Brasil adalah anggota penuh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Negara ini telah ikut berpartisipasi untuk operasi-operasi penjagaan perdamaian PBB, dan telah ikut dalam upaya-upaya penjagaan perdamaian di Timur Tengah, bekas Kongo Belgia, Siprus, Mozambik, Angola dan yang paling terkini Timor Leste dan Haiti. Brasil telah giat terpilih menjadi anggota non-permanen untuk Dewan Keamanan sejak sesi pertamanya pada 1946 dan sekarang menjadi negara anggota PBB paling terpilih di DK PBB. Brasil terpilih menjadi anggota Dewan Keamanan PBB yang beranggotakan 15 negara untuk masa jabatan dua tahun yakni 2022-2023.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Keanggotaan Perserikatan Bangsa-Bangsa | |
|---|---|
| Keanggotaan | Anggota penuh |
| Sejak | 24 Oktober 1945 (24 Oktober 1945) |
| Bekas nama | Republik Federal Brasil (1945-1967) |
| Kursi DK PBB | Non-permanen (Anggota G4) |
| Duta Besar | Sergio Franca Danese |
Brasil adalah anggota penuh Perserikatan Bangsa-Bangsa[1]. Negara ini telah ikut berpartisipasi untuk operasi-operasi penjagaan perdamaian PBB,[2] dan telah ikut dalam upaya-upaya penjagaan perdamaian di Timur Tengah, bekas Kongo Belgia, Siprus, Mozambik, Angola dan yang paling terkini Timor Leste dan Haiti.[3] Brasil telah giat terpilih menjadi anggota non-permanen untuk Dewan Keamanan sejak sesi pertamanya pada 1946 dan sekarang menjadi negara anggota PBB paling terpilih di DK PBB. Brasil terpilih menjadi anggota Dewan Keamanan PBB yang beranggotakan 15 negara untuk masa jabatan dua tahun yakni 2022-2023.