Daniel Oca Presto adalah seorang uskup Gereja Katolik Roma Filipina, yang diangkat menjadi uskup Keuskupan San Fernando de La Union pada 2018. Sebelum pelantikan episkopalnya, ia menjabat sebagai vikaris jenderal dan administrator Keuskupan Iba.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

The Most Reverend Daniel Oca Presto D.D. | |
|---|---|
| Uskup San Fernando de La Union | |
Provinsi gerejawi | Lingayen-Dagupan |
| Takhta | San Fernando de La Union |
| Penunjukan | 9 Mei 2018 |
Awal masa jabatan | 2 Agustus 2018 |
| Pendahulu | Rodolfo Fontiveros Beltran |
| Imamat | |
Tahbisan imam | 1 Desember 1990 oleh Deogracias Iñiguez, Jr. |
Tahbisan uskup | 30 Juli 2018 oleh Florentino Lavarias |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 7 April 1963 Mangaldan, Pangasinan, Filipina |
| Kewarganegaraan | Filipina |
Jabatan sebelumnya | Vikaris Jenderal Keuskupan Iba (2014–2018) |
| Semboyan | "Confido In Misericordia Dei" (Aku Percaya dalam Rahmat Allah)[1] |
| Lambang | |
Daniel Oca Presto (lahir 7 April 1963) adalah seorang uskup Gereja Katolik Roma Filipina, yang diangkat menjadi uskup Keuskupan San Fernando de La Union pada 2018.[2] Sebelum pelantikan episkopalnya, ia menjabat sebagai vikaris jenderal dan administrator Keuskupan Iba.[3][4]
Presto lahir pada 7 April 1963, di Mangaldan, Pangasinan, Filipina. Ia menjalani pembinaan seminari dan kajian teologi di Seminari San Carlos, Makati. Ia menerima gelar magister dalam bidang pendidikan di Universitas De La Salle Manila.[2][4][5]
ia ditahbiskan menjadi imam untuk Keuskupan Iba pada 1 Desember 1990.[6] Setelah penahbisan, ia menjabat sebagai Vikaris Paroki Santa Rita di Kota Olongapo dan Paroki Santo Mikael di Santa Cruz, Zambales dari 1991 sampai 1992. Ia kemudian menjadi Presiden Sekolah Kolese Columban di Kota Olongapo dari 1993 sampai 2005.[7] Antara 2005 dan 2012, ia menjabat sebagai direktur Sekolah Santo Agustinus Iba, presiden Kolese Peringatan Magsaysay San Narciso dan Vikaris Forane Vikariat Santo Yosef.[2][5]
Dari 2012 sampai 2018, ia menjadi Imam Paroki di San Antonio, Zambales, dan anggota dewan prebisteral dan berbagai komisi diosesan. Pada 2014, ia diangkat menjadi Administrator Keuskupan Iba setelah Uskup Florentino Lavarias diangkat menjadi Uskup Agung San Fernando.[2][4][5][6]
Pada 9 Mei 2018, Paus Fransiskus mengangkat Presto menjadi uskup San Fernando de La Union, menggantikan uskup Rodolfo Fontiveros Beltran.[2][3][4] ia resmi dilantik di Katedral Santo William sang Eremit pada 2 Agustus 2018.[6]
Dalam Konferensi Waligereja Filipina, Presto menjabat sebagai ketua Komisi Katekesis dan Pendidikan Katolik sejak 2023.[8][9]
Uskup Presto aktif terlibat dalam advokasi lingkungan hidup, sangat menentang pembangunan pembangkit listrik tenaga batubara di La Union, bersekutu dengan pendirian Gereja terhadap keadilan iklim dan perlindungan lingkungan hidup.[10]
Ia menjadi advokat vokal untuk hak nelayan, bergabung dengan uskup lain dalam rangka membuuk pemerintah Filipina untuk melindungi nyawa nelayan Filipina di tengah sengketa maritim di wilayah Laut Tiongkok Selatan yang dikenal di Filipina sebagai Laut Filipina Barat.[10][11][12]
Pada 2024, ia memperjuangkan penahbisan kanonikal terhadap citra Bunda dari Karitas di Agoo, La Union, sebuah dekrit yang diberikan oleh Paus Fransiskus.[13]
| Jabatan Gereja Katolik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Rodolfo Fontiveros Beltran |
Uskup San Fernando de La Union 2018–kini |
Petahana |