Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Anton Pieter Franz van Velsen

Anton Pieter Franz van Velsen, adalah Vikaris Apostolik Batavia sejak ditunjuk pada 21 Januari 1924 hingga mengundurkan diri pada Maret 1933.

Wikipedia article
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Anton Pieter Franz van Velsen
Yang Mulia

Anton Pieter Franz van Velsen

S.J.
Vikaris Apostolik Emeritus Batavia
GerejaGereja Katolik Roma
KeuskupanVikariat Apostolik Batavia
TakhtaAezani
Penunjukan21 Januari 1924
Masa jabatan berakhir
Maret 1933
(9 tahun, 39–69 hari)
PendahuluEdmundus Luypen, S.J.
PenerusPetrus Johannes Willekens, S.J.
Imamat
Tahbisan imam
1895
Tahbisan uskup
13 Mei 1924
oleh Jan Pacificus Bos, O.F.M. Cap.
Informasi pribadi
Nama lahirAnton Pieter Franz van Velsen
Lahir(1865-02-08)8 Februari 1865
Overveen, Bloemendaal, Holland Utara, Belanda
Meninggal6 Mei 1936(1936-05-06) (umur 71)
KewarganegaraanBelanda
DenominasiKatolik Roma
SemboyanAccipite et manducate

Anton Pieter Franz van Velsen, S.J. (8 Februari 1865 – 6 Mei 1936) adalah Vikaris Apostolik Batavia sejak ditunjuk pada 21 Januari 1924 hingga mengundurkan diri pada Maret 1933.

Karya

Ia ditahbiskan menjadi Imam Yesuit pada tahun 1895. Pada awal karyanya, ia bertugas di Sulawesi Utara, yang ia jalani selama 23 tahun. Ia tiba di sana pada tahun 1900 di daerah Woloan.[1] Salah satu hal yang dilakukannya adalah mempelajari bahasa Tombulu untuk mempermudah dalam berkomunikasi dalam pelayanan. Ia berusaha menerjemahkan katekismus, doa-doa, dan juga lagu-lagu Katolik ke dalam bahasa Tombulu, agar umat setempat mudah untuk mengerti. Hal ini dilakukan sebagai upaya penyatuan umat. Tantangan lainnya saat itu adalah adanya kepercayaan alifuru yang telah dianut dan dipercayai oleh masyarakat setempat. Sejak masuknya Gereja Katolik, hal itu mulai tergeser.[2] Pada tanggal 15 Januari 1912, ia diangkat sebagai Kepala Misi di Minahasa dan berkedudukan di Woloan.[3]

Sejak 1907 ia menjadi pastor stasi misi tetap Bogor, menggantikan Pastor M.Y.D. Claessens, seorang imam diosesan asal Belanda yang sebelumnya menjabat selama 30 tahun. Ia turut berkarya di panti asuhan di Bogor sejak 1912. Pada 21 Januari 1924, ia ditunjuk sebagai Vikaris Apostolik Batavia dengan gelar Uskup Tituler Aezani, meneruskan kepemimpinan Mgr. Edmundus Luypen yang meninggal dunia pada 1 Mei 1923. Sebagai seorang uskup terpilih, ia memberkati Gereja Santo Yoseph, Matraman pada 6 April 1924.

Pada 13 Mei 1924 dalam usia 59 tahun, van Velsen ditahbiskan menjadi uskup di Gereja Katedral Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, Jakarta, yang menjadi kali pertama seorang uskup ditahbiskan di dalam gereja Katedral. Vikaris Apostolik Borneo Belanda bergelar Uskup Tituler Capitolias Jan Pacificus Bos, O.F.M. Cap. menjadi Penahbis Utama, dengan didampingi oleh Mgr. Arnoldus Johannes Hubertus Aerts, M.S.C., Vikaris Apostolik Guinea Baru bergelar Uskup Tituler Apollonia dan oleh Mgr. Arnold Verstraelen, S.V.D., Vikaris Apostolik Kepulauan Sunda Kecil bergelar Uskup Tituler Myriophytos.

