Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kaisar Qianlong

Kaisar Qianlong terlahir dengan nama Hongli adalah kaisar bangsa Manchu, Dinasti Qing yang keenam dan merupakan kaisar Qing keempat yang memerintah Tiongkok. Qianlong adalah putra keempat dari Kaisar Yongzheng, dia memerintah secara resmi dari 11 Oktober 1736 sampai dengan 7 Februari 1795. Pada tanggal 8 Februari Qianlong pensiunkan diri dan digantikan oleh anaknya, Kaisar Jiaqing dengan alasan bahwa tidak etis bagi dirinya untuk memerintah lebih lama dari kakeknya, Kaisar Kangxi. Walaupun Qianlong sudah pensiun, akan tetapi dia masih memerintah di balik layar sampai kematiannya pada tahun 1799. Walaupun kesejahteraan menyertai Tiongkok pada awal pemerintahannya, hal tersebut tidak bertahan lama dan Tiongkok begitu halnya Dinasti Qing mengalami kemunduran pada masa akhir pemerintahannya.

Wikipedia article
Diperbarui 13 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kaisar Qianlong
Kaisar Qianlong
乾隆帝
Kaisar Agung
Pangeran Bao
Kaisar Dinasti Qing ke-6
Berkuasa8 Oktober 1735 - 9 Februari 1796 (60 tahun, 124 hari)
PendahuluKaisar Yongzheng
PenerusKaisar Jiaqing
Kaisar Emeritus Dinasti Qing
Berkuasa9 Februari 1796 - 7 Februari 1799
Pangeran Bao pada Peringkat Ke-1
Berkuasa1733 - 1735
Kelahiran(1711-09-25)25 September 1711
Dinasti QingKota Terlarang, Beijing
Kematian7 Februari 1799(1799-02-07) (umur 87)
Dinasti QingBeijing
Pemakaman
Pusara Qing Timur, Zunhua
PasanganPermaisuri Xiao Xian Chun
Permaisuri Hoifa-Nara
Permaisuri Xiao Yi Chun
KeturunanYonghuang, Pangeran Ding
Yonglian
Putri He Jing
Yongzhang, Pangeran Xun
Yongqi, Pangeran Rong
Putri He Jia
Yongzhong, Pangeran Zhe
Yongxuan, Pangeran Yi
Yongxing, Pangeran Cheng
Yongji, Beile
Putri He Jing
Yong Yan, Kaisar Jiaqing
Yonglin, Pangeran Qing
Nama lengkap
Mandarin: Aixin-Jueluo Hongli 愛新覺羅弘曆
Manchu: Aisin-Gioro Hung Li
Nama periode
Nama anumerta
Kaisar Fatian Longyun Zhicheng Xianjue Tiyuan Liji Fuwen Fenwu Qinming Xiaoci Shensheng Chun
(法天隆運至誠先覺體元立極敷文奮武欽明孝慈神聖純皇帝)
Nama kuil
Qing Gaozong
清高宗
WangsaKeluarga Aisin-Gioro(爱新觉罗)
AyahKaisar Yongzheng
IbuPermaisuri Xiao Sheng Xian
Kaisar Qianlong

Kaisar Qianlong (Chinese: 乾隆帝, pinyin: Qiánlóngdì, Wade-Giles: Ch'ien-lung Ti, Mongolian: Tengeriin Tetgesen Khaan, Manchu: Abkai Wehiyehe, Tibetan: lha skyong rgyal po, 25 September 1711 – 7 Februari 1799) terlahir dengan nama Hongli adalah kaisar bangsa Manchu, Dinasti Qing yang keenam dan merupakan kaisar Qing keempat yang memerintah Tiongkok. Qianlong adalah putra keempat dari Kaisar Yongzheng, dia memerintah secara resmi dari 11 Oktober 1736 sampai dengan 7 Februari 1795. Pada tanggal 8 Februari Qianlong pensiunkan diri dan digantikan oleh anaknya, Kaisar Jiaqing dengan alasan bahwa tidak etis bagi dirinya untuk memerintah lebih lama dari kakeknya, Kaisar Kangxi. Walaupun Qianlong sudah pensiun, akan tetapi dia masih memerintah di balik layar sampai kematiannya pada tahun 1799. Walaupun kesejahteraan menyertai Tiongkok pada awal pemerintahannya, hal tersebut tidak bertahan lama dan Tiongkok begitu halnya Dinasti Qing mengalami kemunduran pada masa akhir pemerintahannya.

Awal Kehidupan

Qianlong muda
Xiao Xian Chun dan Qianlong

Ada mitos dan legenda yang menyatakan bahwa Hongli sebenarnya adalah seorang Han dan bukan keturunan Manchu, selain itu ada juga yang menyatakan bahwa Hongli adalah keturunan setengah Han dan setengah Manchu. Walaupun begitu, dari catatan sejarah, Hongli sangat dikagumi oleh Kakek dan Ayahnya yaitu Kaisar Kangxi dan Kaisar Yongzheng. Beberapa sejarawan berpendapat bahwa alasan utama Kaisar Kangxi menunjuk Yongzheng sebagai penerusnya karena Qianlong adalah cucu favoritnya. Dia merasa kepribadian dan watak Hongli sangat mirip dengan dirinya. Sebagai remaja, Hongli sangat ahli dalam hal seni bela diri, dan menunjukkan kemampuan yang luar biasa.

