Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Dewan Kardinal

Dewan Kardinal atau Kolegium Kardinal adalah badan yang menampung semua kardinal Gereja Katolik Roma di dalamnya. Dewan ini memiliki dua peran dalam Gereja:mengikuti proses pemilihan Sri Paus ketika Tahta Suci kosong, dan memberikan masukan kepada Sri Paus mengenai masalah-masalah Gereja ketika Sri Paus memanggil mereka ke dalam sebuah konsistori (pertemuan) biasa.

Wikipedia article
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Dewan Kardinal
Bagian dari seri tentang
Gereja Katolik
St. Peter's Basilica
Basilika Santo Petrus, Kota Vatikan
Ikhtisar
  • Paus (Leo XIV)
  • Hierarki
  • Sejarah (Lini Masa)
  • Teologi
  • Liturgi
  • Sakramen
  • Maria
Latar Belakang
  • Yesus
    • Penyaliban
    • Kebangkitan
    • Kenaikan
  • Gereja Perdana
    • Petrus
    • Paulus
    • Bapa-Bapa Gereja
  • Sejarah Gereja Katolik
  • Sejarah Kepausan
  • Konsili Ekumenis
  • Magisterium
  • Empat Ciri Gereja
  • Satu Gereja Sejati
  • Suksesi Apostolik
Organisasi
  • Takhta Suci
  • Kuria Romawi
  • Dewan Kardinal
  • Konsili Ekumene
  • Lembaga Keuskupan
  • Gereja Latin
  • Gereja-Gereja Timur
  • Hukum Kanon
  • Teologi
  • Ajaran

Allah

    • Tritunggal
      • Bapa
      • Putra
      • Roh Kudus
    • Kesehakikatan
    • Filioque

    • Divinum Illud Munus
    Hukum Ilahi
    • Dasatitah
    • Ex Cathedra
    • Pengilahian
    Akhirat
    • Surga
    • Purgatorium
    • Limbo
    • Neraka
    Misteri Paskah
    • Sengsara
    • Penyaliban
    • Turun ke Tempat Penantian
    • Bangkit
    • Naik ke Surga
    Santa Perawan Maria
    • Mariologi
    • Penghormatan
    • Dikandung Tanpa Noda
    • Bunda Allah
    • Perawan Abadi
    • Diangkat ke Surga
      • Dormisi
    • Gelar-Gelar
      • Ratu
    • Penampakan
    • Mediatrix
    Keselamatan
    • Baptis Rindu
    • Rahmat Ilahi
    • Di Luar Gereja Tidak Ada Keselamatan
    • Kebenaran yang diinfusi
    • Ketidaktahuan Yang Tak Teratasi
    • Pembenaran
    • Sarana-Sarana Rahmat
    • Kelayakan
    • Dosa Yang Mendatangkan Maut
    • Dosa Yang Tidak Mendatangkan Maut
    • Pemenuhan
    • Pengaruh Moral
    • Pengudusan
    • Sinergisme
    Eklesiologi
    • Dewan Uskup
    • Khazanah Iman
    • Infalibilitas Gereja
    • Tubuh Mistik Kristus
    • Keutamaan Sri Paus
    • Umat Allah
    • Komunitas Sempurna
    • Subsistit In
    Lain-Lain
    • Yosefologi
    • Moralitas
    • Tubuh Manusia
      • Ceramah-Ceramah
    • Seksualitas
    • Apologetika
    • Amilenialisme
    • Dosa Asal
    • Kemanunggalan Hakikat
    • Predestinasi
    • Tujuh Dosa Pokok
    • Pandangan yang Membahagiakan
    • Para Kudus
    • Dogma
    Teks dan Skriptura
    • Alkitab
      • Perjanjian Lama
      • Deuterokanonika
      • Perjanjian Baru
    • Alkitab resmi
      • Vulgata
        • Vulgata Sistina
        • Vulgata Sisto-Klementina
        • Nova Vulgata
      • Pesyita
    • Kredo Para Rasul
    • Kredo Nikea
    • Kredo Athanasius
    • Katekismus Gereja Katolik
    • Bulla kepausan
    • Anjuran apostolik
    • Epistula Encyclica
    Filsafat
    • Kebajikan kardinal
    • Teori perang yang benar
    • Hukum kodrat
    • Etika Katolik
    • Personalisme
    • Probabilisme
    • Ajaran sosial
    • Filsafat hukum kanonik
    • Para filsuf
    • Etika kebajikan


