Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Arca Amoghapasa

Arca Amoghapasa adalah patung batu pāduka Amoghapāśa sebagai salah satu perwujudan Lokeswara sebagaimana disebut pada prasasti Padang Roco. Patung ini merupakan hadiah dari Kertanagara raja Singhasari kepada Tribhuwanaraja raja Melayu di Dharmasraya pada tahun 1208 Saka atau 1286 Masehi. Pada bagian lapik (alas) arca ini terdapat tulisan yang disebut prasasti Padang Roco yang menjelaskan penghadiahan arca ini. Berita pengiriman arca Amoghapasa ini tertulis pada alas arca bertanggal 22 Agustus 1286. Sedangkan pada bagian belakang arca terdapat tulisan yang disebut dengan prasasti Amoghapasa bertarikh 1346 Masehi.

Wikipedia article
Diperbarui 2 Januari 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Arca Amoghapasa
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Arca Amoghapasa" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Arca Amoghapāśa
Prasasti Padang Roco
Tampak depan Arca Amoghapāśa
Tampak belakang Arca Amoghapāśa
JenisPatung dan prasasti
Bahan bakuBatu andesit
Tinggi163 cm (64 in)
Lebar97–139 cm (38–55 in)
Sistem penulisanAksara Kawi
Dibuat22 Agustus 1286
DitemukanSitus Rambahan dan Candi Padang Roco
Dharmasraya, Sumatera Barat
Lokasi sekarangMuseum Nasional Indonesia
Identifikasi
  • D.198-6468 (bagian alas)
  • D.198-6469 (bagian arca

Arca Amoghapasa adalah patung batu pāduka Amoghapāśa sebagai salah satu perwujudan Lokeswara sebagaimana disebut pada prasasti Padang Roco. Patung ini merupakan hadiah dari Kertanagara raja Singhasari kepada Tribhuwanaraja raja Melayu di Dharmasraya pada tahun 1208 Saka atau 1286 Masehi. Pada bagian lapik (alas) arca ini terdapat tulisan yang disebut prasasti Padang Roco yang menjelaskan penghadiahan arca ini. Berita pengiriman arca Amoghapasa ini tertulis pada alas arca bertanggal 22 Agustus 1286. Sedangkan pada bagian belakang arca terdapat tulisan yang disebut dengan prasasti Amoghapasa bertarikh 1346 Masehi.

Deskripsi arca

Arca Amoghapasa ini berukuran tinggi 163 sentimeter, lebar 97-139 sentimeter, dan terbuat dari batu andesit.[1]

Amoghapasa adalah salah satu boddhisatwa perwujudan Lokeswara atau Awalokiteswara dalam kepercayaan Buddha Mahayana yang melambangkan sifat welas asih.[2] Sebagaimana digambarkan dalam prasasti Padang Roco, arca ini diiringi empat belas pengikut (murid) Amoghapasa. Empat orang berdiri di kedua sisi dengan sikap tubuh menengadah sambil menghormat dan memuliakan Amoghapasa, sementara sepuluh lainnya duduk di atas padma melayang di latar belakang. Pada bagian bawahnya terukir tujuh ratna berupa lambang-lambang buddhisme yaitu stupa, cakra, tara, boddhisatwa, kijang, dan gajah. Sayang sekali wajah dan lengan Amoghapasa ini telah rusak, demikian pula ukiran beberapa pengikutnya telah rusak.

Pembubuhan prasasti Adityawarman

Pada tahun 1347 Masehi, Adityawarman menambah pahatan aksara pada bagian belakang patung tersebut untuk menyatakan bahwa patung ini melambangkan dirinya. Tulisan ini disebut Prasasti Amoghapasa. Kemungkinan ia pulalah yang memindahkan arca ini dari Padang Roco ke Rambahan. Pemindahan dan pembubuhan prasasti tambahan ini diduga sebagai upaya Adityawarman mengukuhkan legitimasi politiknya atas kerajaan Melayu Dharmasraya.

Penemuan

Bagian alas dan bagian arca ditemukan secara terpisah, akan tetapi aslinya kedua bagian ini merupakan satu kesatuan yang dikirim dari Jawa oleh Kertanegara. Bagian arca ditemukan sekitar tahun 1880-an di Situs Rambahan yang terletak dekat sungai Langsat, sekitar 10 kilometer arah ke hulu sungai Batanghari. Sedangkan bagian alas yang disebut Prasasti Padang Roco ditemukan kemudian pada tahun 1911 di kompleks percandian Padang Roco. Kini kedua bagian itu bersatu kembali, arca Amoghapasa dan alasnya disimpan di Museum Nasional Indonesia di Jakarta dengan nomor inventaris D.198-6468 (bagian alas) dan D.198-6469 (bagian arca).

Prasasti

  • Untuk prasasti yang tertulis pada lapik (alas) arca silakan merujuk pada Prasasti Padang Roco
  • Untuk prasasti yang tertulis pada bagian belakang arca silakan merujuk pada Prasasti Amoghapasa

Lihat juga

  • Arca Bhairawa

Rujukan

  1. ↑ "Koran Tempo: Menyusuri Jejak Ekspedisi Pamalayu". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-04-25. Diakses tanggal 2010-11-23.
  2. ↑ Mahāwitthayālai Sinlapākōn (2003). Sanskrit in Southeast Asia. Sanskrit Studies Centre, Silpakorn University. ISBN 974-641-045-8.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Deskripsi arca
  2. Pembubuhan prasasti Adityawarman
  3. Penemuan
  4. Prasasti
  5. Lihat juga
  6. Rujukan

Artikel Terkait

Arca Bhairawa

Lalu pada tahun 1937 arca ini diboyong ke Museum Nasional di Batavia dan menghuni Museum Nasional hingga kini. Arca Amoghapasa Prasasti Padang Roco "Collection:

Prasasti Padang Roco

Dharmasraya, Sumatera Barat. Prasasti ini merupakan sebuah lapik (alas) arca Amoghapāśa yang pada empat sisinya terdapat manuskrip (NBG 1911: 129, 20e). Prasasti

Ekspedisi Pamalayu

mengirim Arca Amoghapasa untuk ditempatkan di Dharmasraya. Prasasti Padangroco, tempat dipahatkannya Arca Amoghapasa menyebutkan bahwa arca tersebut adalah

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026