Hubungan Mali dengan Meksiko mengacu pada hubungan bilateral antara Mali dan Meksiko. Kedua negara tersebut menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1977, dan merupakan anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Mali |
Meksiko |
|---|---|
Hubungan Mali dengan Meksiko mengacu pada hubungan bilateral antara Mali dan Meksiko. Kedua negara tersebut menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1977,[1] dan merupakan anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Mali dan Meksiko menjalin hubungan diplomatik pada 23 Maret 1977.[1] Hubungan tersebut berkembang terutama dalam kerangka forum multilateral. Pada tahun 2001, Meksiko mendirikan konsulat kehormatan di Bamako.[1]
Pada tahun 1961, Presiden Meksiko Adolfo López Mateos mengirim delegasi niat baik presiden, yang dipimpin oleh Utusan Khusus Alejandro Carrillo Marcor dan Delegasi José Ezequiel Iturriaga, untuk mengunjungi Mali dan membuka jalan bagi pembentukan hubungan diplomatik antara kedua negara.[2]
Pada bulan September 2010, delegasi dari Mali tiba di Kota Meksiko untuk berpartisipasi dalam perayaan Dua Abad Kemerdekaan Meksiko.[3]
Pada bulan November 2010, pemerintah Mali mengirimkan delegasi beranggotakan 37 orang untuk menghadiri Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa 2010 di Cancún, Meksiko.[4]
Pada Maret 2012, Meksiko mengutuk kudeta di Mali dan bergabung dengan seruan komunitas internasional untuk segera kembali ke tatanan konstitusional. Meksiko menekankan pentingnya menghormati lembaga-lembaga demokrasi dan supremasi hukum. Meksiko telah menyatakan keprihatinannya tentang krisis konstitusional di Mali dan situasi di wilayah utara negara itu.[5]
Pada bulan April 2014, Menteri Ekonomi dan Keuangan Mali, Fily Sissoko Bouare, melakukan kunjungan kerja ke Meksiko untuk berpartisipasi dalam Pertemuan Tingkat Tinggi Pertama Kemitraan Global untuk Kerja Sama Pembangunan yang Efektif. Pada bulan Mei 2014, Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup Mali, Zibo Maiga, melakukan kunjungan kerja ke Meksiko dalam rangka partisipasinya dalam Sidang Kelima Fasilitas Lingkungan Global yang diselenggarakan di Cancún.[1]
Pada tahun 2024, kedua negara merayakan 47 tahun hubungan bilateral.[6]