Bersamaan dengan momentum penahbisan Mgr. van Velsen, para waligereja waktu itu berkumpul dan melaksanakan sidang pertama pada tanggal 15–16 Mei 1924, di pastoran Katedral Jakarta. Sidang pertama ini diketuai olehnya. Hal ini menjadi cikal pendirian Konferensi Waligereja Indonesia.[4][5]

Pada masa kepemimpinan van Velsen, Perkumpulan Strada didirikan pada 24 Mei 1924. Ia kemudian juga memberkati altar Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus, Ganjuran, Bantul, Yogyakarta pada 20 Agustus 1924. Pembangunan gereja ini telah selesai sejak 16 April 1924. Pada 26 September 1926, ia juga memberkati Gereja Santo Antonius, Kotabaru pada 26 September 1926. Pada 27 April 1927, Kongregasi Suster-Suster Gembala Baik mulai membuka rumah pertama di Molenvliet (kini Jalan Hayam Wuruk). Hal ini sebagai tanggapan atas undangan Mgr. van Velsen.[6]

Mgr. van Velsen juga memberkati pembukaan Rumah Sakit Santa Elisabeth di Semarang pada 18 Oktober 1927 yang bertepatan dengan peringatan Santo Lukas, pelindung para dokter. Ia didampingi oleh Pater P. Hoeberechts, S.J. dan juga Residen Semarang Van Gulk.[7] Sebelumnya, ia telah meletakkan batu pendirian pertama pada 9 Maret 1926. Pada 19 Desember 1927, ia memberkati Seminari Kecil Santo Petrus Kanisius Yogyakarta, yang terletak di sebelah barat Kolese Santo Ignatius (Kolsani), Yogyakarta. Seminari ini lulusan Hollandsch-Inlandsche School (HIS) dan Europeesche Lagere School (ELS), sebelum akhirnya dipindahkan ke Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah, tahun 1941. Saat ini gedung tersebut menjadi kampus pendidikan guru agama Katolik Universitas Sanata Dharma (IPPAK). Pada 26 Desember 1947, ia meletakkan batu pertama pendirian Candi Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran. Candi ini kemudian diberkati pada 11 Februari 1930, bertepatan dengan penampakan Bunda Maria di Lourdes, Prancis oleh Mgr. van Velsen. Pada 25 Agustus 1929, gedung Rumah Sakit Panti Rapih diberkati oleh Mgr. van Velsen.

Imam-imam dari Misionaris Keluarga Kudus (MSF) kemudian mulai membantu secara resmi ordo Yesuit pada 12 April 1930. Sebelumnya, Pater A. Kouwenhoven, M.S.F. telah bertemu dengan Mgr. van Velsen sejak 1929. Sebelumnya ordo MSF telah memulai karya misi di Kalimantan Timur, tetapi sempat membawa kekecewaan. Dewan Jenderal MSF kemudian mensurati Mgr. van Velsen yang setuju membantu ordo Yesuit di Jawa.[8]

Pada 5 Februari 1933, Mgr. van Velsen menjadi Uskup Penahbis Pendamping bagi Mgr. Mathias Leonardus Trudon Brans, O.F.M. Cap. sebagai Vikaris Apostolik Padang dengan gelar Uskup Tituler Corna. Dalam penahbisan tersebut, Prefek Bangka dan Belitung, Vitus Bouma, SS.CC. menjadi Penahbis Pembantu.[9]

Setelah menjabat selama 9 tahun, ia mengundurkan diri sebagai Vikaris Apostolik pada Maret 1933 karena kesehatannya yang sangat menurun sehingga dianggap terlalu berat, sementara penglihatannya sudah sangat buruk. Setelah mundur, Pastor A Th. Van Hoof memimpin untuk sementara waktu dengan jabatan sebagai Pro-Vikaris. Mgr. Petrus Johannes Willekens, S.J. kemudian memimpin sejak ditunjuk pada 23 Juli 1934. Ia meninggal dunia pada 6 Mei 1936 dalam usia 71 tahun. Ia dimakamkan di Pemakaman Belanda Peneleh, Surabaya.[10]

