Antonio Realubin Tobias adalah seorang prelatus Katolik Filipina yang menjabat sebagai Uskup Novaliches kedua dari 2003 sampai 2019.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Antonio Tobias | |||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uskup Emeritus Novaliches | |||||||||||||||||||||
Tobias pada 2014 | |||||||||||||||||||||
| Gereja | Gereja Katolik Roma | ||||||||||||||||||||
Provinsi gerejawi | Manila | ||||||||||||||||||||
| Takhta | Novaliches | ||||||||||||||||||||
| Penunjukan | 25 November 2003 | ||||||||||||||||||||
Awal masa jabatan | 26 Januari 2004 | ||||||||||||||||||||
| Pensiun | 6 Juni 2019 | ||||||||||||||||||||
| Pendahulu | Teodoro Bacani Jr. | ||||||||||||||||||||
| Penerus | Roberto Gaa | ||||||||||||||||||||
| Imamat | |||||||||||||||||||||
Tahbisan imam | 21 Desember 1965 oleh Rufino Santos | ||||||||||||||||||||
Tahbisan uskup | 25 Januari 1983 oleh Bruno Torpigliani | ||||||||||||||||||||
| Informasi pribadi | |||||||||||||||||||||
| Nama lahir | Antonio Realubin Tobias | ||||||||||||||||||||
| Lahir | 13 Juni 1941 Laoag, Ilocos Norte, Persemakmuran Filipina | ||||||||||||||||||||
| Kewarganegaraan | Filipina | ||||||||||||||||||||
Jabatan sebelumnya |
| ||||||||||||||||||||
| Almamater | |||||||||||||||||||||
| Semboyan | Adveniat regnum Tuumcode: la is deprecated ('Datanglah Kerajaan-Mu', Matius 6:10) | ||||||||||||||||||||
| Lambang | |||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||
Antonio Realubin Tobias (lahir 13 Juni 1941) adalah seorang prelatus Katolik Filipina yang menjabat sebagai Uskup Novaliches kedua dari 2003 sampai 2019.
Antonio Realubin Tobias lahir pada 13 Juni 1941, di Laoag,[1] Ilocos Norte, Persemakmurna Filipina, dari pasangan Norberto F. Tobias dan Trinidad L. Realubin.[2] Setelah merampungkan pendidikan di Seminari Minor Bunda dari Guadalupe, ia belajar di Seminari San Carlos, tempat ia menerima gelar sarjana dalam bidang filsafat. Ia juga mempalajri teologi di seminari yang sama.[2] pada 1968, ia menerima Lisensiat Hukum Kanon, magna cum laude,[3] di Universitas Santo Tomas.[2]
Tobias menerima penahbisan imamat oleh Kardinal Rufino Santos pada 21 Desember 1965, di Katedral Manila. Pada 1966, ia diangkat menjadi asisten imam Paroki San Juan Nepomuceno di Pasay sampai 1970. Ia juga menjadi bagian dari Mahkamah Matrimonial Metropolitan Seminari San Carlos sampai 1983. Dari 1970 sampai 1982, ia menjadi pembina seminari di Seminari Minor Bunda dari Guadalupe, Makati.[2]
Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya menjadi Uskup Auksilier Zamboanga pada 3 November 1982, dan menerima penahbisan episkopal pada 25 Januari 1983, di Katedral Manila. Pada 14 September 1984, ia diangkat menjadi Uskup Pagadian. Pada 28 Mei 1993, ia diangkat menjadi Uskup San Fernando de La Union.[4]
Setelah sebuah skandal yang melibatkan uskup pertama dari Keuskupan Novaliches yang baru didirikan, Teodoro Bacani Jr., Paus Yohanes Paulus II mengangkat Tobias sebagai administrator apostolik sede plena pada 21 Juni 2003.[5] Kemudian, Yohanes Paulus II mengangkat Tobias pada 25 November untuk menggantikan Bacani.[6] Ia ditugaskan secara kanonis di Katedral Gembala Baik oleh Uskup Agung Manila, Kardinal Gaudencio Rosales, pada 26 Januari 2004.[3]
Dalam menanggapi perang narkoba Presiden Rodrigo Duterte, Tobias dan keuskupannya membuka pusat rehabilitas narkoba pada September 2016. Tindakan tersebut ditujukan untuk mengurangi jumlah korban yang disebabkan oleh perang narkoba.[7]
Paus Fransiskus menerima pengunduran dirinya pada 6 Juni 2019, dan mengangkat Roberto Gaa menjadi penerusnya.[8] Tobias menjabat sebagai administrator apostolik sampai pelantikan Gaa pada 24 Agustus 2019.[9]
Pada 2005, Tobias meminta maat kepada mantan Presiden Joseph Estrada atas peran Gereja Katolik dalam Revolusi EDSA Kedua yang berujung pada pelengserannya.[10] Konferensi Waligereja Filipina, melalui presidennya Angel Lagdameo, mengklarifikasikan bahwa permintaan maaf Tobias merupakan wacana pribadinya, dan bukan pendirian resmi Gereja.[11] Uskup Kalookan, Deogracias Iñiguez, menggemakan sentimen terhadap Lagdameo, namun berkata bahwa permintaan maaf Tobias "tidak dibutuhkan".[12]
Pada November 2007, Tobias, bersama dengan uskup-uskup Iniguez dan Julio Xavier Labayen, memimpin pawai doa di Plaza Miranda untuk menyerukan pengunduran diri Presiden saat itu Gloria Macapagal Arroyo.[13]
| Jabatan Gereja Katolik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Victor João Herman José Tielbeek |
— TITULER — Uskup Tipasa in Numidia 25 Januari 1983 – 14 September 1984 |
Diteruskan oleh: Sérgio Arthur Braschi |
| Didahului oleh: Jesus Tuquib |
Uskup Pagadian 14 September 1984 – 28 Mei 1993 |
Diteruskan oleh: Zacharias Jimenez |
| Didahului oleh: Salvador Lazo Lazo |
Uskup San Fernando de La Union 28 Mei 1993 – 25 November 2003 |
Diteruskan oleh: Artemio Lomboy Rillera SVD |
| Didahului oleh: Teodoro Bacani Jr. |
Uskup Novaliches 26 Januari 2004 – 6 Juni 2019 |
Diteruskan oleh: Roberto Gaa |