Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiDenning (kawah Mars)
Artikel Wikipedia

Denning (kawah Mars)

Kawah Denning adalah kawah tumbukan berukuran besar berumur Noachian yang terletak di wilayah barat daya Terra Sabaea di dataran tinggi selatan Mars, dalam kuadran Sinus Sabaeus. Kawah ini berada di barat laut cekungan tumbukan Hellas, pada batas terluar selimut ejekta Hellas. Diameter kawah sekitar 165 kilometer dan pembentukannya kemungkinan terjadi selama Peristiwa Pembombardiran Berat Akhir, yaitu periode tumbukan bolide intensif pada masa awal Tata Surya. Pada periode Hesperian, proses aeolian menyebabkan degradasi pada fitur tepi kawah serta pengisian lantai kawah, sehingga elevasinya kini hampir sama dengan dataran di sekitarnya. Seperti kawah-kawah besar lain di kawasan ini, fitur tererosi angin ditemukan secara sporadis di lantai cekungan. Punggungan berkerut dengan beragam orientasi di dalam dan sekitar cekungan Denning dikaitkan dengan peristiwa tektonik regional, termasuk pembentukan cekungan Hellas. Kawah ini dinamai untuk menghormati astronom Inggris William Frederick Denning.

Wikipedia article
Diperbarui 7 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Denning (kawah Mars)
Kawah Denning (Mars)
Peta Kawah Denning. Bagian atas menunjukkan arah utara.
PlanetMars
KawasanKuadran Sinus Sabaeus
Terra Sabaea
dataran tinggi di sekitar Hellas Planitia
Diameter165 km
EponimWilliam Frederick Denning

Kawah Denning adalah kawah tumbukan berukuran besar berumur Noachian yang terletak di wilayah barat daya Terra Sabaea di dataran tinggi selatan Mars, dalam kuadran Sinus Sabaeus. Kawah ini berada di barat laut cekungan tumbukan Hellas (Hellas planitia), pada batas terluar selimut ejekta Hellas. Diameter kawah sekitar 165 kilometer dan pembentukannya kemungkinan terjadi selama Peristiwa Pembombardiran Berat Akhir, yaitu periode tumbukan bolide intensif pada masa awal Tata Surya. Pada periode Hesperian, proses aeolian menyebabkan degradasi pada fitur tepi kawah serta pengisian lantai kawah, sehingga elevasinya kini hampir sama dengan dataran di sekitarnya. Seperti kawah-kawah besar lain di kawasan ini, fitur tererosi angin ditemukan secara sporadis di lantai cekungan. Punggungan berkerut dengan beragam orientasi di dalam dan sekitar cekungan Denning dikaitkan dengan peristiwa tektonik regional, termasuk pembentukan cekungan Hellas. Kawah ini dinamai untuk menghormati astronom Inggris William Frederick Denning.

Lokasi

Kawah Denning berada di kuadran Sinus Sabaeus pada koordinat 17,7° lintang selatan dan 326,6° bujur barat. Dalam kuadran yang sama juga terdapat Kawah Schiaparelli di barat laut, Kawah Dawes di timur laut, serta Kawah Flaugergues di barat Denning. Kawah ini terletak di barat laut Hellas Planitia, pada batas terluar selimut ejektanya. Penamaan resmi Kawah Denning ditetapkan oleh oleh Persatuan Astronomi Internasional (IAU) pada tahun 1973 untuk mengenang William F. Denning (1848–1931).[1][2]

Geologi

Peta kuadran Sinus Sabaeus yang diberi label fitur-fitur utama. Persegi panjang berwarna menunjukkan jejak citra Mars Global Surveyor. Hellas Planitia berada di luar batas kuadran di sisi tenggara. Bagian atas menunjukkan arah utara.

Kawah Denning merupakan bagian dari deretan kawah besar yang terbentuk di dataran tinggi selatan Mars selama Peristiwa Pembombardiran Berat Akhir, antara 4,1 hingga 3,8 miliar tahun lalu, yang bertepatan dengan periode Noachian. Kawah ini berdiameter sekitar 165 kilometer. Setelah terbentuk, tepian kawah mengalami pelapukan dan transportasi sedimen selama periode Hesperian sehingga mengalami degradasi dan cekungannya terisi kembali. Di Denning dan kawah-kawah lain di Terra Sabaea, material lantai kawah kemudian mengalami deflasi eolian yang menghasilkan permukaan bukit-bukit kecil tak beraturan serta membuka paparan stratigrafi cekungan pada skala regional. Lembah-lembah yang terbentuk oleh proses ini memiliki ciri geomorfologi yang berbeda dari bentuk lahan hasil aktivitas fluvial.[3]

Kawah Denning berada pada batas terluar wilayah lahan berbukit dan berlubang di sekitar Hellas yang diinterpretasikan sebagai sisa selimut ejekta Hellas yang telah mengalami pembentukan ulang. Unit geologi ini menutupi unit dataran dengan kerapatan kawah sedang yang tersebar di sebagian besar Terra Sabaea dan dinilai tersusun atas material eolian yang mengisi area rendah di batuan dasar. Sejak pembentukannya, tujuh kawah besar telah menimpa fitur asli Denning, dan lima di antaranya kemudian juga tertimpa oleh dua tumbukan yang lebih muda.[4] Sebagian besar cekungan Denning didominasi oleh punggungan kerut dengan tiga orientasi berbeda.[5][6] Salah satu kelompok punggungan tersebut merupakan bagian dari sistem regional yang bersifat konsentris terhadap cekungan Hellas. Aliran astenosfer menuju Hellas sebagai respon terhadap tumbukan besar tersebut menyebabkan terbentuknya sesar-sesar ekstensional berupa graben. Lava yang muncul dari sesar ini kemudian membentuk endapan vulkanik melengkung yang akhirnya berkembang menjadi punggungan ketika batuan di sekitarnya mengalami pelapukan.[3]

