Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Medan terfragmentasi

Medan terfragmentasi dikenal juga dengan Fretted terrain merupakan jenis kenampakan permukaan yang umum dijumpai di wilayah tertentu di Mars dan pertama kali diidentifikasi melalui citra wahana antariksa Mariner 9. Ciri khasnya terletak pada posisinya di antara dua tipe wilayah permukaan Mars yang berbeda. Permukaan planet tersebut terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu dataran rendah muda yang relatif halus dan tidak banyak kawah di belahan utara, serta dataran tinggi tua yang dipenuhi kawah di belahan selatan dan sebagian kecil utara. Di antara kedua zona ini terdapat wilayah yang disebut dikotomi Mars, di mana sebagian areanya menampilkan fretted terrain atau medan terfragmentasi, suatu bentang alam yang terdiri atas tebing curam, mesa, busut, serta lembah lurus maupun berliku. Wilayah ini memperlihatkan kombinasi dataran rendah yang halus dengan dinding curam setinggi 1–2 km, serta saluran dengan dasar lebar dan datar.

Wikipedia article
Diperbarui 17 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Medan terfragmentasi dikenal juga dengan Fretted terrain merupakan jenis kenampakan permukaan yang umum dijumpai di wilayah tertentu di Mars dan pertama kali diidentifikasi melalui citra wahana antariksa Mariner 9. Ciri khasnya terletak pada posisinya di antara dua tipe wilayah permukaan Mars yang berbeda. Permukaan planet tersebut terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu dataran rendah muda yang relatif halus dan tidak banyak kawah di belahan utara, serta dataran tinggi tua yang dipenuhi kawah di belahan selatan dan sebagian kecil utara. Di antara kedua zona ini terdapat wilayah yang disebut dikotomi Mars, di mana sebagian areanya menampilkan fretted terrain atau medan terfragmentasi, suatu bentang alam yang terdiri atas tebing curam, mesa, busut, serta lembah lurus maupun berliku. Wilayah ini memperlihatkan kombinasi dataran rendah yang halus dengan dinding curam setinggi 1–2 km, serta saluran dengan dasar lebar dan datar.[1][2]

Fretted terrain banyak ditemukan di Arabia Terra, khususnya pada kuadran Ismenius Lacus di antara garis lintang 30°LU–50°LU dan bujur 270°BT–360°BT, serta di Aeolis Mensae pada kisaran 10°LU–10°LS dan 240°BT–210°BT.[3][4] Dua contoh utama wilayah ini ialah Deuteronilus Mensae dan Protonilus Mensae. Di Arabia Terra, fretted terrain menunjukkan transisi dari lembah sempit yang lurus menuju mesa-mesa terisolasi yang dikelilingi oleh formasi seperti circum-mesa aprons, debris aprons, rock glaciers, dan lobate debris aprons.[5][6] Pada awalnya, formasi tersebut dianggap mirip dengan gletser batuan di Bumi. Namun, hasil pengamatan radar dari wahana Mars Reconnaissance Orbiter kemudian membuktikan bahwa struktur ini tersusun atas es air murni yang tertutup lapisan tipis batuan yang berfungsi sebagai isolator.[7][8][9][10][10]

Selain gletser yang tertutup batu di sekitar mesa, wilayah ini juga memiliki lembah bertebing curam dengan permukaan beralur yang disebut lineated valley fill. Citra Viking Orbiters menunjukkan bahwa lembah tersebut menyerupai gletser pegunungan di Bumi, dan kini diyakini bahwa pola alur di lembah tersebut terbentuk akibat aliran es glasial.[11][12]

Fretted terrain di Aeolis Mensae memiliki kemiripan dengan yang terdapat di Arabia Terra, tetapi tidak menampilkan keberadaan debris aprons maupun lineated valley fill. Sebagian wilayah fretted terrain di Aeolis Mensae dikelilingi oleh Formasi Medusae Fossae, yaitu lapisan batuan sedimen yang rapuh dan berstruktur berlapis, tersusun dari material vulkanik atau debu halus yang mudah tererosi. Permukaan formasi ini banyak ditutupi oleh yardang, yakni bentukan memanjang hasil erosi angin yang khas di permukaan Mars.[3]

Asal-usul material pembentuk dataran tinggi fretted terrain belum sepenuhnya dipahami.[13][14] Material tersebut umumnya berbutir halus dan hampir tidak mengandung bongkahan besar, berbeda dengan sebagian besar permukaan Mars yang tersusun atas basal bertekstur kasar. Ketika lapisan dataran tinggi ini tererosi, partikel halus yang dihasilkan mudah terbawa angin, sehingga laju erosi di wilayah ini lebih cepat dibandingkan area lain di Mars.[3] Penelitian yang dipresentasikan pada Lunar and Planetary Science Conference tahun 2018 di Texas menunjukkan bahwa proses erosi yang membentuk fretted terrain kemungkinan juga dipengaruhi oleh pergerakan air di bawah permukaan.[15]

