Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ca (aksara Bali)

Ca adalah salah satu aksara wianjana dalam sistem penulisan aksara Bali yang melambangkan bunyi dan. Bila Ca dalam aksara Bali disalin menjadi huruf Latin, maka ditulis "ca".

Wikipedia article
Diperbarui 7 Februari 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ca (aksara Bali)
Ca
Aksara Bali
Huruf LatinCa
IASTCa
Fonem[c], [tʃ], [c]
UnicodeU+1B18
Warga aksaratalawya
Gantungan

Ca adalah salah satu aksara wianjana (huruf konsonan) dalam sistem penulisan aksara Bali yang melambangkan bunyi /c/ dan /tʃ/. Bila Ca dalam aksara Bali disalin menjadi huruf Latin, maka ditulis "ca".

Fonem

Dalam aksara-aksara dari India, yang digunakan untuk menulis bahasa Sanskerta (dan bahasa-bahasa sekerabat), Ca diucapkan /ca/ dan digunakan pada kata-kata yang mengandung bunyi /c/ (lihat: IAST). Namun dalam aksara Jawa dan Bali, Ca juga digunakan pada kata-kata yang mengandung bunyi /tʃ/, meskipun dalam aksara leluhurnya Ca digunakan pada bunyi /c/. Dalam bahasa Indonesia, Jawa, dan Bali, terdapat bunyi /tʃ/ yang cenderung diucapkan daripada /c/, dan dalam bahasa lisan, Ca bisa dipakai untuk melambangkan bunyi /ca/ dan /tʃa/.

Penggunaan

Ca ditulis untuk kata-kata yang mengandung bunyi /tʃ/ dan /c/. Kedua bunyi tersebut dilambangkan dengan menggunakan Ca saat disalin menjadi aksara Bali. Gantungan aksara Ca disebut Ca murca.

Dalam aksara maduita, Ca juga digunakan sebagai tempat bergantungnya Ca laca apabila suatu kata ditulis menurut aturan aksara maduita. Contohnya (dalam bahasa Bali ejaan huruf Latin): icchā, suécchā, puccha, nīccha. Bila kata-kata tersebut disalin menjadi aksara Bali, maka huruf C yang dekat dengan huruf vokal ditulis dengan Ca, sedangkan huruf C yang diikuti oleh huruf H ditulis dengan Ca laca.

Lihat pula

  • Ca laca
  • Nya
  • IAST
  • Alfabet Melayu
  • Halaman panduan pengucapan fonem

Referensi

  • Tinggen, I Nengah. 1993. Pedoman Perubahan Ejaan Bahasa Bali dengan Huruf Latin dan Huruf Bali. Singaraja: UD. Rikha.
  • Surada, I Made. 2007. Kamus Sanskerta-Indonesia. Surabaya: Penerbit Paramitha.
  • Simpen, I Wayan. Pasang Aksara Bali. Diterbitkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Daerah Tingkat I Bali.
  • l
  • b
  • s
Aksara Bali
Aksara suara
(Vokal)
A
A kara
I
I kara
U
U kara
Ṛ
Ra repa
Ḷ
La lenga
E
E kara
O
O kara
 
Warga Kanthya
(Konsonan
langit-langit belakang
)
Ka
Ka
Kha
Ka mahaprana
Ga
Ga
Gha
Ga gora
Nga
Nga
Ha
Ha
 
Warga Talawya
(Konsonan langit-langit)
Ca
Ca
Cha
Ca laca
Ja
Ja
Jha
Ja jera
Nya
Nya
Sha
Sa saga
 
Warga Murdhanya
(Konsonan tarik-belakang)
Ṭa
Ta latik
Ḍa
Da madu
Ṇa
Na rambat
Ṣa
Sa sapa
 
Warga Dantya
(Konsonan gigi)
Ta
Ta
Tha
Ta tawa
Da
Da
Dha
Da madu
Na
Na
Sa
Sa danti
 
Warga Osthya
(Konsonan bibir)
Pa
Pa
Pha
Pa kapal
Ba
Ba
Bha
Ba kembang
Ma
Ma
 
Aksara ardhasuara
(Semivokal)
Ya
Ya
Ra
Ra
La
La
Wa
Wa
 
Pangangge (tanda diakritik)
Pangangge suara
(tanda vokalisasi)
a
Pepet
a
Tedung
i
Ulu
ī
Ulu sari
ṛ
Guwung macelek
u
Suku
ū
Suku ilut
e
Taling
ai
Taling detya
Pangangge tengenan
h
Bisah
r
Surang
ng
Cecek
-
Adeg-adeg
 
Pangangge aksara
(tanda semivokalisasi)
y
Nania
w
Suku kembung
r
Guwung
 
Ceciren ring babawosan (tanda baca)
 
,
Carik
.
Carik kalih
.
Pasalinan
:
Pamungkah
"
Idem
‘
Panten
“
Pamada
 

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Fonem
  2. Penggunaan
  3. Lihat pula
  4. Referensi

Artikel Terkait

Aksara Bali

aksara tradisional orang Bali yang digunakan untuk menuliskan bahasa Bali

Aksara Sunda Baku

Aksara yang digunakan untuk menulis Bahasa Sunda

Aksara Jawa

aksara yang digunakan untuk menulis bahasa Jawa dan bahasa sekitarnya

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026