Gubernur Sumatera adalah bekas jabatan politik di Hindia Belanda dan Indonesia. Wilayah kegubernuran/ provinsi mencakup seluruh pulau Sumatera. Provinsi/Kegubernuran Sumatera baru terbentuk pada 1938.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Gubernur Sumatera (Bahasa Belanda: Gouverneur van Sumatra) adalah bekas jabatan politik di Hindia Belanda dan Indonesia. Wilayah kegubernuran/ provinsi mencakup seluruh pulau Sumatera. Provinsi/Kegubernuran Sumatera baru terbentuk pada 1938.
Dari tahun 1834 hingga 1938, awalnya Sumatera terbagai ada 3 provinsi/kegubernuran, yakni Kegubernuran Aceh dan Dependensi, Kegubernuran Pesisir Barat, dan Kegubernuran Persisir Barat. Setelah 1938, tiga kegubernuran tersebut bersatu menjadi 1 kegubernuran, yakni Kegubernuan Sumatera. Pasca kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, wilayah kegubernuan ini tetap, dan menjadi salah satu provinsi dari 8 provinsi di Indonesia awal pembentukan.
Wilayah kegubernuran/provinsi ini hanya bertahan selama 10 tahun. Tahun 1948, wilayahnya dimekarkan menjadi 3 provinsi, yakni Sumatera Utara, Sumatera Tengah, dan Sumatera Selatan.[1]
Berikut daftar pejabat yang pernah memimpin Kegubernuran/Provinsi Sumatera.[2]
| No. | Nama (Lahir–Wafat) |
Awal menjabat | Akhir menjabat | Ref. |
|---|---|---|---|---|
| Adriaan Isaac Spits (1889–1958) |
||||
| Adriaan Isaac Spits (1889–1958) |
||||
| No. | Nama (Lahir–Wafat) |
Awal menjabat | Akhir menjabat | Ref. |
|---|
| No. | Nama (Lahir–Wafat) |
Awal menjabat | Akhir menjabat | Ref. | Wakil | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Teuku Mohammad Hasan (1906–1997) |
Mohammad Amir | |||||
yakni Sumatera Utara, Sumatera Tengah, dan Sumatera Selatan | ||||||