Pertandingan Grup B Kejuaraan Eropa UEFA 2024 berlangsung pada 15 hingga 24 Juni 2024. Grup ini terdiri dari Spanyol, Kroasia, juara bertahan Italia, dan Albania.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Pertandingan Grup B Kejuaraan Eropa UEFA 2024 berlangsung pada 15 hingga 24 Juni 2024.[1] Grup ini terdiri dari Spanyol, Kroasia, juara bertahan Italia, dan Albania.
| Posisi undian |
Tim | Pot | Metode kualifikasi |
Tanggal lolos |
Penampilan di putaran final |
Penampilan terakhir |
Penampilan terbaik |
Peringkat Kualifikasi November 2023[nb 1] |
Peringkat FIFA April 2024 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| B1 | 1 | Juara Grup A | 02023-10-1515 Oktober 2023 | Ke-12 | 2020 | Juara (1964, 2008, 2012) | 3 | 8 | |
| B2 | 3 | Peringkat kedua Grup D | 02023-11-2121 November 2023 | Ke-7 | 2020 | Perempat final (1996, 2008) | 14 | 10 | |
| B3 | 4 | Peringkat kedua Grup C | 02023-11-2020 November 2023 | Ke-11 | 2020 | Juara (1968, 2020) | 18 | 9 | |
| B4 | 2 | Juara Grup E | 02023-11-1717 November 2023 | Ke-2 | 2016 | Babak grup (2016) | 10 | 66 |
Catatan
| Pos | Tim | Main | M | S | K | MG | KG | SG | Poin | Kualifikasi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 3 | 3 | 0 | 0 | 5 | 0 | +5 | 9 | Lolos ke babak gugur | |
| 2 | 3 | 1 | 1 | 1 | 3 | 3 | 0 | 4 | ||
| 3 | 3 | 0 | 2 | 1 | 3 | 6 | −3 | 2 | ||
| 4 | 3 | 0 | 1 | 2 | 3 | 5 | −2 | 1 |
Dengan penampilannya, pemain Spanyol Lamine Yamal menjadi pemain termuda yang tampil dalam putaran final Kejuaraan Eropa UEFA.[3]
Spanyol[5]
|
Kroasia[5]
|
|
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Pemain Terbaik:
Asisten wasit:[5]
|
Nedim Bajrami mencetak gol untuk Albania dalam 23 detik yang memecahkan rekor gol tercepat dalam sejarah Kejuaraan Eropa UEFA.[7]
{{cite web |url=https://www.uefa.com/newsfiles/EURO/2024/2036164_FR.pdf |title=Full Time Report – Italy v Albania |website=UEFA.com |publisher=Uni Sepak Bola Eropa |date=15 Juni 2024 |access-date=15 Juni 2024 |language=en}}</ref>\n"},"11":{"wt":"referee = [[Felix Zwayer]] ([[Asosiasi Sepak Bola Jerman|Jerman]])\n"},"12":{"wt":"report = https://www.uefa.com/euro2024/match/2036164/\n"}},"i":0}}]}' id="mwAhA"/>Italia[9]
|
Albania[9]
|
|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Pemain Terbaik:
Asisten wasit:[9]
|
Kroasia[11]
|
Albania[11]
|
|
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Pemain Terbaik:
Asisten wasit:[11]
|
Spanyol[15]
|
Italia[15]
|
|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Pemain Terbaik:
Asisten wasit:[15]
|
Albania[17]
|
Spanyol[17]
|
|
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Pemain Terbaik:
Asisten wasit:[17]
|
Dengan golnya, pemain Kroasia Luka Modrić menjadi pencetak gol tertua dalam putaran final Kejuaraan Eropa UEFA.[20] Namun, ini menjadi pertandingan terakhir Kroasia dalam kompetisi ini karena tidak berhasil masuk empat tim peringkat ketiga terbaik. Ini merupakan pertama kalinya Kroasia gagal melaju ke babak gugur sejak edisi 2012 dan dalam turnamen sepak bola internasional sejak 2014.[21]
{{cite web |url=https://www.uefa.com/newsfiles/EURO/2024/2036188_FR.pdf |title=Full Time Report – Croatia v Italy |website=UEFA.com |publisher=Uni Sepak Bola Eropa |date=24 Juni 2024 |access-date=24 Juni 2024 |language=en}}</ref>\n"},"11":{"wt":"referee = [[Danny Makkelie]] ([[Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda|Belanda]])\n"},"12":{"wt":"report = https://www.uefa.com/euro2024/match/2036188/\n"}},"i":0}}]}' id="mwCDU"/>Kroasia[23]
|
Italia[23]
|
|
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Pemain Terbaik:
Asisten wasit:[23]
|
Poin fair play digunakan sebagai kriteria peringkat jika rekor satu-lawan-satu dan rekor keseluruhan tim peserta imbang (dan jika adu penalti tidak dapat diterapkan sebagai kriteria peringkat). Poin fair play dihitung berdasarkan kartu kuning dan kartu merah yang diterima oleh pemain dan ofisial tim dalam semua pertandingan babak grup seperti yang diuraikan berikut:[2]
Hanya satu jenis pengurangan dapat diberlakukan kepada seorang pemain atau ofisial tim dalam satu pertandingan.
| Tim | Laga 1 | Laga 2 | Laga 3 | Poin | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 3 | 1 | −5 | ||||||||||
| 2 | 2 | 3 | −7 | ||||||||||
| 2 | 3 | 3[a] | −8 | ||||||||||
| 2[a] | 6 | −8 | |||||||||||
65 min: The ref stops play as Sutalo goes down. There's a yellow shown by the ref to someone in the Croatian backroom staff, Vedran Corluka apparently, for doing something naughty.
Waging [sic] the finger – 52' Albania 0–1 Spain: Sylvinho has been booked for some over-enthusiastic protests against a free-kick being given against his Albania side — and he pushes his luck still further by wagging his finger with some gusto at the referee as he is walking off.