Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiDaftar kabupaten dan kota di Gorontalo menurut IPM tahun 2010
Artikel Wikipedia

Daftar kabupaten dan kota di Gorontalo menurut IPM tahun 2010

Sebuah perhitungan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menggunakan metode baru dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat dari tahun 2010 hingga sekarang. Berikut ini akan disajikan penjelasan, sejarah, dan metodologi perhitungan IPM, serta daftar kabupaten dan kota Sulawesi Barat menurut IPM tahun 2010.

Wikipedia article
Diperbarui 11 Februari 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sebuah perhitungan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menggunakan metode baru dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat dari tahun 2010 hingga sekarang. Berikut ini akan disajikan penjelasan, sejarah, dan metodologi perhitungan IPM, serta daftar kabupaten dan kota Sulawesi Barat menurut IPM tahun 2010.

Penjelasan

Indeks Pembangunan Manusia (IPM)/Human Development Index (HDI) adalah pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup untuk semua negara seluruh dunia. IPM digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah negara adalah negara maju, negara berkembang atau negara terbelakang dan juga untuk mengukur pengaruh dari kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup.[1]

Dimensi dasar IPM[2]

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) memiliki tiga dimensi yang digunakan sebagai dasar perhitungannya:

  1. Umur panjang dan hidup sehat yang diukur dengan angka harapan hidup saat kelahiran
  2. Pengetahuan yang dihitung dari angka harapan sekolah dan angka rata-rata lama sekolah
  3. Standar hidup layak yang dihitung dari Produk Domestik Bruto/PDB (keseimbangan kemampuan berbelanja) per kapita

Manfaat IPM[2]

Menurut Badan Pusat Statisitik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) memiliki beberapa manfaat:

  • IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk)
  • IPM dapat menentukan peringkat atau level pembangunan suatu wilayah/negara
  • Bagi Indonesia, IPM merupakan data strategis karena selain sebagai ukuran kinerja Pemerintah, IPM juga digunakan sebagai salah satu alokator penentuan Dana Alokasi Umum (DAU)

Cara Menghitung Indeks Komponen[2]

Setiap komponen IPM distandardisasi dengan nilai minimum dan maksimum sebelum digunakan untuk menghitung IPM. Rumus yang digunakan sebagai berikut.

Dimensi Kesehatan

I k e s e h a t a n = A H H − A H H m i n A H H m a k s − A H H m i n {\displaystyle Ikesehatan={AHH-AHHmin \over AHHmaks-AHHmin}} {\displaystyle Ikesehatan={AHH-AHHmin \over AHHmaks-AHHmin}}

Keterangan:

I: indeks komponen

AHH: angka harapan hidup

AHHmin: angka harapan hidup terendah

AHHmaks: angka harapan hidup tertinggi

Dimensi Pendidikan

I H L S = H L S − H L S m i n H L S m a k s − H L S m i n {\displaystyle IHLS={HLS-HLSmin \over HLSmaks-HLSmin}} {\displaystyle IHLS={HLS-HLSmin \over HLSmaks-HLSmin}}

Keterangan:

I: indeks komponen

HLS: harapan lama sekolah

HLSmin: harapan lama sekolah terendah

HLSmaks: harapan lama sekolah tertinggi

I R L S = R L S − R L S m i n R L S m a k s − R L S m i n {\displaystyle IRLS={RLS-RLSmin \over RLSmaks-RLSmin}} {\displaystyle IRLS={RLS-RLSmin \over RLSmaks-RLSmin}}

Keterangan:

I: indeks komponen

RLS: rata-rata lama sekolah

RLSmin: rata-rata lama sekolah terendah

RLSmaks: rata-rata lama sekolah tertinggi

I p e n d i d i k a n = I H L S + I R L S 2 {\displaystyle Ipendidikan={IHLS+IRLS \over 2}} {\displaystyle Ipendidikan={IHLS+IRLS \over 2}}

I: indeks komponen

HLS: harapan lama sekolah

RLS: rata-rata lama sekolah

Dimensi Pengeluaran

I p e n g e l u a r a n = I n ( p e n g e l u a r a n ) − I n ( p e n g e l u a r a n m i n ) I n ( p e n g e l u a r a n m a k s ) − I n ( p e n g e l u a r a n m i n ) {\displaystyle Ipengeluaran={In(pengeluaran)-In(pengeluaranmin) \over In(pengeluaranmaks)-In(pengeluaranmin)}} {\displaystyle Ipengeluaran={In(pengeluaran)-In(pengeluaranmin) \over In(pengeluaranmaks)-In(pengeluaranmin)}}

Keterangan:

I: indeks komponen

In: indeks komponen

pengeluaranmin: pengeluaran terendah

pengeluaranmaks: pengeluaran tertinggi

Cara Menghitung Indeks Pembangunan Manusia

I P M = I k e s e h a t a n × I p e n d i d i k a n × I p e n g e l u a r a n a × 100 {\displaystyle IPM={\sqrt[{a}]{Ikesehatan\times Ipendidikan\times Ipengeluaran}}\times 100} {\displaystyle IPM={\sqrt[{a}]{Ikesehatan\times Ipendidikan\times Ipengeluaran}}\times 100}

Keterangan:

IPM: indeks pembangunan manusia

I: indeks komponen

Data[3]

Data di bawah ini merupakan data perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat.

