Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Epidemiologi

Epidemiologi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari dan menganalisis tentang penyebaran, pola, dan penentu kondisi kesehatan dan penyakit pada populasi tertentu.

studi tentang pola, penyebab, dan dampak kondisi kesehatan dan penyakit
Diperbarui 1 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Epidemiologi
Perbedaan antara wabah, endemi, epidemi, dan pandemi, pola penyakit yang dipelajari dalam epidemiologi.

Epidemiologi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari dan menganalisis tentang penyebaran, pola, dan penentu kondisi kesehatan dan penyakit pada populasi tertentu.[1]

Epidemiologi merupakan landasan bagi kesehatan masyarakat, yang membentuk pengambilan keputusan dalam kebijakan publik dan praktik berbasis bukti dengan mengidentifikasi faktor risiko penyakit dan mengidentifikasi tujuan pencegahan penyakit. Ahli epidemiologi membantu dengan desain studi, pengumpulan dan analisis statistik data, membuat interpretasi, dan menyebarkan temuannya (termasuk sesekali tinjauan sejawat dan tinjauan sistematis). Epidemiologi telah membantu mengembangkan metodologi yang digunakan dalam penelitian klinis, penelitian kesehatan masyarakat, dan, pada tingkat lebih rendah, penelitian dasar dalam biologi.[2]

Bidang utama studi epidemiologi meliputi penyebab penyakit, penularan penyakit, penyelidikan wabah, surveilans penyakit, epidemiologi lingkungan, epidemiologi forensik, epidemiologi pekerjaan, penapisan, pemantauan hayati, dan perbandingan efek pengobatan seperti dalam uji klinis. Ahli epidemiologi mengandalkan disiplin ilmu lain seperti biologi untuk lebih memahami proses penyakit, statistika untuk memanfaatkan data secara efisien dan menarik kesimpulan yang tepat, ilmu sosial untuk lebih memahami penyebab langsung dan terdekat, dan rekayasa untuk penilaian paparan.

Epidemiologi, secara harfiah berarti "studi tentang apa yang ada pada orang-orang", berasal dari bahasa Yunani epi, yang berarti 'di antara', dan demos, yang berarti 'orang, distrik', dan logos, yang berarti 'studi, kata, wacana', sehingga menunjukkan bahwa epidemiologi hanya berlaku untuk populasi manusia. Namun, istilah ini banyak digunakan dalam studi populasi hewan (epidemiologi veteriner), meskipun istilah "epizoologi" tersedia, dan juga telah diterapkan pada studi populasi tumbuhan (epidemiologi penyakit tumbuhan).[3]

Perbedaan antara "epidemi" dan "endemi" pertama kali diungkapkan oleh Hippokrates,[4] untuk membedakan antara penyakit yang "mengunjungi" suatu populasi (epidemi) dengan penyakit yang "tinggal di dalam" suatu populasi (endemi).[5] Istilah "epidemiologi" tampaknya pertama kali digunakan untuk menggambarkan studi epidemi pada tahun 1802 oleh dokter Spanyol Villalba dalam karyanya, Epidemiología Española.[5] Ahli epidemiologi juga mempelajari interaksi penyakit dalam suatu populasi, suatu kondisi yang dikenal sebagai sindemik.

Istilah epidemiologi sekarang banyak digunakan untuk menguraikan deskripsi dan penyebab berbagai kondisi kesehatan, tidak hanya penyakit epidemi, tetapi penyakit secara umum, dan bahkan banyak kondisi nonpenyakit terkait kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, depresi, dan kegemukan. Oleh karena itu, epidemiologi ini didasarkan pada bagaimana pola penyakit menyebabkan perubahan fungsi tubuh manusia.