Seperti halnya kawah besar zaman Noachian lainnya di Terra Sabaea, Kawah Denning menunjukkan bukti degradasi tepi kawah. Selimut ejektanya telah mengalami pembentukan ulang dengan skala luas, sedangkan lantai kawah tampak rata dan halus tanpa adanya puncak pusat yang tampak dilihat dari hasil perekaman instrumen THEMIS milik Mars Reconnaissance Orbiter.[3]

Sejarah observasi

Wilayah sekitar Kawah Denning pertama kali dipetakan menggunakan data orbit pada tahun 1980 dalam program yang dipimpin Pusat Astrobiologi Survei Geologi Amerika Serikat.[4] Peta regional yang lebih rinci diterbitkan oleh Ronald Greeley dan John Guest pada tahun 1987,[5] peta geologi global diterbitkan oleh Kenneth Tanaka dan tim pada tahun 2014.[7]

Sebuah studi tahun 1981 oleh Jet Propulsion Laboratory menganalisis tren morfologi berbagai kawah besar di Mars dan mencatat bahwa lantai Kawah Denning berada pada elevasi hampir sama dengan medan sekitarnya. Di antara kawah-kawah yang diteliti, Denning menunjukkan perbedaan elevasi yang paling kecil antara lantai kawah dan dataran di sekitarnya.[8]

Pada pertengahan 1980-an, beberapa peneliti menafsirkan punggungan kerut konsentris di cekungan Denning sebagai bukti aliran lava ber-viskositas rendah yang terkait dengan sesar ekstensional berskala besar pada litosfer Mars yang bertepatan dengan pembentukan Hellas. Sifat vulkanik endapan di sekitar punggungan tersebut kemudian dikonfirmasi melalui data spektroskopi.[3] Pada tahun 1992, penelitian oleh ilmuwan Finlandia mengidentifikasi punggungan kerut berarah utara yang memotong Kawah Denning dan dataran antar kawah di sekitarnya. Fitur ini konsisten dengan punggungan kerut berarah sama di Kawah Schiaparelli dan Kawah Flaugergues, menunjukkan adanya peristiwa regional lain di Terra Sabaea yang turut membentuk pola struktur tersebut.[6]

Pada tahun 2007, penelitian menggunakan data THEMIS melaporkan survei global sistematis terhadap kipas aluvial dalam kawah-kawah Mars. Meskipun sejumlah besar kipas besar diidentifikasi di Terra Sabaea, tidak ditemukan bentuk lahan fluvial subaerial di Kawah Denning.[9] Pada tahun 2018, sebuah penelitian baru menggambarkan sifat material lantai kawah yang tererosi angin di seluruh Terra Sabaea, termasuk di Kawah Denning.[3]

Galeri

Peta topografi dibuat menggunakan teknologi Mars Orbiter Laser Altimeter (MOLA) pada wahana antariksa Mars Global Surveyor. Gambar merupakan tangkapan layar dari situs web RedMapper dan menunjukkan wilayah pusat kawah Denning.

Referensi

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Denning (Martian crater).
  1. ↑ Blue, Jennifer. "Dawes". Gazetteer of Planetary Nomenclature. USGS Astrogeology Research Program.
  2. ↑ "MARS – Denning". planetarynames.wr.usgs.gov. Diakses tanggal 2025-12-04.
  3. 1 2 3 4 5 Rossman, Irwin P.; Wray, James J.; Mest, Scott C.; Maxwell, Ted A. (2018). "Wind-Eroded Crater Floors and Intercrater Plains, Terra Sabaea, Mars". Journal of Geophysical Research: Planets. 123 (2): 445–467. Bibcode:2018JGRE..123..445I. doi:10.1002/2017JE005270.
  4. 1 2 (Map). IMAP (dalam bahasa Inggris). United States Geological Survey. 1980.
  5. 1 2 (Map) (dalam bahasa Inggris). 1987.
  6. 1 2 Raitala, J; Kauhanen, K (1992). "Ridge Systems Related to Martian Impact Craters". Earth, Moon, and Planets. 58 (1): 65–78. Bibcode:1992EM&P...58...65R. doi:10.1007/BF00058074.
  7. ↑ (Map) (dalam bahasa Inggris). 2014.
  8. ↑ Roth, LE; Downs, GS; Saunders, PS; Schubert, G (1981). "Radar Altimetry of the Large Martian Craters". Proceedings of the Lunar and Planetary Science Conference XII: 906–907. Bibcode:1981LPI....12..906R.
  9. ↑ Kraal, ER; Asphaug, E; Moore, JM; Howard, A; Bredt, A (2008). "Catalogue of large alluvial fans in Martian impact craters". Icarus. 194 (1): 101–110. Bibcode:2008Icar..194..101K. doi:10.1016/j.icarus.2007.09.028.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lokasi
  2. Geologi
  3. Sejarah observasi
  4. Galeri
  5. Referensi

Artikel Terkait

Daftar kawah di Mars

artikel daftar Wikimedia

Kuadran Sinus Sabaeus

akan terbentuk hampir bersamaan. Citra Kawah Denning menunjukkan contoh kelompok kawah sekunder.Secara umum, kawah tumbukan memiliki pinggiran yang menonjol

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026