Albert Mangaratua Tambunan adalah ketua dan sekretaris jenderal Partai Kristen Indonesia, dan wakil ketua pertama Dewan Perwakilan Rakyat, menjabat selama dua periode. Ia juga terkenal sebagai satu-satunya perwakilan Kristen di Badan Kerja Komite Nasional Indonesia Pusat.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Albert Mangaratua Tambunan | |
|---|---|
| Menteri Sosial Indonesia ke-18 | |
| Masa jabatan 28 Juli 1966 – 12 Desember 1970 | |
| Presiden | Soekarno Soeharto |
| Ketua Umum Partai Kristen Indonesia ke-4 | |
| Masa jabatan 5 Februari 1961 – 22 Oktober 1967 | |
| Presiden | Soekarno Soeharto |
| Sekretaris Jenderal Partai Kristen Indonesia ke-2 | |
| Masa jabatan 7 Desember 1945 – 24 Maret 1947 | |
| Presiden | Soekarno |
| Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia | |
| Masa jabatan 15 Februari 1950 – 26 Maret 1956 Menjabat bersama Arudji Kartawinata (Februari 1950–1956) Tadjuddin Noor (Agustus 1950–1956) | |
| Presiden | Soekarno |
| Juru Bicara | Sartono |
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia | |
| Masa jabatan 26 Maret 1956 – 26 Juni 1960 | |
| Presiden | Soekarno |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1910-09-25)25 September 1910 Tarutung, Bataklanden, Keresidenan Tapanuli |
| Meninggal | 12 Desember 1970(1970-12-12) (umur 60) Jakarta, Indonesia |
| Partai politik | Parkindo (1945–1970) |
Albert Mangaratua Tambunan (25 September 1911 – 12 Desember 1970) adalah ketua dan sekretaris jenderal Partai Kristen Indonesia, dan wakil ketua pertama Dewan Perwakilan Rakyat, menjabat selama dua periode. Ia juga terkenal sebagai satu-satunya perwakilan Kristen di Badan Kerja Komite Nasional Indonesia Pusat.
Dr Tambunan dalam melaksanakan tugasnya sebagai Menteri Sosial sangat mengutamakan usaha-usaha perkembangan Lembaga Sosial Desa (LSD) sebagai wadah pembangunan masyarakat. Selama duduk sebagai anggota Kabinet Ampera I, Kabinet Ampera II dan Kabinet Pembangunan I, ia telah tiga kali menjabat pula sebagai Menteri Kesehatan ad-interim. Pada tahun 1968, Menteri Tambunan memenuhi suatu undangan ke Jerman Barat, India dan bulan September 1968 juga menghadiri Konferensi Menteri Sosial sedunia di New York.
Tugas-tugas kenegaraan yang dilaksanakan olehnya pada waktu-waktu sebelumnya antara lain sebagai Ketua Panitia Program Nasional untuk melaksanakan resolusi partai-partai tanggal 20 Mei 1948 di Yogyakarta, bertindak sebagai wakil ketua delegasi Indonesia ke East Asiatic Conference di India pada tahun 1947 (pimpinan delegasi di tangan Sutan Sjahrir dan Abu Hanifah), anggota delegasi Indonesia ke Den Haag untuk perundingan dengan pemerintah Belanda mengenai soal-soal penyelesaian Irian Barat, hutang-piutang Indonesia dan kerjasama Indonesia-Belanda pada tahun 1951 (delegasi dipimpin oleh Prof Supomo), dan wakil ketua delegasi parlemen Indonesia ke Konferensi Uni Parlementer di Wina, Austria, pada tahun 1952.
Diluar bidang pemerintahan, Dr. A.M. Tambunan sampai akhir hidupnya bertindak pula sebagai penasehat Parkindo, Ketua Dewan Kehormatan DGI dan ketua Yayasan Perguruan Sekolah Tinggi Theologia yang diselenggarakan oleh DGI di Jakarta.
Tambunan yang juga bekas anggota KNIP dan Badan Pekerja KNIP dan pernah duduk pula sebagai anggota Dewan Pertimbangan Agung memperoleh gelar Meester in de Rechten (kesarjanaan di bidang Hukum) pada Rechtshoogeschool di Jakarta pada tahun 1940. Doctor Honoris Causa I diperolehnya dibidang hukum dari St. Olaf College, Minneapolis, Minnesota (AS) pada tahun 1956 dan HC dibidang yang sama diberikan padanya pada tahun itu juga oleh Temple College, Chattanooga, Tennessee (AS).
Dr. A.M. Tambunan SH, meninggal di Paviliun Cendrawasih Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada 12 Desember 1970 pagi pukul 04.15 setelah dirawat sejak 2 Desember karena menderita komplikasi penyakit jantung, radang paru-paru dan saraf. Ia meninggal dalam usia 59 tahun. Ia meninggalkan seorang isteri dan 3 anak (2 putera dan 1 puteri).
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Muljadi Djojomartono |
Menteri Sosial Indonesia 1966–1970 |
Diteruskan oleh: Mohammad Syafa'at Mintaredja |