Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Bahasa Jawa Pesisir Utara Timur

Bahasa Jawa Pesisir Utara Timur atau Dialek Muria ) adalah sebuah dialek bahasa Jawa modern yang dituturkan di sekitar wilayah Gunung Muria yang meliputi Kabupaten Jepara, Kudus dan Pati, serta bagian utara Grobogan yang juga dikenal sebagai kawasan Muria Raya. Bahasa Jawa Muria juga merupakan turunan dari Bahasa Jawa Pertengahan dan memiliki banyak kemiripan dengan dialek bahasa Jawa modern lainnya terutama rumpun dialek Tengahan.

bagian dari rumpun bahasa Austronesia
Diperbarui 8 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bahasa Jawa Pesisir Utara Timur
Bahasa Jawa Muria
ꦨꦱꦗꦮꦩꦸꦫꦶꦪ
باسا جاوا موريا
Båså Jåwå Muriyå
Dituturkan diIndonesia
WilayahKabupaten Jepara
Kabupaten Kudus
Kabupaten Pati
Bagian utara Kabupaten Grobogan
Penutur
Rumpun bahasa
  • Austronesia
    • Melayu-Polinesia
      • Bahasa Jawa
        • Jawa Muria
Tampilkan klasifikasi manual
    • Jawa Muria
    Tampilkan klasifikasi otomatis
    Posisi bahasa Jawa Pesisir Utara Timur dalam dialek-dialek bahasa Jawa Sunting klasifikasi ini

    Catatan:

    Simbol "†" menandai bahwa bahasa tersebut telah atau diperkirakan telah punah
    • Jawa Modern
      • Barat
        • Banten-Cirebon
          • Banten Utara
          • Indramayu
          • Cirebon
        • Pesisir Lor
          • Tegal-Brebes
          • Pemalang
        • Pekalongan
        • Banyumasan
      • Tengah
        • Bagelen-Kedu
          • Bagelen
          • Kedu
        • Mataram
          • Solo-Yogya
          • Semarang-Demak-Kudus-Jepara
            • Semarang
            • Kudus
        • Blora
        • Madiun-Kediri
      • Timur
        • Arekan
          • Jombang
          • Surabaya
          • Malang-Pasuruan
          • Lumajang
        • Gresik
          • Diponggo
        • Tengger
        • Using-Banyuwangi
      • Mancadwipa
        • Karibia
        • Kaledonia Baru
    Bentuk awal
    • Jawa Kuno
      • Jawa Pertengahan
        • Jawa Muria
    Sistem penulisan
    Aksara Jawa
    Abjad Pegon
    Alfabet Latin
    Kode bahasa
    ISO 639-3–
    Glottologeast2801[1]
     Portal Bahasa
    L • B • PW   
    Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
    Cari artikel bahasa
    Cari artikel bahasa
     
    Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
     
    Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
    Artikel bahasa sembarang
    Halaman bahasa acak

    Bahasa Jawa Pesisir Utara Timur (bahasa Jawa: ꦨꦱꦗꦮꦥꦱꦶꦱꦶꦂꦭꦂꦧꦒꦶꦪ꧀ꦮꦺꦠꦤ꧀; باسا جاوا ڤاسيسير لَور باڮيان وَيتانcode: jv is deprecated translit. Båså Jåwå Pasisir Lor Bagian Wétan) atau Dialek Muria (bahasa Jawa: ꦨꦱꦗꦮꦩꦸꦫꦶꦪ; باسا جاوا مورياcode: jv is deprecated translit. Båså Jåwå Muriyå)) adalah sebuah dialek bahasa Jawa modern yang dituturkan di sekitar wilayah Gunung Muria yang meliputi Kabupaten Jepara, Kudus dan Pati, serta bagian utara Grobogan yang juga dikenal sebagai kawasan Muria Raya. Bahasa Jawa Muria juga merupakan turunan dari Bahasa Jawa Pertengahan dan memiliki banyak kemiripan dengan dialek bahasa Jawa modern lainnya terutama rumpun dialek Tengahan.

    Peta persebaran Dialek Muria

    Ciri khas dialek ini adalah penggunaan tengahan u pada kata sifat yang memiliki arti sangat dan untuk Subdialek Pati-Purwodadi, penggunaan akhiran -êm atau -nêm (dengan e pepet) menggantikan akhiran -mu dalam bahasa Jawa untuk menyatakan kata ganti posesif orang kedua tunggal. Akhiran -êm dipakai jika kata berakhiran huruf konsonan, sementara -nêm dipakai jika kata berakhiran vokal.[2][3]

    Kosakata

    Contoh kata yang menggunakan dialek tersebut seperti misalnya kata "kathok" yang berarti celana menjadi "kathok'em" serta "sikil" yang berarti kaki menjadi "sikil'em" pada Subdialek Pati-Purwodadi. Ciri lainnya adalah sering digunakannya partikel “eh”, dengan vokal e diucapkan panjang, partikel "sih" dan partikel "tah" (Jepara), partikel "ré" (Kudus), dan partikel "go" (Pati-Purwodadi) dalam percakapan untuk menggantikan partikel bahasa Jawa “ta”. Misalnya, “Åjå ngono, eh!/Åjå ngono, sih!/Åjå ngono,tah!/Åjå ngono, ré!/Åjå ngono, go!” (Jangan begitu, dong!), lebih banyak diucapkan daripada “Åjå ngono, ta!”

