Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiDaftar kabupaten dan kota di Jawa Barat menurut IPM tahun 2015
Artikel Wikipedia

Daftar kabupaten dan kota di Jawa Barat menurut IPM tahun 2015

Sebuah perhitungan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menggunakan metode baru dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dari tahun 2010 hingga sekarang. Berikut ini akan disajikan penjelasan, dimensi dasar, manfaat, dan metodologi perhitungan IPM, serta daftar kabupaten dan kota Jawa Barat menurut IPM tahun 2015.

Wikipedia article
Diperbarui 7 Desember 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sebuah perhitungan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menggunakan metode baru dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dari tahun 2010 hingga sekarang. Berikut ini akan disajikan penjelasan, dimensi dasar, manfaat, dan metodologi perhitungan IPM, serta daftar kabupaten dan kota Jawa Barat menurut IPM tahun 2015.

Penjelasan

Indeks Pembangunan Manusia (IPM)/Human Development Index (HDI) adalah pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup untuk semua negara seluruh dunia. IPM digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah negara adalah negara maju, negara berkembang atau negara terbelakang dan juga untuk mengukur pengaruh dari kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup.[1]

Dimensi dasar IPM[2]

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) memiliki tiga dimensi yang digunakan sebagai dasar perhitungannya:

  1. Umur panjang dan hidup sehat yang diukur dengan angka harapan hidup saat kelahiran
  2. Pengetahuan yang dihitung dari angka harapan sekolah dan angka rata-rata lama sekolah
  3. Standar hidup layak yang dihitung dari Produk Domestik Bruto/PDB (keseimbangan kemampuan berbelanja) per kapita

Manfaat IPM[2]

Menurut Badan Pusat Statisitik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) memiliki beberapa manfaat:

  • IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk)
  • IPM dapat menentukan peringkat atau level pembangunan suatu wilayah/negara
  • Bagi Indonesia, IPM merupakan data strategis karena selain sebagai ukuran kinerja Pemerintah, IPM juga digunakan sebagai salah satu alokator penentuan Dana Alokasi Umum (DAU)

Cara Menghitung Indeks Komponen[3]

Setiap komponen IPM distandardisasi dengan nilai minimum dan maksimum sebelum digunakan untuk menghitung IPM. Rumus yang digunakan sebagai berikut.

Dimensi Kesehatan

I k e s e h a t a n = A H H − A H H m i n A H H m a k s − A H H m i n {\displaystyle Ikesehatan={AHH-AHHmin \over AHHmaks-AHHmin}} {\displaystyle Ikesehatan={AHH-AHHmin \over AHHmaks-AHHmin}}

Keterangan:

I: indeks komponen

AHH: angka harapan hidup

AHHmin: angka harapan hidup terendah

AHHmaks: angka harapan hidup tertinggi

Dimensi Pendidikan

I H L S = H L S − H L S m i n H L S m a k s − H L S m i n {\displaystyle IHLS={HLS-HLSmin \over HLSmaks-HLSmin}} {\displaystyle IHLS={HLS-HLSmin \over HLSmaks-HLSmin}}

Keterangan:

I: indeks komponen

HLS: harapan lama sekolah

HLSmin: harapan lama sekolah terendah

HLSmaks: harapan lama sekolah tertinggi

I R L S = R L S − R L S m i n R L S m a k s − R L S m i n {\displaystyle IRLS={RLS-RLSmin \over RLSmaks-RLSmin}} {\displaystyle IRLS={RLS-RLSmin \over RLSmaks-RLSmin}}

Keterangan:

I: indeks komponen

RLS: rata-rata lama sekolah

RLSmin: rata-rata lama sekolah terendah

RLSmaks: rata-rata lama sekolah tertinggi

I p e n d i d i k a n = I H L S + I R L S 2 {\displaystyle Ipendidikan={IHLS+IRLS \over 2}} {\displaystyle Ipendidikan={IHLS+IRLS \over 2}}

I: indeks komponen

HLS: harapan lama sekolah

RLS: rata-rata lama sekolah

Dimensi Pengeluaran

I p e n g e l u a r a n = I n ( p e n g e l u a r a n ) − I n ( p e n g e l u a r a n m i n ) I n ( p e n g e l u a r a n m a k s ) − I n ( p e n g e l u a r a n m i n ) {\displaystyle Ipengeluaran={In(pengeluaran)-In(pengeluaranmin) \over In(pengeluaranmaks)-In(pengeluaranmin)}} {\displaystyle Ipengeluaran={In(pengeluaran)-In(pengeluaranmin) \over In(pengeluaranmaks)-In(pengeluaranmin)}}

