Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiTerra Sabaea
Artikel Wikipedia

Terra Sabaea

Terra Sabaea adalah wilayah daratan luas di Mars yang terletak pada koordinat 2° LU dan 42° BT. Wilayah ini membentang sejauh 4.700 kilometer. Nama Terra Sabaea diberikan pada tahun 1979 berdasarkan fitur albedo klasik yang telah lama diamati pada permukaan planet tersebut. Secara geografis, wilayah ini mencakup bagian dari lima kuadran di Mars, yaitu Arabia, Syrtis Major, Iapygia, Ismenius Lacus, dan Sinus Sabaeus.

Wikipedia article
Diperbarui 17 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Terra Sabaea adalah wilayah daratan luas di Mars yang terletak pada koordinat 2° LU dan 42° BT. Wilayah ini membentang sejauh 4.700 kilometer (2.900 mil) . Nama Terra Sabaea diberikan pada tahun 1979 berdasarkan fitur albedo klasik yang telah lama diamati pada permukaan planet tersebut. Secara geografis, wilayah ini mencakup bagian dari lima kuadran di Mars, yaitu Arabia, Syrtis Major, Iapygia, Ismenius Lacus, dan Sinus Sabaeus.[1]

Gletser

Permukaan Terra Sabaea memperlihatkan sejumlah bentang alam yang menyerupai gletser di Bumi, terutama yang tampak mengalir keluar dari lembah pegunungan. Beberapa di antaranya memiliki bentuk cekung yang mirip dengan gletser yang telah kehilangan sebagian besar massanya, menyisakan morena atau timbunan puing dan sedimen yang dahulu dibawa oleh aliran es.[2] Struktur-struktur ini dikenal sebagai glacier-like forms (GLF) atau glacier-like flows (GLF).[3] Istilah glacier-like forms digunakan karena belum ada bukti bahwa struktur tersebut masih mengalami pergerakan aktif. Dalam literatur ilmiah, istilah yang lebih umum digunakan adalah viscous flow features (VFF).[4]

Fitur permukaan lain yang dianggap berhubungan dengan aktivitas es meliputi Medan terfragmentasi,[5] lineated valley fill,[6][7] concentric crater fill,[2][8] dan arcuate ridges.[9] Selain itu, berbagai tekstur permukaan di wilayah lintang menengah dan daerah kutub Mars juga dihubungkan dengan proses sublimasi es glasial.[8][10] Beberapa citra beresolusi tinggi menunjukkan keberadaan struktur yang diduga merupakan gletser, sebagian mungkin masih mengandung es, sementara sebagian lainnya telah kehilangan sebagian besar esnya. Karena es dapat tertimbun hanya beberapa meter di bawah lapisan material permukaan, wilayah-wilayah ini berpotensi menjadi sumber air bagi kegiatan eksplorasi atau pemukiman manusia di masa depan.

Bukit Pasir

Fenomena bukit pasir di Terra Sabaea terbentuk akibat proses aeolian, yaitu interaksi antara angin dan material berpasir di permukaan. Bukit pasir yang umum ditemukan di wilayah ini berbentuk barchan, yang terbentuk ketika terdapat pasokan pasir yang cukup dan angin berhembus dari arah yang relatif konstan. Bukit pasir barchan memiliki lereng landai pada sisi yang menghadap angin dan lereng curam pada sisi terlindung, dengan tonjolan berbentuk tanduk di ujungnya.[11]

Observasi terhadap bukit pasir di Mars memberikan informasi penting mengenai arah dan kekuatan angin di planet tersebut. Pengamatan berulang dari citra satelit memungkinkan identifikasi perubahan bentuk bukit pasir maupun gelombang mikro di permukaannya. Bukit pasir di Mars umumnya berwarna gelap karena tersusun atas pasir basaltik, yaitu hasil pelapukan batuan vulkanik yang kaya mineral olivin dan piroksen. Dalam kondisi kering ekstrem di Mars, mineral-mineral ini tidak mengalami pelapukan kimiawi sebagaimana di Bumi. Fenomena serupa dapat ditemukan pada pasir berwarna gelap di Hawaii, yang juga merupakan wilayah vulkanik. Istilah barchan berasal dari bahasa Rusia, karena bentuk bukit pasir ini pertama kali dideskripsikan di kawasan gurun Turkistan.[12]

Sebagian besar angin di Mars dipengaruhi oleh proses sublimasi karbon dioksida padat (es kering) di wilayah kutub selama musim semi. Ketika suhu meningkat, es kering tersebut berubah langsung menjadi gas, menghasilkan aliran udara berkecepatan tinggi. Setiap tahun Mars, sekitar 30% karbon dioksida atmosfer membeku dan menutupi kutub yang mengalami musim dingin, menghasilkan potensi terbentuknya angin kuat di seluruh planet, termasuk di Terra Sabaea.[13] Beberapa area di Terra Sabaea memperlihatkan pola bukit pasir yang khas, terlihat dalam berbagai citra permukaan yang dikirimkan oleh wahana pengorbit Mars.