    Beberapa kosakata khas dialek Jawa Pesisir Utara Timur yang tidak dipakai dalam dialek Jawa lain, antara lain:

    • lamuk (Jepara-Kudus)/jengklong (Pati-Purwodadi) artinya nyamuk
    • mbledeh artinya telanjang dada
    • wong bento (Pati-Purwodadi) artinya orang gila
    • matoh (Pati-Purwodadi) artinya baik/bagus
    • Mberah (Jepara-Kudus) artinya banyak
    • Mrémoh (Jepara) artinya berjualan
    • Wantah (Jepara Bagian Selatan dan Kudus) artinya air putih
    • Njarak artinya sengaja
    • Kelancor/keblanjur/kejablasen artinya kebablasan
    • kakuati/Kakekane artinya sialan
    • Ngeleh artinya lapar
    • Ora ndandeh (Pati-Purwodadi)/Ra gene-gene (Jepara-Kudus) artinya tidak apa-apa
    •  Buwoh artinya menyumbang di pernikahan)
    •  Inuk artinya sangat enak
    •  Luru artinya mencari
    •  Kenthir (Jepara)/Kemenyek artinya kemayu
    •  Jeplak/Ndlodhok/Ndlogok artinya asal-asalan
    •  Mberuh artinya banyak sekali
    •  Sak ipet artinya sedikit sekali)
    •  Guedem artinya besar sekali
    •  Wuaduh artinya jauh sekali
    •  Cuiduk artinya dekat sekali
    •  Mblegedhes artinya tidak percaya
    •  Ombu artinya lebar sekali
    •  Cekra-cekri artinya daun keningkir
    •  Ngalong (Pati-Purwodadi)/Mlandhang (Jepara-Kudus) artinya membantu tetangga hajatan
    •  Dunak artinya tempat nasi dari bambu
    •  Njagong artinya mengobrol bersama
    • Bejijat artinya banyak tingkah
    • Ndipék artinya duluan
    • Hola-holo artinya plonga-plongo, bodoh

    Referensi

    1. ↑ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Jawa Muria". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
    2. ↑ "DIALEK BAHASA JAWA BAGIAN TENGAH: Kajian Geografis Dialek Dan Budaya". Jingganya Senja. 2010-10-26. Diakses tanggal 2022-01-13.
    3. ↑ Hananto, Akhyari. "Bahasa Jawa, dan Berbagai Variasinya yang Luar Biasa". www.goodnewsfromindonesia.id. Diakses tanggal 2022-01-13.

    Pranala luar

    • Pedoman Umum Ejaan Bahasa Jawa (PUEBJ)
    • Leksikon bahasa Jawa di Sastra.org
    • Bausastra Jawa oleh W.J.S. Poerwadarminta
    • Kamus bahasa Indonesia-Jawa
    • Kamus bahasa Jawa-Inggris di SEAlang Projects
    • l
    • b
    • s
    Bahasa Jawa
    Penulisan
    • Buda
    • Carakan
    • Cacarakan
    • Kawi
    • Latin
    • Pegon
    • Rikasara
    Aksara Jawa
    Tingkatan
    Bahasa
    • Ngoko
      • lugu
      • alus
    • Krama
      • lugu
      • alus
    Kosakata
    • Ngoko
    • Krama-ngoko
    • Krama
      • krama madya
    • Krama inggil
      • krama andhap
    Dialek
    Bagian Barat
    • Banten
    • Indramayu
    • Cirebon
    Bagian Tengah
    • Banyumas
    • Kedu
    • Mataram (standar)
    • Mataraman
    Pesisiran
    • Tegal
    • Pekalongan
    • Semarang
    • Muria
    Bagian Timur
    • Jombang
    Arekan
    • Surabaya
    • Malang
    Bahasa terkait
    • Bagongan
    • Jawa Kuno
      • Kawi (kesusastraan)
    • Osing
    • Suriname
    • Tengger
    Topik terkait
    • Angka
    • Jawanisme
    • Sastra Jawa
    • Kongres
      • bahasa
      • aksara
    • Wikipedia
    • Blok Unicode


    Ikon rintisan

    Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

    • l
    • b
    • s

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Kosakata
    2. Referensi
    3. Pranala luar

    Artikel Terkait

    Rumpun bahasa Austronesia

    rumpun bahasa besar yang tersebar di Asia Tenggara dan Samudra Pasifik

    Suku-suku Austronesia

    kelompok beranggotakan etnik-etnik berbahasa Austronesia

    Rumpun bahasa Kra–Dai

    rumpun bahasa di Asia Tenggara daratan

    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026