba
  • Antiseptik
  • Antivirus
  • Imunisasi
  • Imunoterapi
    • Terapi antibodi monoklonal
  • Inokulasi
  • Profilaksis prapajanan
  • Profilaksis pascapajanan
  • Reposisi obat
  • Terapi fag
  • Vaksinasi
    • efikasi
    • penguat
    • resistansi
Nonfarmasi
  • Cordon sanitaire
  • Disinfeksi
  • Higiene
    • Keamanan pangan
    • Mencuci tangan
    • Sarung tangan
  • Isolasi
  • Karantina
  • Larangan perjalanan
  • Pelacakan kontak
  • Pembatasan sosial
  • Penapisan
  • Pengendalian sumber penyakit pernapasan
    • Alat pelindung diri
    • Masker medis
  • Pengendalian vektor
  • Perintah untuk tinggal di rumah
  • Sanitasi
  • Sekuestrasi protektif
  • Seks aman
  • Sterilisasi
  • Surveilans penyakit
Infeksi baru
  • Penyakit X
  • Virus baru
Lainnya
  • Penemuan
  • Pemberantasan
  • Penyakit infeksius (spesialisasi medis)
  • Bioterorisme
  • Penyakit tropis
    • Kedokteran tropis
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Republik Ceko

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Manfaat
  2. Dampak negatif
  3. Referensi

Artikel Terkait

Penyakit

kondisi abnormal yang berpengaruh negatif terhadap makhluk hidup

Sistem pernapasan

sistem pertukaran gas pada hewan dan tumbuhan

Infeksi

serangan agen penyebab penyakit pada tubuh organisme

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026