Rujukan

  1. ↑ http://jmentang.blogspot.co.id/2011_02_01_archive.html
  2. ↑ http://zeptiano79.blogspot.co.id/2013/02/sejarah-keuskupan-manado.html
  3. ↑ https://books.google.co.id/books?id=4KLos3mZemUC&pg=PA128&lpg=PA128&dq=velsen+%22sulawesi+utara%22&source=bl&ots=nK0sgVRVED&sig=Uk2eG6RE5B7wspSESljRo5z_DKE&hl=id&sa=X&ved=0ahUKEwiZ6aeHo67OAhWJvI8KHW6sDfIQ6AEIKDAD#v=onepage&q=velsen%20%22sulawesi%20utara%22&f=false
  4. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-08-18. Diakses tanggal 2016-08-07.
  5. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-08-20. Diakses tanggal 2016-08-07.
  6. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-08-21. Diakses tanggal 2016-08-07.
  7. ↑ https://prezi.com/a_3ytg_bqbju/laporan-hasil-pengkajian-manajemen-keperawatan/
  8. ↑ https://msfmusafir.wordpress.com/2007/11/30/tuhan-memberi-tumbuhan/
  9. ↑ http://www.catholic-hierarchy.org/bishop/bbrans.html
  10. ↑ https://www.facebook.com/SJ.Provindo/photos/?tab=album&album_id=444557310896

