Deogracias Soriano Iñiguez Jr. adalah seorang prelatus Katolik Filipina yang menjabat sebagai Uskup Kalookan pertama dari 2003 sampai 2013.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Deogracias Iñiguez, Jr. | |
|---|---|
| Uskup Emeritus Kalookan | |
Iñiguez pada 2025 | |
| Gereja | Gereja Katolik |
Provinsi gerejawi | Manila |
| Takhta | Kalookan (emeritus) |
| Penunjukan | 28 Juni 2003 |
Awal masa jabatan | 22 Agustus 2003 |
Masa jabatan berakhir | 25 Januari 2013 |
| Pendahulu | Keuskupan didirikan |
| Penerus | Pablo Virgilio David |
| Imamat | |
Tahbisan imam | 23 Desember 1963 |
Tahbisan uskup | 22 Agustus 1985 oleh Bruno Torpigliani |
| Informasi pribadi | |
| Nama lahir | Deogracias Soriano Iñiguez, Jr. |
| Lahir | 10 Desember 1940 Cotabato, Cotabato, Persemakmuran Filipina |
| Kewarganegaraan | Filipina |
Jabatan sebelumnya |
|
| Almamater | |
| Semboyan | Totius servus Christicode: la is deprecated (Latin untuk 'Hamba seluruh Kristus') |
| Lambang | |
Deogracias Soriano Iñiguez Jr. (lahir 10 Desember 1940) adalah seorang prelatus Katolik Filipina yang menjabat sebagai Uskup Kalookan pertama dari 2003 sampai 2013.
Deogracias Soriano Iñiguez Jr. lahir pada 10 Desember 1940, di Kota Cotabato. Ia belajar teologi di Seminari San Carlos dan lulus dari Universitas Santo Tomas dengan gelar Sarjana Pendidikan.[1]
Ia ditahbiskan menjadi imam untuk Keuskupan Malolos pada 23 Desember 1963.[1] Setelah penahbisan, ia menjabat sebagai profesor di Seminari Perawan Tak Bernoda, sebuah jabatan yang ia emban sampai pelantikan episkopalnya pada 1985. Pada 1970, ia menjadi kanselir keuskupan. Dari 1971 sampai 1972, ia menjadi imam paroki Santo Markus Penginjil di Calumpit. Pada 1984, ia bertugas di Biara Nasional Bunda dari Fatima sebagai imam parokinya.[1]
Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya menjadi Uskup Auksilier Malolos pada 3 Juli 1985,[2] menempatkannya pada takhta tituler Claternae. Ia ditahbiskan oleh Bruno Torpigliani, Nunsius Apostolik untuk Filipina pada 22 Agustus.[2][3]
Pada 27 Desember 1989, ia diangkat menjadi Uskup Iba. Ia mulai menjabat pada 3 Maret 1990.[1]
Pada 28 Juni 2003, Paus Yohanes Paulus II mengeluarkan konstitusi apostolik Quoniam Quælibetcode: la is deprecated , yang mendirikan Keuskupan Kalookan.[4] Iñiguez kemudian diangkat untuk memimpin keuskupan baru tersebut.[5] Ia ditahbiskan di Katedral San Roque pada 22 Agustus 2003, dengan kehadiran Kardinal Jaime Sin, Nunsius Apostolik Antonio Franco, dan Kardinal Ricardo Vidal.[6]
Pada Juli 2011, Iñiguez, sebagai ketua komite urusan publik Konferensi Waligereja Filipina, menyerukan pemboikotan pameran yang menampilkan serangkaian seni instalasi karya seniman Mideo Cruz, yang, menurut Iñiguez, bersifat sakrilegi.[7]
Paus Benediktus XVI menerima pengunduran dirinya pada 25 Januari 2013, dalam usia 72 tahun — tiag tahun di bawah usia pensiun wajib 75 tahun.[8] Kemudian, Francisco Mendoza de Leon, Uskup Auksilier Antipolo, diangkat menjadi administrator apostolik keuskupan tersebut. Setelah dua tahun kelowongan, pada 14 Oktober 2015, Paus Fransiskus mengangkat Pablo Virgilio David, Uskup Auksilier San Fernando, untuk menggantikan Iñiguez.[9]
| Jabatan Gereja Katolik | ||
|---|---|---|
| Diocese baru | Uskup Kalookan 22 Agustus 2003 – 25 Januari 2013 |
Diteruskan oleh: Pablo Virgilio David |
| Didahului oleh: Paciano Aniceto |
Uskup Iba 3 Maret 1990 – 28 Juni 2003 |
Diteruskan oleh: Florentino Lavarias |
| Didahului oleh: Ricardo Vidal |
— TITULER — Uskup Claternae 22 Agustus 1985 – 27 Desember 1989 |
Diteruskan oleh: Antonio Racelis Rañola |