Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Daftar Wali Kota Administratif Baturaja

Sebelum diberlakukannya Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, Baturaja merupakan kota administratif sekaligus juga sebagai ibukota Kabupaten Ogan Komering Ulu yang berdasarkan pada Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1982. Pada 10 Februari 1983, Kota Administratif Baturaja memulai roda pemerintahannya yang ditandai dengan dilantiknya Wali Kota Administratif Baturaja yang pertama Zainal Arifin Boestoeri, S.H. oleh Gubernur KDH Tk. I Sumatera Selatan Sainan Sagiman. Jabatan Wali Kota Administratif Baturaja beserta status Kota Administratif Baturaja dihapus pada tahun 2000 dikarenakan menurut Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 tidak lagi mengenal istilah dan kedudukan Kota Administratif dalam struktur pemerintahan daerah di Indonesia. Alasan utama mengapa Kotif Baturaja tidak naik status atau dimekarkan sebagai daerah otonomi baru yang berbentuk sebuah kota otonom dikarenakan Bupati OKU bersama DPRD Kabupaten OKU lebih mengutamakan pemekaran Kabupaten OKU menjadi tiga kabupaten berdasarkan SK DPRD OKU No. 33 tahun 2000 tanggal 13 Juli 2000 yang didasari atas keinginan dan aspirasi masyarakat di Kabupaten OKU saat itu dengan tujuan pemerataan pembangunan dan memperpendek rentang kendali pemerintahan. Selain itu, alasan untuk mempertahankan Baturaja sebagai ibukota Kabupaten OKU dikarenakan mayoritas sumber PAD Kabupaten OKU berada di Baturaja sehingga kemampuan fiskal daerah diharapkan akan tetap terjaga. Meskipun demikian, Kotif Baturaja sendiri sebelumnya diusulkan oleh Gubernur Sumatera Selatan dan DPRD Provinsi Sumatera Selatan sehingga masuk dalam usulan di Komisi II DPR-RI tentang rencana peningkatan status empat kota administratif di Provinsi Sumatera Selatan menjadi kota otonom yang dianggap sudah layak memenuhi syarat administrasi bersamaan dengan Kotif Prabumulih, Lubuk Linggau, dan Pagar Alam yang berhasil naik status menjadi kota otonom pada tahun 2001. Penghapusan status Kota Administratif Baturaja sekaligus penyerahan tugas, wewenang, dan tanggung jawab jabatan Wali Kota Administratif Baturaja kepada Bupati Ogan Komering Ulu diperkuat melalui Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 2003. Wacana pemekaran Kota Baturaja muncul kembali di tahun 2015-2016 dan sempat dibahas di kalangan legislatif dan eksekutif Kabupaten OKU. Kabar terbaru Baturaja masuk dalam usulan calon daerah otonomi baru oleh DPD RI tahun 2025 sebagai satu satunya calon kota otonom bersamaan dengan sembilan calon kabupaten lainnya di Provinsi Sumatera Selatan. Berikut daftar Wali Kota Administratif Baturaja.

jabatan kepala daerah di Kota Administratif Baturaja
Diperbarui 23 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Daftar Wali Kota Administratif Baturaja
Wali Kota Administratif Baturaja
Bekas jabatan politik
Drs. Amri Iskandar, salah satu Wali Kota Administratif Baturaja
Pejabat pertamaZainal Arifin Boestoeri
Pejabat terakhirAbdul Shobur (Plt)
Jabatan dimulai1983
Jabatan berakhir2000
Jabatan penggantiBupati Ogan Komering Ulu