Keterangan:

I: indeks komponen

In: indeks komponen

pengeluaranmin: pengeluaran terendah

pengeluaranmaks: pengeluaran tertinggi

Cara Menghitung Indeks Pembangunan Manusia

I P M = I k e s e h a t a n × I p e n d i d i k a n × I p e n g e l u a r a n a × 100 {\displaystyle IPM={\sqrt[{a}]{Ikesehatan\times Ipendidikan\times Ipengeluaran}}\times 100} {\displaystyle IPM={\sqrt[{a}]{Ikesehatan\times Ipendidikan\times Ipengeluaran}}\times 100}

Keterangan:

IPM: indeks pembangunan manusia

I: indeks komponen

Data[4]

Data di bawah ini merupakan data perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS).

Peringkat Lambang Kabupaten dan Kota IPM Perubahan Perbandingan dengan IPM Laporan UNDP

Tahun 2016 untuk Perkiraan IPM Tahun 2015[5]

Pembangunan manusia tinggi
1 Steady Kota Bandung 79,67 (0,796) Kenaikan 0,69 (0,006)  Belarus dan  Oman (52)
2 Steady Kota Bekasi 79,63 (0,796) Kenaikan 0,79 (0,007)  Belarus dan  Oman (52)
3 Steady Kota Depok 79,11 (0,791) Kenaikan 0,53 (0,005)  Bahama (58)
4 Steady Kota Cimahi 76,42 (0,764) Kenaikan 0,36 (0,003)  Albania (75)
5 Steady Kota Bogor 73,65 (0,736) Kenaikan 0,55 (0,005)  Fiji (91)
6 Steady Kota Cirebon 73,34 (0,733) Kenaikan 0,66 (0,006)  Mongolia dan  Saint Lucia (92)
7 Steady Kota Sukabumi 71,84 (0,718) Kenaikan 0,65 (0,006)  Libya (102)
8 Steady Kabupaten Bekasi 71,19 (0,711) Kenaikan 0,68 (0,006)  Libya (102)
9 Steady Kabupaten Bandung 70,05 (0,700) Kenaikan 0,99 (0,009)  Maladewa dan  Uzbekistan (105)
Pembangunan manusia sedang
10 Steady Kota Tasikmalaya 69,99 (0,699) Kenaikan 0,95 (0,009)  Moldova (107)
-  Indonesia 69,55 (0,695)[6] Kenaikan 0,65 (0,006)  Gabon (109)
-  Jawa Barat 69,50 (0,695) Kenaikan 0,70 (0,007)  Gabon (109)
11 Kenaikan (1) Kota Banjar 69,31 (0,693) Kenaikan 0,97 (0,009)  Paraguay (110)
12 Penurunan (1) Kabupaten Sumedang 69,29 (0,692) Kenaikan 0,53 (0,005)  Paraguay (110)
13 Steady Kabupaten Ciamis 68,02 (0,680) Kenaikan 0,38 (0,003)  El Salvador (117)
14 Kenaikan (1) Kabupaten Purwakarta 67,84 (0,678) Kenaikan 0,52 (0,005)  El Salvador (117)
15 Penurunan (1) Kabupaten Bogor 67,77 (0,677) Kenaikan 0,41 (0,004)  El Salvador (117)
16 Steady Kabupaten Karawang 67,66 (0,676) Kenaikan 0,58 (0,005)  Bolivia (118)
17 Steady Kabupaten Kuningan 67,19 (0,671) Kenaikan 0,56 (0,005)  Bolivia (118)
18 Steady Kabupaten Subang 66,52 (0,665) Kenaikan 0,72 (0,007)  Afrika Selatan (119)
19 Steady Kabupaten Cirebon 66,07 (0,660) Kenaikan 0,54 (0,005)  Kirgizstan (120)
20 Steady Kabupaten Pangandaran 65,62 (0,656) Kenaikan 0,33 (0,003)  Kirgizstan (120)
21 Steady Kabupaten Bandung Barat 65,23 (0,652) Kenaikan 0,96 (0,009)  Irak (121)
22 Steady Kabupaten Majalengka 64,75 (0,647) Kenaikan 0,68 (0,006)  Maroko (123)
23 Penurunan (1) Kabupaten Sukabumi 64,44 (0,644) Kenaikan 0,37 (0,003)  Nikaragua (124)
24 Steady Kabupaten Indramayu 64,36 (0,643) Kenaikan 0,81 (0,008)  Nikaragua (124)
25 Kenaikan (1) Kabupaten Garut 63,21 (0,632) Kenaikan 0,98 (0,009)  Tajikistan (129)
26 Penurunan (1) Kabupaten Tasikmalaya 63,17 (0,631) Kenaikan 0,38 (0,003)  Tajikistan (129)
27 Steady Kabupaten Cianjur 62,42 (0,624) Kenaikan 0,34 (0,003)  India (131)

