Ibrahim bin Muhammad adalah anak bungsu dari nabi Islam Muhammad dari istrinya yang bernama Maria al-Qibtiyyah. Pengasuhan Ibrahim bin Muhammad dilakukan mengikuti tradisi orang Arab yaitu diasuh oleh seorang ibu susuan bernama Ummu Sayf. Masa hidup Ibrahim bin Muhammad hanya berlangsung selama 18 bulan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Ibrahim bin Muhammad (Zulhijah 8 H – 10 H) adalah anak bungsu dari nabi Islam Muhammad dari istrinya yang bernama Maria al-Qibtiyyah. Pengasuhan Ibrahim bin Muhammad dilakukan mengikuti tradisi orang Arab yaitu diasuh oleh seorang ibu susuan bernama Ummu Sayf. Masa hidup Ibrahim bin Muhammad hanya berlangsung selama 18 bulan.
Nasab dari Ibrahim ialah Ibrahim bin Muhammad bin Abdullah.[1] Ia lahir menjelang tahun-tahun terakhir dalam masa hidup Muhammad.[2] Kelahiran Ibrahim bin Muhammad terjadi pada bulan Zulhijah 8 H atau 639 M di Madinah.[3] Ibrahim merupakan anak hasil perkawinan antara Muhammad dengan salah satu istrinya yang bernama Mariyah al-Qibthiyah.[4] Mariyah al-Qibthiyah berasal dari Kampung Hafan di Kota Anshina. Ia awalnya merupakan hadiah pemberian dari Mukaukis yang kemudian dinikahi oleh Muhammad.[5]
Ibrahim bin Muhammad diberi nama sama dengan Ibrahim yang merupakan salah satu leluhur bagi orang Arab dan Bani Israil. Pengasuhan Ibrahim bin Muhammad dilakukan mengikuti tradisi orang Arab yaitu diasuh oleh seorang ibu susuan. Nama ibu susuan bagi Ibrahim bin Muhammad adalah Ummi Sayf yang merupakan istri dari Abu Sayf. Muhammad memberi beberapa ekor kambing untuk melengkapi persediaan susu bagi Ibrahim bin Muhammad.[6] Ibrahim bin Muhammad memiliki beberapa saudara semasa hidupnya yaitu Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, dan Fatimah.[butuh rujukan]
Masa hidup Ibrahim hanya berlangsung selama 18 bulan. Pada tahun 10 H, ia meninggal.[7] Kematian Ibrahim terjadi pada bulan Jumadil Awal yang bertepatan dengan tahun 631 Masehi.[3]