Sebelum diberlakukannya Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, Baturaja merupakan kota administratif sekaligus juga sebagai ibukota Kabupaten Ogan Komering Ulu yang berdasarkan pada Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1982. Pada 10 Februari 1983, Kota Administratif Baturaja memulai roda pemerintahannya yang ditandai dengan dilantiknya Wali Kota Administratif Baturaja yang pertama Zainal Arifin Boestoeri, S.H. oleh Gubernur KDH Tk. I Sumatera Selatan Sainan Sagiman. Jabatan Wali Kota Administratif Baturaja beserta status Kota Administratif Baturaja dihapus pada tahun 2000 dikarenakan menurut Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 tidak lagi mengenal istilah dan kedudukan Kota Administratif dalam struktur pemerintahan daerah di Indonesia. Alasan utama mengapa Kotif Baturaja tidak naik status atau dimekarkan sebagai daerah otonomi baru yang berbentuk sebuah kota otonom (dahulu dikenal sebagai kotamadya) dikarenakan Bupati OKU bersama DPRD Kabupaten OKU lebih mengutamakan pemekaran Kabupaten OKU menjadi tiga kabupaten (OKU, OKU Timur, dan OKU Selatan) berdasarkan SK DPRD OKU No. 33 tahun 2000 tanggal 13 Juli 2000 yang didasari atas keinginan dan aspirasi masyarakat di Kabupaten OKU saat itu dengan tujuan pemerataan pembangunan dan memperpendek rentang kendali pemerintahan. Selain itu, alasan untuk mempertahankan Baturaja sebagai ibukota Kabupaten OKU dikarenakan mayoritas sumber PAD Kabupaten OKU berada di Baturaja (seperti PT. Semen Baturaja) sehingga kemampuan fiskal daerah diharapkan akan tetap terjaga. Meskipun demikian, Kotif Baturaja sendiri sebelumnya diusulkan oleh Gubernur Sumatera Selatan dan DPRD Provinsi Sumatera Selatan sehingga masuk dalam usulan di Komisi II DPR-RI tentang rencana peningkatan status empat kota administratif di Provinsi Sumatera Selatan menjadi kota otonom yang dianggap sudah layak memenuhi syarat administrasi bersamaan dengan Kotif Prabumulih, Lubuk Linggau, dan Pagar Alam yang berhasil naik status menjadi kota otonom pada tahun 2001. Penghapusan status Kota Administratif Baturaja sekaligus penyerahan tugas, wewenang, dan tanggung jawab jabatan Wali Kota Administratif Baturaja kepada Bupati Ogan Komering Ulu diperkuat melalui Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 2003. Wacana pemekaran Kota Baturaja muncul kembali di tahun 2015-2016 dan sempat dibahas di kalangan legislatif dan eksekutif Kabupaten OKU. Kabar terbaru Baturaja masuk dalam usulan calon daerah otonomi baru oleh DPD RI tahun 2025 sebagai satu satunya calon kota otonom bersamaan dengan sembilan calon kabupaten lainnya di Provinsi Sumatera Selatan. Berikut daftar Wali Kota Administratif Baturaja.[1]

No. Wali Kota Administratif Partai Awal Akhir Keterangan Ref.
1 Zainal Arifin Boestoeri, S.H.   Golkar[a] 1983 1990 Walikotatif Definitif [3]
2 Drs. Oemar Boerniat   Golkar[a] 1990 1995 Walikotatif Definitif [4]
3 Eddy Hardiana, S.H.   Golkar[a] 1995 1995 Pelaksana Tugas Walikotatif
4 Drs. Amri Iskandar   Golkar[a] 1995 1999 Walikotatif Definitif [5]
5 Drs. Abdul Shobur, S.H., M.M.   Golkar[a] 1999 2000 Pelaksana Tugas Walikotatif merangkap Sekwilda Kabupaten Tk. II OKU
Catatan
  1. 1 2 3 4 5 Sekretariat Bersama Golongan Karya bukan partai politik selama kurun waktu 1964 sampai 1998. Golkar adalah rumpun golongan karya yang membawahi beberapa Kelompok Induk Organisasi (KINO), termasuk Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang di antaranya adalah pegawai negeri sipil.[2] Pejabat ini dahulu merupakan seorang birokrat di Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia yang "dikaryakan" sebagai wali kota administratif sekaligus sebagai anggota Golkar.