Peringkat Lambang Kabupaten dan Kota IPM Perbandingan dengan IPM Laporan UNDP

Tahun 2010 untuk Perkiraan IPM Tahun 2010[4]

Pembangunan manusia tinggi
1 Kota Gorontalo 73,07 (0,730)  Belarus (61)
Pembangunan manusia sedang
-  Indonesia 66,53 (0,665)[5]  Republik Dominika dan  Tiongkok (88—89)
2 Kabupaten Bone Bolango 64,00 (0,640)  Paraguay (96)
-  Gorontalo 62,65 (0,626)  Mongolia (100)
3 Kabupaten Gorontalo 60,00 (0,600)  Indonesia (108)
Pembangunan manusia rendah
4 Kabupaten Boalemo 59,92 (0,599)  Indonesia (108)
5 Kabupaten Gorontalo Utara 59,26 (0,592)  Suriah (111)
6 Kabupaten Pohuwato 59,11 (0,591)  Suriah (111)

Kesimpulan

  1. Kabupaten atau kota dengan IPM tertinggi adalah Kota Gorontalo dengan IPM sebesar 73,07.
  2. Kabupaten atau kota IPM terendah adalah Kabupaten Pohuwato dengan IPM sebesar 59,11.
  3. Ketimpangan antara Kabupaten atau kota dengan IPM tertinggi dan provinsi dengan IPM terendah adalah 3,96.
  4. Menurut BPS Sulawesi Barat, IPM Sulawesi Barat adalah 62,65 (0,626) dan masih menempati status sedang.

Referensi

  1. ↑ "Davies, A. and G. Quinlivan (2006), A Panel Data Analysis of the Impact of Trade on Human Development, Journal of Socioeconomics" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2008-04-13. Diakses tanggal 2017-09-13.
  2. 1 2 3 "Badan Pusat Statistik". www.bps.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-04-24.
  3. ↑ "Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo". gorontalo.bps.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-09-13.[pranala nonaktif permanen]
  4. ↑ http://hdr.undp.org/sites/default/files/hdr_2010_en_summary.pdf Human Development Report 2010 Summary English
  5. ↑ https://www.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/1211
  • l
  • b
  • s
Indonesia Indeks Pembangunan Manusia Indonesia
Provinsi
70,18
  • 2010
  • 2011
  • 2012
  • 2013
  • 2014
  • 2015
  • 2016
  • 2017
  • 2018
  • 2019
  • 2020
  • 2021
Daerah Khusus Ibukota Jakarta Daerah Khusus
Ibukota Jakarta
79,60
  • 2011
  • 2012
  • 2013
  • 2014
  • 2015
  • 2016
Jawa Barat Jawa Barat
70,05
  • 2010
  • 2011
  • 2012
  • 2013
  • 2014
  • 2015
  • 2016
Daerah Istimewa Yogyakarta Daerah Istimewa
Yogyakarta
78,38
  • 2015
  • 2016
Jawa Timur Jawa Timur
69,74
  • 2010
  • 2011
  • 2012
  • 2013
  • 2014
  • 2015
  • 2016
Kalimantan Utara Kalimantan Utara
69,20
  • 2014
  • 2015
  • 2016
Gorontalo Gorontalo
66,29
  • 2010
  • 2011
  • 2012
  • 2013
  • 2014
  • 2015
  • 2016
Sulawesi Barat Sulawesi Barat
63,60
  • 2010
  • 2011
  • 2012
  • 2013
  • 2014
  • 2015
  • 2016
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Penjelasan
  2. Dimensi dasar IPM[2]
  3. Manfaat IPM[2]
  4. Cara Menghitung Indeks Komponen[2]
  5. Dimensi Kesehatan
  6. Dimensi Pendidikan
  7. Dimensi Pengeluaran
  8. Cara Menghitung Indeks Pembangunan Manusia
  9. Data[3]
  10. Kesimpulan
  11. Referensi

Artikel Terkait

Daftar kabupaten dan kota administrasi di Daerah Khusus Ibukota Jakarta

artikel daftar Wikimedia

Daftar kabupaten dan kota di Aceh

artikel daftar Wikimedia

Daftar kabupaten dan kota di Gorontalo menurut IPM tahun 2014

sejarah, dan metodologi perhitungan IPM, serta daftar kabupaten dan kota Gorontalo menurut IPM tahun 2014. Indeks Pembangunan Manusia (IPM)/Human Development

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026