Referensi

  1. ↑ "MARS – Terra Sabaea". planetarynames.wr.usgs.gov. Diakses tanggal 2025-11-17.
  2. 1 2 Milliken, R. E.; Mustard, J. F.; Goldsby, D. L. (2003-06). "Viscous flow features on the surface of Mars: Observations from high‐resolution Mars Orbiter Camera (MOC) images". Journal of Geophysical Research: Planets (dalam bahasa Inggris). 108 (E6). doi:10.1029/2002JE002005. ISSN 0148-0227.
  3. ↑ Arfstrom, John; Hartmann, William K. (2005-04). "Martian flow features, moraine-like ridges, and gullies: Terrestrial analogs and interrelationships". Icarus. 174 (2): 321–335. doi:10.1016/j.icarus.2004.05.026. ISSN 0019-1035.
  4. ↑ Hubbard, Bryn; Milliken, Ralph E.; Kargel, Jeffrey S.; Limaye, Ajay; Souness, Colin (2011-01). "Geomorphological characterisation and interpretation of a mid-latitude glacier-like form: Hellas Planitia, Mars". Icarus. 211 (1): 330–346. doi:10.1016/j.icarus.2010.10.021. ISSN 0019-1035.
  5. ↑ Lucchitta, Baerbel K. (1984-02-15). "Ice and debris in the Fretted Terrain, Mars". Journal of Geophysical Research: Solid Earth. 89 (S02). doi:10.1029/jb089is02p0b409. ISSN 0148-0227.
  6. ↑ Morgan, Gareth A.; Head, James W.; Marchant, David R. (2009-07). "Lineated valley fill (LVF) and lobate debris aprons (LDA) in the Deuteronilus Mensae northern dichotomy boundary region, Mars: Constraints on the extent, age and episodicity of Amazonian glacial events". Icarus. 202 (1): 22–38. doi:10.1016/j.icarus.2009.02.017. ISSN 0019-1035.
  7. ↑ Baker, David M.H.; Head, James W.; Marchant, David R. (2010-05). "Flow patterns of lobate debris aprons and lineated valley fill north of Ismeniae Fossae, Mars: Evidence for extensive mid-latitude glaciation in the Late Amazonian". Icarus. 207 (1): 186–209. doi:10.1016/j.icarus.2009.11.017. ISSN 0019-1035.
  8. 1 2 Levy, Joseph S.; Head, James W.; Marchant, David R. (2009-08). "Concentric crater fill in Utopia Planitia: History and interaction between glacial "brain terrain" and periglacial mantle processes". Icarus. 202 (2): 462–476. doi:10.1016/j.icarus.2009.02.018. ISSN 0019-1035.
  9. ↑ Arfstrom, John; Hartmann, William K. (2005-04-01). "Martian flow features, moraine-like ridges, and gullies: Terrestrial analogs and interrelationships". Icarus. Mars Polar Science III. 174 (2): 321–335. doi:10.1016/j.icarus.2004.05.026. ISSN 0019-1035.
  10. ↑ Hubbard, Bryn; Milliken, Ralph E.; Kargel, Jeffrey S.; Limaye, Ajay; Souness, Colin (2011-01). "Geomorphological characterisation and interpretation of a mid-latitude glacier-like form: Hellas Planitia, Mars". Icarus. 211 (1): 330–346. doi:10.1016/j.icarus.2010.10.021. ISSN 0019-1035.
  11. ↑ Pye, Kenneth; Tsoar, Haim (2009). Aeolian sand and sand dunes. Berlin: Springer. ISBN 978-3-540-85910-9.
  12. ↑ "Barchan | Deserts, Formation, Migration | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-12.
  13. ↑ Mellon, Michael T.; Feldman, William C.; Prettyman, Thomas H. (2004-06-01). "The presence and stability of ground ice in the southern hemisphere of Mars". Icarus. 169 (2): 324–340. doi:10.1016/j.icarus.2003.10.022. ISSN 0019-1035.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Gletser
  2. Bukit Pasir
  3. Referensi

Artikel Terkait

Denning (kawah Mars)

berukuran besar berumur Noachian yang terletak di wilayah barat daya Terra Sabaea di dataran tinggi selatan Mars, dalam kuadran Sinus Sabaeus. Kawah ini

Kuadran Iapygia

lintang selatan di Mars. Wilayah ini mencakup sebagian Tyrrhena Terra dan Terra Sabaea. Fitur permukaan utama dalam kuadran ini mencakup Kawah Huygens

Kuadran Sinus Sabaeus

mencakup sebagian dari daerah-daerah kuno penuh kawah di Noachis Terra dan Terra Sabaea. Nama Sinus Sabaeus berasal dari sebuah fitur albedo klasik yang

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026