Kesimpulan

  1. Kabupaten atau kota dengan IPM tertinggi adalah Kota Bandung dengan IPM sebesar 79,67.
  2. Kabupaten atau kota IPM terendah adalah Kabupaten Cianjur dengan IPM sebesar 62,42.
  3. Ketimpangan antara Kabupaten atau kota dengan IPM tertinggi dan provinsi dengan IPM terendah adalah 17,25.
  4. Performa terbaik diraih oleh Kabupaten Bandung dengan peningkatan IPM sebesar 0,99.
  5. Performa terburuk diraih oleh Kabupaten Pangandaran dengan peningkatan IPM sebesar 0,33.
  6. Menurut BPS, IPM Jawa Barat adalah 69,50 (0,695) dan masih menempati status sedang.

Referensi

  1. ↑ "Davies, A. and G. Quinlivan (2006), A Panel Data Analysis of the Impact of Trade on Human Development, Journal of Socioeconomics" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2008-04-13. Diakses tanggal 2017-09-01.
  2. 1 2 https://www.bps.go.id/Subjek/view/id/26 Indeks Pembangunan Manusia
  3. ↑ "Badan Pusat Statistik". www.bps.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-04-24.
  4. ↑ "Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat". jabar.bps.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-08-30.
  5. ↑ http://hdr.undp.org/sites/default/files/2016_human_development_report.pdf Human Development Report 2016 English
  6. ↑ https://www.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/1211
  • l
  • b
  • s
Indonesia Indeks Pembangunan Manusia Indonesia
Provinsi
70,18
  • 2010
  • 2011
  • 2012
  • 2013
  • 2014
  • 2015
  • 2016
  • 2017
  • 2018
  • 2019
  • 2020
  • 2021
Daerah Khusus Ibukota Jakarta Daerah Khusus
Ibukota Jakarta
79,60
  • 2011
  • 2012
  • 2013
  • 2014
  • 2015
  • 2016
Jawa Barat Jawa Barat
70,05
  • 2010
  • 2011
  • 2012
  • 2013
  • 2014
  • 2015
  • 2016
Daerah Istimewa Yogyakarta Daerah Istimewa
Yogyakarta
78,38
  • 2015
  • 2016
Jawa Timur Jawa Timur
69,74
  • 2010
  • 2011
  • 2012
  • 2013
  • 2014
  • 2015
  • 2016
Kalimantan Utara Kalimantan Utara
69,20
  • 2014
  • 2015
  • 2016
Gorontalo Gorontalo
66,29
  • 2010
  • 2011
  • 2012
  • 2013
  • 2014
  • 2015
  • 2016
Sulawesi Barat Sulawesi Barat
63,60
  • 2010
  • 2011
  • 2012
  • 2013
  • 2014
  • 2015
  • 2016

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Penjelasan
  2. Dimensi dasar IPM[2]
  3. Manfaat IPM[2]
  4. Cara Menghitung Indeks Komponen[3]
  5. Dimensi Kesehatan
  6. Dimensi Pendidikan
  7. Dimensi Pengeluaran
  8. Cara Menghitung Indeks Pembangunan Manusia
  9. Data[4]
  10. Kesimpulan
  11. Referensi

Artikel Terkait

Daftar kabupaten dan kota administrasi di Daerah Khusus Ibukota Jakarta

artikel daftar Wikimedia

Jawa Tengah

provinsi di Pulau Jawa, Indonesia

Daftar kabupaten dan kota di Jawa Barat menurut IPM tahun 2014

manfaat, dan metodologi perhitungan IPM, serta daftar kabupaten dan kota Jawa Barat menurut IPM tahun 2014. Indeks Pembangunan Manusia (IPM)/Human Development

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026