Referensi

  1. ↑ Sharp, Robert P. (1973-07-10). "Mars: Fretted and chaotic terrains". Journal of Geophysical Research. 78 (20): 4073–4083. doi:10.1029/jb078i020p04073. ISSN 0148-0227.
  2. ↑ Kieffer, Hugh H. (1992-10). Mars: Maps (dalam bahasa Inggris). University of Arizona Press. ISBN 978-0-8165-1257-7.
  3. 1 2 3 Irwin III, Rossman P.; Watters, Thomas R.; Howard, Alan D.; Zimbelman, James R. (2004). "Sedimentary resurfacing and fretted terrain development along the crustal dichotomy boundary, Aeolis Mensae, Mars". Journal of Geophysical Research: Planets (dalam bahasa Inggris). 109 (E9). doi:10.1029/2004JE002248. ISSN 2156-2202.
  4. ↑ "Mars Fretted Terrain: Lineated Valley Fill - NASA Science" (dalam bahasa American English). 2000-09-18. Diakses tanggal 2025-11-09.
  5. ↑ Carr, Michael H. (2001-10). "Mars Global Surveyor observations of Martian fretted terrain". Journal of Geophysical Research: Planets. 106 (E10): 23571–23593. doi:10.1029/2000je001316. ISSN 0148-0227.
  6. ↑ Carr, M. H. (2006). The surface of Mars. Cambridge planetary science series. Cambridge ; New York: Cambridge University Press. ISBN 978-0-521-87201-0.
  7. ↑ Plaut, Jeffrey J.; Safaeinili, Ali; Holt, John W.; Phillips, Roger J.; Head III, James W.; Seu, Roberto; Putzig, Nathaniel E.; Frigeri, Alessandro (2009). "Radar evidence for ice in lobate debris aprons in the mid-northern latitudes of Mars". Geophysical Research Letters (dalam bahasa Inggris). 36 (2). doi:10.1029/2008GL036379. ISSN 1944-8007.
  8. ↑ Head, J. W.; Neukum, G.; Jaumann, R.; Hiesinger, H.; Hauber, E.; Carr, M.; Masson, P.; Foing, B.; Hoffmann, H. (2005-03). "Tropical to mid-latitude snow and ice accumulation, flow and glaciation on Mars". Nature. 434 (7031): 346–351. doi:10.1038/nature03359. ISSN 0028-0836.
  9. ↑ Lewis 401-863-2476, Media contact: Richard. "Glaciers Reveal Martian Climate Has Been Recently Active". archive2.news.brown.edu (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-09. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  10. 1 2 Plaut, Jeffrey J.; Safaeinili, Ali; Holt, John W.; Phillips, Roger J.; Head, James W.; Seu, Roberto; Putzig, Nathaniel E.; Frigeri, Alessandro (2009-01). "Radar evidence for ice in lobate debris aprons in the mid‐northern latitudes of Mars". Geophysical Research Letters. 36 (2). doi:10.1029/2008gl036379. ISSN 0094-8276.
  11. ↑ Head, J. W.; Marchant, D. R.; Agnew, M. C.; Fassett, C. I.; Kreslavsky, M. A. (2006-01-31). "Extensive valley glacier deposits in the northern mid-latitudes of Mars: Evidence for Late Amazonian obliquity-driven climate change". Earth and Planetary Science Letters. 241 (3): 663–671. doi:10.1016/j.epsl.2005.11.016. ISSN 0012-821X.
  12. ↑ Head, James W.; Nahm, Amanda L.; Marchant, David R.; Neukum, Gerhard (2006). "Modification of the dichotomy boundary on Mars by Amazonian mid-latitude regional glaciation". Geophysical Research Letters (dalam bahasa Inggris). 33 (8). doi:10.1029/2005GL024360. ISSN 1944-8007.
  13. ↑ Brossier, Jeremy; Le Deit, Laetitia; Carter, John; Mangold, Nicolas; Hauber, Ernst (2021-04-01). "Reconstructing the infilling history within Robert Sharp crater, Mars: Insights from morphology and stratigraphy". Icarus. 358: 114223. doi:10.1016/j.icarus.2020.114223. ISSN 0019-1035.
  14. ↑ Brossier, Jeremy; Le Deit, Laetitia; Carter, John; Mangold, Nicolas; Hauber, Ernst (2021-04). "Reconstructing the infilling history within Robert Sharp crater, Mars: Insights from morphology and stratigraphy". Icarus. 358: 114223. doi:10.1016/j.icarus.2020.114223. ISSN 0019-1035.
  15. ↑ Liu, Yang (2018-11). "Raman, Mid-IR, and NIR spectroscopic study of calcium sulfates and mapping gypsum abundances in Columbus crater, Mars". Planetary and Space Science. 163: 35–41. doi:10.1016/j.pss.2018.04.010. ISSN 0032-0633.
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Propulsi listrik emisi medan

jenis sistem propulsi wahana antariksa listrik

Mesa (geologi)

bukit atau punggungan yang terisolasi, dengan puncak datar, yang dibatasi dari semua sisi oleh tebing curam dan berdiri dengan jelas di atas dataran sekitarnya

Ionisasi elektron

menyebabkan fluktuasi besar medan listrik di sekitar molekul netral dan menginduksi terjadinya ionisasi serta fragmentasi. Fragmentasi dalam ionisasi elektron

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026