Pranala luar

  • (Inggris) Entri Anton Pieter Franz van Velsen pada situs web Catholic-Hierarchy
Jabatan Gereja Katolik
Didahului oleh:
Edmundus Luypen, S.J.
Vikaris Apostolik Batavia
21 Januari 1924–Maret 1933
Diteruskan oleh:
Petrus Johannes Willekens, S.J.
Hanya gelar saja
Didahului oleh:
Pierre-André Viganò, S.J.
— TITULER —
Uskup Aezani
21 Mei 1898–1 Mei 1923
Diteruskan oleh:
Gregorio Modrego y Casaus
  • l
  • b
  • s
Keuskupan Agung Jakarta
  • l
  • b
  • s
Uskup di Keuskupan Agung Jakarta
Prefek Apostolik Batavia
Jacobus Nelissen
Lambertus Prinsen
Joannes Scholten
Vikaris Apostolik Batavia/Jakarta
  • Jacobus Grooff
  • Petrus Maria Vrancken
  • Adam Carel Claessens
  • Walterus Staal
  • Edmundus Luypen
  • Anton Pieter Franz van Velsen
  • Petrus Johannes Willekens
  • Adrianus Djajasepoetra
Uskup Agung Jakarta
Adrianus Djajasepoetra
Leo Soekoto
Julius Darmaatmadja
Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo
  • l
  • b
  • s
Gereja di Keuskupan Agung Jakarta
Dekanat Jakarta Pusat
(7 paroki)
  • Gereja Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, Katedral
  • Gereja Santo Paskalis, Cempaka Putih
  • Paroki Santo Petrus Kanisius bagi Ekspatriat
  • Gereja Santo Ignatius Loyola, Jalan Malang
  • Gereja Hati Kudus, Kramat
  • Gereja Santa Theresia, Menteng
  • Gereja Kristus Raja, Pejompongan
Dekanat Jakarta Utara
(9 paroki)
  • Gereja Salib Suci, Cilincing
  • Gereja Santo Yohanes Bosco, Danau Sunter
  • Gereja Santo Yakobus, Kelapa Gading
  • Gereja Santo Alfonsus Rodriguez, Pademangan
  • Gereja Regina Caeli, Pantai Indah Kapuk
  • Gereja Stella Maris, Pluit
  • Gereja Santo Andreas Kim Tae-gon, Puspa Gading
  • Gereja Santo Lukas, Sunter
  • Gereja Santo Fransiskus Xaverius, Tanjung Priok
Dekanat Jakarta Timur
(10 paroki)
  • Gereja Santo Antonius Padua, Bidaracina
  • Gereja Santo Aloysius Gonzaga, Cijantung
  • Gereja Santo Yohanes Maria Vianney, Cilangkap
  • Gereja Santo Robertus Bellarminus, Cililitan
  • Gereja Santa Anna, Duren Sawit
  • Gereja Santo Agustinus, Halim Perdanakusuma
  • Gereja Santo Yoseph, Matraman
  • Gereja Santo Gabriel, Pulo Gebang
  • Gereja Santo Bonaventura, Pulomas
  • Gereja Keluarga Kudus, Rawamangun
Dekanat Jakarta Selatan
(6 paroki)
  • Gereja Santo Yohanes Penginjil, Blok B
  • Gereja Santa Perawan Maria Ratu, Blok Q
  • Gereja Santo Stefanus, Cilandak
  • Gereja Ratu Rosari, Jagakarsa
  • Gereja Keluarga Kudus, Pasar Minggu
  • Gereja Santo Fransiskus Asisi, Tebet
Dekanat Jakarta Barat I
(6 paroki)
  • Gereja Maria Bunda Perantara, Cideng
  • Gereja Damai Kristus, Kampung Duri
  • Gereja Bunda Hati Kudus, Kemakmuran
  • Gereja Santo Petrus dan Paulus, Mangga Besar
  • Gereja Kristus Salvator, Slipi
  • Gereja Santa Maria de Fatima, Toasebio
Dekanat Jakarta Barat II
(9 paroki)
  • Gereja Santo Thomas Rasul, Bojong Indah
  • Gereja Trinitas, Cengkareng
  • Gereja Santo Kristoforus, Grogol
    • Gereja Santo Polikarpus, Grogol
  • Gereja Santa Maria Imakulata, Kalideres
  • Gereja Santo Philipus Rasul, Kapuk
  • Gereja Santo Matias Rasul, Kosambi Baru
  • Gereja Santo Andreas, Kedoya
  • Gereja Maria Kusuma Karmel, Meruya
  • Gereja Maria Bunda Karmel, Tomang
Dekanat Bekasi
(10 paroki)
  • Gereja Santo Arnoldus Janssen, Bekasi
    • Gereja Santo Yohanes Paulus II, Rawalumbu
  • Gereja Santa Clara, Bekasi Utara
  • Gereja Ibu Teresa, Cikarang
  • Gereja Santo Albertus Agung, Harapan Indah
  • Gereja Santo Leo Agung, Jatiwaringin
  • Gereja Santo Servatius, Kampung Sawah
  • Gereja Santo Stanislaus Kostka, Kranggan
  • Gereja Santo Mikael, Kranji
