Federasi Mikronesia bergabung dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 17 September 1991, lima hari setelah menyatakan kemerdekaannya dari Amerika Serikat. Sejak Desember 2011, dubes untuk PBB mereka adalah Jane J. Chigiyal. Meskipun berdaulat secara de jure, N.F. Mikronesia menjalin Asosiasi Kerjasama Bebas dengan Amerika Serikat, yang memberikan "dukungan finansial substansial" kepada Mikronesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Keanggotaan Perserikatan Bangsa-Bangsa | |
|---|---|
| Keanggotaan | Anggota penuh |
| Sejak | 1991 (1991) |
| Kursi DK PBB | Non-permanen (tak pernah terpilih) |
| Duta Besar | Jane J. Chigiyal |
Federasi Mikronesia bergabung dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 17 September 1991, lima hari setelah menyatakan kemerdekaannya dari Amerika Serikat.[1][2] Sejak Desember 2011, dubes untuk PBB mereka adalah Jane J. Chigiyal.[3] Meskipun berdaulat secara de jure, N.F. Mikronesia menjalin Asosiasi Kerjasama Bebas dengan Amerika Serikat, yang memberikan "dukungan finansial substansial" kepada Mikronesia.[4]
Mikronesia juga secara sistematis mendukung Israel melalui suaranya di PBB.[5]