Referensi

  1. ↑ "Tentang Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan". SLF.co.id. Diakses tanggal 21 Juli 2025.
  2. ↑ "Golkar Bukan Hanya Milik Pegawai Negeri". Berita Yudha. Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. 1986-08-01. Diakses tanggal 2024-05-17.
  3. ↑ Sejarah perkembangan pemerintahan di daerah Sumatera Selatan. Pemerintah Propinsi Daerah Tingkat I Sumatera Selatan. 1996. hlm. 363. Diakses tanggal 21 Juli 2025.
  4. ↑ Development Cabinet & Book of Addresses of State Functionaries of the Republic of Indonesia. B.P. Alda. 1996. hlm. 535. Diakses tanggal 21 Juli 2025.
  5. ↑ Julius, Frans; Wenas, Jotam; Maria, Leni; Sarmanto; Nazip (1998). Buku 2 Direktori Pemerintahan Republik Indonesia. PT Mitra Info. hlm. 45. Diakses tanggal 21 Juli 2025.
  • l
  • b
  • s
Bekas jabatan kepala daerah di Hindia Belanda & Indonesia
Gubernur/ Wakil Gubernur
  • Aceh dan Dependensinya
  • Sumatera
  • Sumatera Tengah
  • Surakarta
  • Sunda Kecil
  • Kalimantan
  • Sulawesi
  • Tapanuli/Sumatera Timur
  • Pesisir Barat Sumatera
  • Timor Timur (wakil)
Residen
  • Aceh
  • Tapanuli
  • Sumatera Timur
  • Riau
  • Jambi
  • Bengkulu
  • Palembang
  • Sumatera Barat (Pesisir Barat Sumatera)
  • Bangka dan Dependensinya
  • Lampung
  • Banten
  • Jakarta
  • Bogor
  • Karawang
  • Priangan
  • (Priangan Barat
  • Priangan Tengah
  • Priangan Timur)
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Tegal
  • Pekalongan
  • Banyumas
  • Bagelen
  • Kedu
  • Semarang
  • Jepara
  • Rembang
  • Madiun
  • Bojonegoro
  • Kediri
  • Blora
  • Surabaya
  • Malang
  • Besuki
  • Banyuwangi
  • Madura
  • Sambas
  • Pontianak
  • Banjarmasin
  • Kalimantan Barat
  • Divisi Selatan dan Timur Borneo
  • Kalimantan Timur
  • Bali dan Lombok
  • Timor dan Depedensi
  • Sulawesi dan Dependensinya
  • Sulawesi Selatan
  • Manado
  • Maluku
  • Yogyakarta
  • Surakarta
  • Klaten
Wali Kota Administratif
  • Banjar
  • Banjarbaru
  • Baturaja
  • Baubau
  • Bekasi
  • Bima
  • Bitung
  • Bontang
  • Cilacap
  • Cilegon
  • Cimahi
  • Denpasar
  • Depok
  • Dili
  • Dumai
  • Batu
  • Jayapura
  • Jember
  • Kendari
  • Kisaran
  • Klaten
  • Kupang
  • Langsa
  • Lhokseumawe
  • Lubuk Linggau
  • Mataram
  • Metro
  • Padangsidempuan
  • Pariaman
  • Pagar Alam
  • Palopo
  • Palu
  • Prabumulih
  • Purwokerto
  • Rantau Prapat
  • Singkawang
  • Sorong
  • Tangerang
  • Tanjung Pinang
  • Tarakan
  • Tasikmalaya
  • Ternate
  • Watampone
Bupati
  • Aileu
  • Ainaro
  • Ambeno
  • Baucau
  • Bobonaro
  • Covalima
  • Dili
  • Ermera
  • Lautém
  • Liquiçá
  • Manatuto
  • Manufahi
  • Viqueque

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Baturaja, Ogan Komering Ulu

ibu kota Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan

Kabupaten Ogan Komering Ulu

kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan

Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur

kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026