    Mazhab-mazhab

    • Augustinianisme
    • Skolastisisme
      • Thomisme
      • Scotisme
      • Occamisme
    • Humanisme Kristen
    • Molinisme
    • Neo-skolastisisme
    Ibadat
    • Liturgi
      • Liturgi Katolik Timur
      • Misa
      • Liturgi Ilahi
      • Kurban Kudus
      • Qurobo Kudus
      • Ibadat Harian
      • Tahun Liturgi
    • Sakramen
      • Baptis
      • Tobat
      • Ekaristi
      • Krisma
      • Pengurapan
      • Perkawinan
      • Imamat
    • Doa
    • Devosi
    • Kitab Suci
    • Kanon Kitab Suci
    Ritus
    • Latin
    • Romawi
      • Pasca-Vatikan II
      • Tridentina
      • Ritus Sarum
      • Tata Cara Anglikan
      • Tata Cara Zaire
    • Galia
      • Ambrosian
      • Braga
      • Mustrarab

    • Timur
    • Antiokhia
      • Maronit
      • Suryani Barat
      • Suryani Malankara
    • Kaldea
      • Suryani Timur
      • Suryani Malabar
    • Bizantin
      • Armenia
    • Aleksandria
      • Etiopia
    Topik-topik lain
    • Antipaus
    • Anti-Katolik
    • Kritik
    • Deisme/Pandeisme
    • Ekumenisme
    • Monastisisme

    Hubungan dengan:

    • Islam
    • Yudaisme
    • Protestan
    Isu-isu sosial
    • Seni rupa
    • Evolusi
    • Perawatan kesehatan
    • HIV-AIDS
    • Homoseksualitas
    • Musik
    • Jerman Nazi
    • Politik (di Amerika Serikat)
    • Peradaban Manusia
    • Ilmu pengetahuan
    • Peranan seks dan gender
      • moralitas seksual
    • Ajaran sosial
    • Perbudakan
    • Abad Penjelajahan
     Portal Katolik
    • l
    • b
    • s

    Dewan Kardinal atau Kolegium Kardinal (bahasa Latin: Collegium Cardinaliumcode: la is deprecated ; sebelumnya bernama Dewan Kardinal Suci) adalah badan yang menampung semua kardinal Gereja Katolik Roma di dalamnya. Dewan ini memiliki dua peran dalam Gereja:

    • mengikuti proses pemilihan Sri Paus ketika Tahta Suci kosong,[1] dan
    • memberikan masukan kepada Sri Paus mengenai masalah-masalah Gereja ketika Sri Paus memanggil mereka ke dalam sebuah konsistori (pertemuan) biasa.[2]

    Berdasarkan sejarah, para kardinal ini juga adalah rohaniwan kota Roma yang melayani Sri Paus sebagai Uskup Roma dan diberikan tugas-tugas di berbagai paroki di kota tersebut. Dewan ini tidak memiliki kekuasaan memerintah kecuali dalam masa sede vacante (kekosongan Tahta Suci), di mana kekuasaannya juga sangat terbatas menurut Konstitusi Apostolis Universi Dominici gregis. Sejarah Dewan Kardinal sebagai sebuah dewan dapat ditelusuri hingga awal abad ke-12 ketika para uskup kardinal, imam kardinal dan diakon kardinal berhenti berfungsi sebagai kelompok-kelompok yang terpisah.[3]

    Asal-usul Dewan Kardinal ada hubungannya dengan peristiwa-peristiwa di sekitar penobatan Henry IV sebagai Raja Jerman dan Kaisar Romawi Suci pada usai enam tahun, setelah kematian Henry III yang mendadak pada tahun 1506. Hingga saat itu kekuasaan sekuler memiliki pengaruh yang besar terhadap siapa yang akan ditunjuk menjadi Sri Paus, dan Kaisar Romawi Suci, terutama, memiliki kemampuan khusus untuk menunjuk Paus tersebut. Hal ini adalah sesuatu yang sangat penting semenjak tujuan dan pandangan Kaisar Romawi Suci dan Gereja Katolik Roma tidaklah selalu sejalan.

