Gereja Santo Mikael adalah sebuah gereja paroki Katolik yang berlokasi di Kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia. Gereja ini berada di bawah pengelolaan Keuskupan Agung Jakarta. Secara parokial, Gereja ini merupakan Paroki Kranji. Gereja Santo Mikael dinamai menurut Santo Mikhael, salah satu dari tiga Malaikat Agung. Gereja ini berada dalam reksa pastoral tarekat Serikat Sabda Allah (SVD).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Gereja Santo Mikael | |
|---|---|
| Gereja Santo Mikael, Paroki Kranji | |
Tampak luar Gereja Santo Mikael, Kranji pada November 2025 | |
Koordinat: 6°13′56.17132″S 106°58′7.98870″E / 6.2322698111°S 106.9688857500°E / -6.2322698111; 106.9688857500Lihat peta diperbesar Koordinat: 6°13′56.17132″S 106°58′7.98870″E / 6.2322698111°S 106.9688857500°E / -6.2322698111; 106.9688857500Lihat peta diperkecil | |
| Informasi umum | |
| Lokasi | Jalan Bintara Strada No. 38, Kranji, Jawa Barat |
| Negara | Indonesia |
| Denominasi | Gereja Katolik Roma |
| Arsitektur | |
| Status | Gereja paroki |
| Status fungsional | Aktif |
| Administrasi | |
| Paroki | Kranji |
| Dekenat | Bekasi |
| Keuskupan Agung | Jakarta |
| Provinsi | Jakarta |
| Klerus | |
| Uskup Agung | Ignatius Kardinal Suharyo |
Gereja Santo Mikael adalah sebuah gereja paroki Katolik yang berlokasi di Kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia. Gereja ini berada di bawah pengelolaan Keuskupan Agung Jakarta. Secara parokial, Gereja ini merupakan Paroki Kranji. Gereja Santo Mikael dinamai menurut Santo Mikhael, salah satu dari tiga Malaikat Agung. Gereja ini berada dalam reksa pastoral tarekat Serikat Sabda Allah (SVD).
Wilayah Gereja Santo Mikael pada awalnya merupakan bagian dari Gereja Santo Arnoldus Janssen, Bekasi. Pada April 1981, mulai direncanakan pembangunan gereja dan juga sekolah. Setahun kemudian, sebuah tanah di daerah Kranji dibeli oleh pihak Keuskupan Agung Jakarta. Pendirian paroki mulai direncanakan pada tahun 1989. Sejak Desember 1989, mulai dilaksanakan peribadatan di pelataran Sekolah Strada Bhakti Wiyata. Dewan calon paroki baru mulai dibentuk pada awal tahun 1990. Paroki Kranji secara resmi didirikan pada 19 Mei 1990, sebagai paroki ke-42 di dalam Keuskupan Agung Jakarta.[1]
Izin mendirikan bangunan untuk pembangunan gereja dan poliklinik terbit pada tahun 2004.[2] Peresmian gereja dilaksanakan pada tanggal 16 November 2008. Gedung gereja diresmikan oleh Wali Kota Bekasi, Mochtar Mohamad, dan dihadiri Direktur Jenderal Bimas Katolik, Stef Agus.[3] Gereja tersebut juga diberkati oleh Uskup Agung Jakarta, Julius Kardinal Darmaatmadja, S.J.
Gedung gereja memiliki kapasitas 500 orang.[4] Gereja ini terbagi atas dua lantai, yakni lantai dasar dan balkon. Di dalam gedung utama gereja terdapat panti imam dan altar, juga patung Santo Arnoldus Janssen dan Santo Joseph Freinademetz.
Di luar gedung utama gereja, terdapat juga pastoran dan Gua Maria. Terdapat juga patung Santo Mikael sebagai pelindung gereja.
Dalam rangka merayakan Tahun Yubileum 2025, Gereja Santo Mikael juga memasang Porta Sancta di pintu utama gereja
Di dalam kompleks ini, terdapat juga Grha Santo Mikael serta Gedung Karya Pastoral dan juga klinik. Di dalam kompleks gereja juga terdapat persekolahan Strada.