Alfred yang Agung, juga dieja Ælfred, adalah seorang raja Wessex dari tahun 871 hingga 899. Alfred mempertahankan kerajaannya dari serangan Viking Denmark dan menjadi satu-satunya Raja Inggris yang memiliki julukan "yang Agung"..
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Alfred yang Agung | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Raja Wessex | |||||
Potret Alfred yang Agung karya Samuel Woodforde, 1790. | |||||
| Berkuasa | 871 – 26 Oktober 899 | ||||
| Penobatan | 871 | ||||
| Pendahulu | Æthelred dari Wessex | ||||
| Penerus | Edward Tua | ||||
| Kelahiran | 848 Wantage | ||||
| Kematian | 26 Oktober 899 (umur 51/52) Winchester | ||||
| Pemakaman | Hyde Abbey (Sekarang hilang) | ||||
| Permaisuri | Ratu Ealhswith | ||||
| Pasangan | Ealhswith (Alswitha) of Mercia | ||||
| Keturunan | 5 termasuk Edward Tua | ||||
| |||||
| Wangsa | House of Wessex | ||||
| Ayah | Æthelwulf dari Wessex | ||||
| Ibu | Osburga | ||||
Alfred yang Agung (bahasa Inggris Kuno: Ælfrēdcode: ang is deprecated ; 848 – 26 Oktober 899), juga dieja Ælfred, adalah seorang raja Wessex dari tahun 871 hingga 899. Alfred mempertahankan kerajaannya dari serangan Viking Denmark dan menjadi satu-satunya Raja Inggris yang memiliki julukan "yang Agung". (Knut yang Agung, yang menguasai Inggris dari tahun 1016 hingga 1035, adalah orang Denmark).
Sesudah melarikan diri ke daerah tanah datar Somerset, konon Alfred diberi tumpangan menginap oleh seorang perempuan petani yang sama sekali tidak mengenalnya. Perempuan petani itu menyuruhnya mengawasi seloyang kue berbahan tepung terigu yang sedang dipanggangnya di tungku.[1][2][3] Lantaran sibuk memikirkan berbagai masalah di kerajaannya, Alfred lalai dan kue akhirnya hangus. Sekembalinya perempuan petani itu, Alfred habis diomelinya. Legenda ini pertama kali muncul dalam bentuk tertulis seabad sesudah Alfred mangkat, kendati mungkin saja sebelumnya sudah beredar luas dalam bentuk cerita rakyat.[3]