    Para anggota yang kemudian dikenal sebagai Reformasi Gregorian mengambil kesempatan dari hadrinya raja baru dan lemahnya kekuasaannya, dan pada tahun 1059 mengumumkan bahwa pemilihan Sri Paus merupakan sepenuhnya urusan Gereja. Hal ini merupakan bagian dari sebuah usaha perebutan kekuasaan yang lebih luas, yang disebut Kontroversi Pentahbisan (Bahasa Inggris: Investiture Controversy), saat pihak Gereja mencoba untuk meraih kontrol yang lebih besar terhadap rohaniwan Gereja, dan sejalan dengan hal ini berarti juga meraih pengaruh yang lebih besar di kawasan dan pemerintahan di mana para rohaniwan ini ditugaskan. Mengenyampingkan implikasi teologis, pendiriannya menjadi contoh perpindahan besar dalam keseimbangan kekuasaan di dunia Abad Pertengahan awal.

    Kepala Dewan Kardinal dan wakilnya adalah Presiden dan Wakil Presiden dewan tersebut. Mereka berdua dipilih oleh dan dari para kardinal yang memegang jabatan di keuskupan-keuskupan sekitar Roma (Bahasa Inggris: suburbicarian dioceses), tetapi pemilihannya harus diresmikan oleh Sri Paus. Kecuali untuk status memimpin, Kepala Dewan Kardinal tidak memiliki kekuasaan pemerintahan terhadap para kardinal, melainkan hanya bertindak sebagai primus inter pares atau sebagai yang paling senior di antara semuanya.

    Menteri Luar Negeri, para pejabat Kongregasi Kuria Romawi, Camerlengo Gereja Romawi Suci, Vikaris Jendral Roma, dan para Patriark Venesia dan Lisbon, semua biasanya adalah para kardinal dengan beberapa (biasanya berstatus sementara) pengecualian. Dasar Hukum Negara Vatikan Kota mengharuskan bahwa orang-orang yang diangkat ke dalam badan legislatif negara, Komisi Kepausan untuk Negara Kota Vatikan, adalah para kardinal.[4]

    Referensi

    1. ↑ Paus Yohanes Paulus II, Ap. Const. Universi Dominici gregis in AAS 88 (1996)
    2. ↑ CIC 1983, can. 349
    3. ↑ Broderick, J.F. 1987. "The Sacred College of Cardinals: Size and Geographical Composition (1099-1986)." Archivum historiae Pontificiae, 25: 8.
    4. ↑ Paus Yohanes Paulus II (2000-11-26). "Fundamental Law of Vatican City State" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2008-02-26. Diakses tanggal 2008-04-11.

    Lihat juga

    • Daftar kardinal saat ini
    • Daftar pengangkatan kardinal

    Pranala luar

    • The College of Cardinals — Holy See Press Office
    • GCatholic.com - extensive information on all cardinals since the 17th century
    • Cardinals of the Catholic Church Diarsipkan 2006-08-29 di Wayback Machine. - sortable list, often slightly out of date on deaths
    • Catholic-Hierarchy.org, with entry into extensive databases.
    • The Cardinals of the Holy Roman Church, by Salvador Miranda, with fuller biographical notices
    • Cardinalrating.com- includes Collected Press Articles on present cardinals, in various languages Diarsipkan 2005-04-09 di Wayback Machine.
    Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
    Internasional
    • VIAF
    • GND
    Nasional
    • Amerika Serikat
    • Prancis
    • Data BnF
    • Israel
    Lain-lain
    • IdRef
    • Yale LUX

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Referensi
    2. Lihat juga
    3. Pranala luar

    Artikel Terkait

    Kardinal

    pejabat senior gereja Katolik Roma

    Kepala Dewan Kardinal

    Kepala Dewan Kardinal (bahasa Latin: Decanus Sacri Collegiicode: la is deprecated ) adalah kepala (presiden) Dewan Kardinal dalam Gereja Katolik Roma.

    Konklaf 2025

    pemilihan pengganti Paus Fransiskus pada tahun 2025

    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026