  • Gereja Kalvari, Lubang Buaya
    • Gereja Santa Catharina
  • Gereja Santo Bartolomeus, Taman Galaxi
Dekanat Tangerang I
(6 paroki)
  • Gereja Santa Odilia, Citra Raya
  • Gereja Santa Helena, Curug
  • Gereja Santo Agustinus, Karawaci
  • Gereja Santo Gregorius Agung, Kutabumi
  • Gereja Santa Bernadet, Pinang
  • Gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda, Tangerang
Dekanat Tangerang II
(7 paroki)
  • Gereja Santo Laurensius, Alam Sutera
    • Gereja Santa Perawan Maria Benteng Gading, Gading Serpong
  • Gereja Santo Matius Penginjil, Bintaro
  • Gereja Santa Maria Regina, Bintaro Jaya
  • Gereja Santo Nikodemus, Ciputat
  • Gereja Santo Barnabas, Pamulang
  • Gereja Santa Monika, Serpong
  • Gereja Santo Ambrosius, Villa Melati Mas
  • l
  • b
  • s
Lembaga dan Fasilitas di Keuskupan Agung Jakarta
Lembaga Pendidikan Katolik
Persekolahan
multitingkat
  • Sekolah Strada Budi Luhur (TK, SD, SMP, SMK)
  • Kolese Kanisius (SMP dan SMA)
  • Sekolah Regina Pacis (TK, SD, SMP, SMA)
  • Sekolah Charitas Jakarta (TK, SD, SMP, SMA)
  • Sekolah Santa Laurensia (TK, SD, SMP, SMA)
  • Sekolah Stella Maris (TK, SD, SMP, SMA)
  • Sekolah Santo Yakobus Jakarta (TK, SD, SMP, SMA)
  • Sekolah Santa Ursula (SMP dan SMA)
  • Sekolah Santo Antonius Jakarta (SMP dan SMA)
  • Sekolah Katolik Sang Timur (TK, SD, SMP, SMA)
  • Sekolah Katolik Ricci 1, Kota/Glodok (TK, SD, SMP, SMA)
  • Sekolah Katolik Ricci 2, Bintaro (TK, SD, SMP, SMA)
  • Sekolah Santo Fransikus 1, Kramat (TK, SD, SMP, SMA, SMK)
  • Sekolah Santo Fransikus 2, Kampung Ambon (SMA dan SMK)
  • Sekolah Santo Leo 1, Mangga Besar (SMA dan SMK)
  • Sekolah Santo Leo 2, Duri Kosambi (TK, SD, SMP, SMA)
  • Sekolah Santo Leo 3, Cikarang (TK, SD, SMP, SMA)
  • Sekolah Don Bosco II Jakarta (TK, SD, SMP, SMA)
  • Sekolah Katolik Nusa Melati (TK, SD, SMP, SMA)
Hanya SMA atau SMK
  • SMA Kolese Gonzaga Jakarta
  • SMA Bunda Hati Kudus Jakarta
  • SMK Strada I
  • SMK Strada II
  • SMK Strada III
  • SMK Strada Daan Mogot
Perguruan tinggi
  • Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta
  • Universitas Tarakanita
  • Universitas Atma Jaya Jakarta
  • ATMI Cikarang
Seminari
  • Seminari Menengah Wacana Bhakti
  • Seminari Tinggi Santo Yohanes Paulus II
Lembaga Sosial-Karitatif
Panti asuhan
  • Panti Asuhan Abhimata
  • Panti Asuhan Desa Putera
  • Panti Asuhan Kasih Mulia Sejati
  • Panti Asuhan Mekar Lestari
  • Panti Asuhan Pondok Damai
  • Panti Asuhan Pondok Si Boncel
  • Panti Asuhan Suaka Kasih Bunda
  • Panti Asuhan Vincentius Putra
  • Panti Asuhan Vincentius Putri
  • Panti Asuhan Vita Dulcedo
  • Panti Asuhan Wisma Pius
  • Panti Asuhan Griya Asih
Panti wreda
  • Panti Wreda Bina Bhakti
  • Panti Wreda Caritas
  • Panti Wreda Marfati
  • Panti Wreda Atmabrata
  • Panti Wreda Misericordia
  • Panti Wreda Melania Rempoa
  • Panti Wreda Melania Pademangan
  • Panti Wreda Kasih Ayah Bunda
  • Panti Wreda Santa Anna
Fasilitas Kategorial
Rumah retret
  • Puspas KAJ Samadi, Klender
  • Civita Youth Camp KAJ
  • Rumah Doa Santa Maria Guadalupe
  • Rumah Retret Canossa, Bintaro
  • Rumah Kebun Gua Maria Regina, Legok

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Karya
  2. Rujukan
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Clemente van der Pas

Prefektur Apostolik Malang pada bulan April. Ia dilantik oleh Mgr. Anton Pieter Franz van Velsen, S.J. pada tanggal 20 November 1927. Ia menjadi Prefek Apostolik

Rumah Sakit Panti Rapih

rumah sakit di Indonesia

Katedral Bogor

gereja di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026