Lihat pula

  • Tinjauan kasus keracunan di Indonesia

Referensi

  1. ↑ Susilawati dan Bachtiar, N. (2018). Biologi Dasar Terintegrasi (PDF). Pekanbaru: Kreasi Edukasi. hlm. 5. ISBN 978-602-6879-99-8. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-04-15. Diakses tanggal 2023-06-06.
  2. ↑ Miquel Porta (2014). A Dictionary of Epidemiology (Edisi 6). New York: Oxford University Press. ISBN 978-0-19-997673-7. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-07-11. Diakses tanggal 16 Juli 2014.
  3. ↑ Nutter, Jr., F.W. (1999). "Understanding the interrelationships between botanical, human, and veterinary epidemiology: the Ys and Rs of it all". Ecosystem Health. 5 (3): 131–40. doi:10.1046/j.1526-0992.1999.09922.x.
  4. ↑ Hippocrates. (~200 BC). Airs, Waters, Places.
  5. 1 2 Carol Buck, Alvaro Llopis; Enrique Nájera; Milton Terris (1998) The Challenge of Epidemiology: Issues and Selected Readings. Scientific Publication No. 505. Pan American Health Organization. Washington, DC. p. 3.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Epidemiology.
Lihat entri epidemiology di kamus bebas Wikikamus.
Sumber pustaka mengenai
epidemiology
  • Sumber di perpustakaan Anda
  • The Health Protection Agency Diarsipkan 2007-01-29 di Wayback Machine.
  • The Collection of Biostatistics Research Archive Diarsipkan 2008-08-27 di Wayback Machine.
  • European Epidemiological Federation
  • 'Epidemiology for the Uninitiated' Diarsipkan 2019-03-21 di Wayback Machine. by D. Coggon, G. Rose, D.J.P. Barker, British Medical Journal
  • Epidem.com Diarsipkan 2001-09-24 di Wayback Machine. – Epidemiology (peer reviewed scientific journal that publishes original research on epidemiologic topics)
  • 'Epidemiology' Diarsipkan 2021-04-29 di Wayback Machine. – In: Philip S. Brachman, Medical Microbiology (fourth edition), US National Center for Biotechnology Information
  • Monash Virtual Laboratory – Simulations of epidemic spread across a landscape
  • Division of Cancer Epidemiology and Genetics, National Cancer Institute, National Institutes of Health Diarsipkan 2009-08-12 di Wayback Machine.
  • Centre for Research on the Epidemiology of Disasters Diarsipkan 2010-03-15 di Wayback Machine. – A WHO collaborating centre
  • People's Epidemiology Library
  • Epidemiology of COVID-19 outbreak Diarsipkan 2020-03-28 di Wayback Machine.
  • l
  • b
  • s
Biologi
  • Pengantar (Genetika, Evolusi)
  • Garis besar
  • Sejarah
  • Garis waktu
  • Indeks
Subdisiplin
  • Anatomi
  • Antropologi biologis
  • Astrobiologi
  • Biofisika
  • Biogeografi
  • Bioinformatika
  • Biokimia
  • Biologi evolusioner
  • Biologi kelautan
  • Biologi kimiawi
  • Biologi kognitif
  • Biologi komputasi
  • Biologi konservasi
  • Biologi kuantum
  • Biologi manusia
  • Biologi matematikal
  • Biologi molekuler
  • Biologi perkembangan
  • Biologi perkembangan evolusioner
  • Biologi sel
  • Biologi sintetis
  • Biologi sistem
  • Biologi struktur
  • Biomekanika
  • Biostatistika
  • Botani
  • Ekologi
  • Epidemiologi
  • Epigenetika
  • Farmakologi
  • Fisiologi
  • Genetika
  • Genomika
  • Histologi
  • Imunologi
  • Kimia organik
  • Kronobiologi
  • Lipidologi
  • Mikologi
  • Mikrobiologi
  • Mikrobiologi seluler
  • Nanobioteknologi
  • Neurosains
  • Nutrisi
  • Paleontologi
  • Parasitologi
  • Patologi
  • Psikologi
  • Sosiobiologi
  • Sistematika
  • Toksikologi
  • Virologi
  • Zoologi
Hierarki kehidupan
  • Biosfer >  Ekosistem > Komunitas > Populasi >  Organisme > Sistem organ > Organ > Jaringan > Sel > Organel > Molekul (Makromolekul, Biomolekul) > Atom
Fondasi
  • Ekologi
  • Evolusi
  • Genetika
  • Homeostasis
  • Taksonomi
  • Teori sel
  • Transformasi energi
Prinsip
Evolusi
  • Adaptasi
  • Aliran gen
  • Bentuk kehidupan paling awal yang diketahui
  • Fungsi
  • Hanyutan genetik
  • Makroevolusi
  • Mikroevolusi
  • Mutasi
  • Seleksi alam
  • Spesiasi
Ekologi
  • Dinamika populasi
  • Ekosistem
  • Habitat
  • Interaksi biologis
  • Keanekaragaman hayati
  • Komunitas
  • Relung
  • Sumber daya
Biologi
molekuler
  • Biologi perkembangan
  • Epigenetika
  • Meiosis
  • Mitosis
  • Modifikasi pascatranskripsi
  • Persinyalan sel
  • Regulasi gen
Biokimia
  • Asam nukleat
  • Enzim
  • Fotosintesis
  • Karbohidrat
  • Lipid
  • Metabolisme
  • Protein
  • Portal Portal
  • Category Kategori
  • Commons page Commons
  • WikiProject ProyekWiki
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Latvia
  • Israel
Lain-lain
  • NARA
  • Ensiklopedia Ukraina Modern
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Penyakit

kondisi abnormal yang berpengaruh negatif terhadap makhluk hidup

Gangguan jiwa

pola psikologis atau perilaku yang pada umumnya terkait dengan stres atau kelainan jiwa yang tidak dianggap sebagai bagian dari perkembangan normal manusia.

Kesehatan

kondisi kesejahteraan fisik, mental, dan sosial yang lengkap

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026