Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Gema Islam

Gema Islam merupakan majalah dwi-bulanan Indonesia bertema pengetahuan dan kebudayaan Islam yang terbit pada tahun 1960-an. Majalah ini pertama kali terbit tanggal 15 Januari 1962 di bawah naungan Yayasan Perpustakaan Islam Pusat. Redaksinya dipimpin oleh Buya Hamka dan beralamat di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Wikipedia article
Diperbarui 19 Agustus 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Gema Islam merupakan majalah dwi-bulanan Indonesia bertema pengetahuan dan kebudayaan Islam yang terbit pada tahun 1960-an. Majalah ini pertama kali terbit tanggal 15 Januari 1962 di bawah naungan Yayasan Perpustakaan Islam Pusat. Redaksinya dipimpin oleh Buya Hamka dan beralamat di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.[1][2][3]

Majalah ini terbit tiap tanggal 1 dan 15. Pada awal tahun 1963, oplah Gema Islam mencapai 34.000 eksemplar. Salinan majalah ini tersimpan di Perpustakaan Nasional berjumlah 64 eksemplar.

Sejarah

Gema Islam lahir sebagai kelanjutan majalah Panji Masyarakat yang diberedel pemerintahan Sukarno pada Agustus 1960 karena memuat tulisan Mohammad Hatta berjudul " Demokrasi Kita".[1]

Kemunculan Gema Islam tak terlepas dari peran beberapa perwira ABRI. Hal itu terlihat dari posisi Brigjen TNI Soedirman sebagai pemimpin umum dan Letkol TNI M. Rowi sebagai posisi penanggung jawab. Di jajaran dewan redaksi, terdapat nama H. Anwar Tjokroaminoto, Dr. A. Mukti Ali, Letkol TNI M. Esa Idris, dan Mahbub Djunaidi. Rusjdi Hamka, anak lelaki Buya Hamka, menempati posisi sekretaris redaksi bersama H.M. Joesoef Ahmad.[3]

Isi

Gema Islam memuat artikel tentang pengetahuan dan kebudayaan Islam. Topiknya meliputi sejarah perkembangan Islam di Indonesia, tafsir Alquran, perekonomian, serta pandangan dan pikiran sejumlah tokoh tentang ajaran Islam di Indonesia.

Majalah ini juga turut menyumbangkan dan menyebarluaskan sastra, terutama berbentuk puisi dan cerpen. Selain itu, majalah ini memuat cerita bergambar serta rubrik "Surat Pembaca".

Penerimaan

Menurut akademisi Fachry Ali, terbitnya Gema Islam merupakan refleksi pertentangan kekuatan politik antara golongan yang pro-PKI dengan yang anti-PKI.[3]

Referensi

  1. 1 2 F, Ahmad Gaus A. (2010). Api Islam Nurcholish Madjid: jalan hidup seorang visioner. Penerbit Buku Kompas. ISBN 978-979-709-514-7.
  2. ↑ Rusydi, Yusran (2017-02-03). Buya Hamka: Pribadi dan Martabat. Noura Books. ISBN 978-602-385-240-6.
  3. 1 2 3 Prisma. Lembaga Penelitian, Pendidikan & Penerangan Ekonomi dan Sosial. 1983.
  • l
  • b
  • s
Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka)
Keluarga
Moyang
  • Abdul Karim Amrullah (ayah)
  • Muhammad Amrullah (kakek)
  • Tuanku Guguk Katur (kakek buyut)
  • Tuanku Pariaman (ayah dari nenek buyut)
Kerabat
  • Ahmad Rasyid Sutan Mansur (kakak ipar)
  • Yusuf Amrullah (paman)
Saudara
  • Fathimah Karim Amrullah (kakak)
  • Willy Amrull (adik)
  • Abdul Bari Karim Amrullah (adik)
Istri
  • Sitti Raham
  • Sitti Khadijah
Anak
  • Rusydi Hamka (anak kandung)
  • Irfan Hamka (anak kandung)
  • Aliyah Hamka (anak kandung)
  • Afif Hamka (anak kandung)
Organisasi
  • Muhammadiyah
  • Barisan Pengawal Nagari dan Kota
  • Majelis Syuro Muslimin Indonesia
  • Majelis Seniman Budayawan Islam
  • Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar
  • Majelis Ulama Indonesia
Karya
  • Si Sabariah
  • Dijemput Mamaknya
  • Di Bawah Lindungan Ka'bah
  • Tenggelamnya Kapal Van der Wijck
  • Merantau Ke Deli
  • Tuan Direktur
  • Adat Minangkabau Menghadapi Revolusi
  • Karena Fitnah
  • Keadilan Illahi
  • Menunggu Beduk Berbunyi
  • Cermin Penghidupan
  • Tafsir Al-Azhar
  • Sejarah Umat Islam
  • Perbendaharaan Lama
  • Kenang-Kenangan Hidup
  • Ayahku
  • Antara Fakta dan Khayal Tuanku Rao
  • Tasawuf Modern
  • Lembaga Hidup
  • Falsafah Hidup
  • Dari Hati ke Hati
  • Falsafah Ketuhanan
Terkait
  • Museum Kelahiran Buya Hamka
  • Kutubkhanah HAKA
  • Kulliyatul Mubalighin
  • Pedoman Masyarakat
  • Panji Masyarakat
  • Gema Islam
  • Masjid Agung Al-Azhar
  • Universitas Hamka
  • Buya Hamka (film)
  • Hamka & Siti Raham (film)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Isi
  3. Penerimaan
  4. Referensi

Artikel Terkait

Mathla'ul Anwar

organisasi keagamaan di Indonesia

Hamka

ulama, sastrawan, dan politisi Indonesia (1908—1981)

Mohammad Diponegoro

terjemahan Al-Qur’an yang dibuat oleh Mohammad Diponegoro dimuat dalam majalah Gema Islam, Horison, Indonesia, Media, dan Suara Muhammadiyah. Mohammad Diponegoro

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026