Setelah ayahnya menjadi Kaisar pada tahun 1722, Hongli menjadi Pangeran Bao. Seperti halnya paman - pamannya, Hongli terjerumus dalam pertikaian merebut tahta dengan saudara setengah kandung (sama ayah, beda ibu), Hongshi, yang mendapat banyak dukungan dari pejabat istana, seperti halnya Yinsi, Pangeran Lian. Sudah bertahun - tahun Yongzheng tidak menunjuk putera mahkota, tetapi banyak orang yang berpendapat bahwa Hongli adalah calon favoritnya. Hongli dikirim keluar istana dalam rangka inspeksi di wilayah selatan, dan dikenal sebagai negosiator yang handal serta pemimpin yang bijak. Dia juga terpilih sebagai kepala pengurus pemerintahan sementara, ketika ayahnya sedang bepergian keluar kota.

Hongli menikah dengan seorang wanita Manchu dari keluara Fucha yang kemudian menjadi Permaisuri Xiao Xian Chun pada saat Hongli menjadi Kaisar. Permaisuri Xian Chun adalah permaisuri pertama dan juga merupakan favorit Qianlong, sayang Xian Chun meninggal pada usia muda.

Perjalanan Menuju Tahta

Qianlong dan para pejabat

Walaupun Hongli belum diumumkan sebagai putera mahkota, orang banyak sudah mengetahui siapa yang akan menjadi Kaisar berikutnya. Hongli muda merupakan favorit kakeknya, Kaisar Kangxi dan juga ayahnya, Kaisar Yongzheng yang memercayakan banyak hal penting kepadanya ketika Hongli masih sebagai seorang pangeran. Hongli juga diikutsertakan dalam diskusi penting mengenai strategi militer. Untuk menghindari krisis suksesi seperti masanya, Yongzheng menulis nama penerusnya, memasukkannya ke dalam kotak bersegel dan disimpan di belakang singgasana di istana Kemurnian Surga (Qianqing Gong 乾清宫). Nama tersebut akan diumumkan kepada anggota kerajaan lainnya dan segenap pejabat senior kerajaan pada saat Kaisar wafat. Yongzheng meninggal secara tiba - tiba pada tahun 1735, surat wasiat tersebut dikeluarkan dan dibacakan, dan Hongli menjadi Kaisar Tiongkok dari bangsa Manchu yang keempat. Dia memakai nama era Qianlong (乾隆), 乾 berarti surga, 隆 berarti kesejahteraan, di mana jika digabung artinya menjadi "Kesejahteraan Surgawi".

Pemerintahan

Ekonomi

Selama masa pemerintahan Kaisar Qianlong, teh menjadi komoditas utama yang diperdagangkan dari Tiongkok ke para pedagang Eropa. Pusat perdagangan teh di Tiongkok terletak di Kanton. Mata uang yang dipergunakan untuk perdagangan teh ialah perak. Sementara itu, penduduk di Tiongkok membeli komoditas-komoditas asal Asia Tenggara dari para pedagang Eropa. Beberapa komoditas dari Asia Tenggara yang penting bagi penduduk di Tiongkok selama masa pemerintahan Kaisar Qianlong ialah timah, lada, sarang burung, dan ketimun laut. Timah merupakan bahan penting bagi pembuatan karya kerajinan untuk berbagai ritual di Tiongkok. Sedangkan lada, sarang burung dan ketimun laut dijadikan sebagai bahan makanan oleh penduduk Tiongkok.[1]

Kostum Militer Qianlong

Ekspansi Wilayah

Xinjiang

Kaisar Qianlong adalah pemimpin militer yang sukses, dia melakukan ekspansi besar - besaran untuk menambah wilayah Dinasti Qing. Hal tersebut dilakukan bukan hanya dengan kekuatan Qing, tetapi juga karena menurunnya kekuatan orang - orang Asia tengah. Dibawah pimpinan Qianlong, kawasan orang Turki dikuasai Dinasti Qing dan diganti namanya menjadi Xinjiang, sedangkan disebelah barat, Ili ditaklukkan dan dibatasi. Penguasaan Xinjiang oleh Dinasti Qing dikarenakan oleh kekalahan dan kehancuran bangsa Dzungars, koalisi dari Mongolia barat yang menyebabkan masalah di perbatasan Qing sejak tahun 1680. Di antara tahun 1755 dan 1758, 80% dari populasi bangsa Dzungars, atau sekitar 480,000 dan 800,000 orang terbunuh. Hal itu bukan saja sebagai kekalahan perang kerajaan Dzungars, tetapi juga kehancuran bangsa Dzungars itu sendiri. Walaupun menurut perkiraan orang Tiongkok pada abad ke 19, 40% dari bangsa Dzungars kemungkinan terbunuh oleh penyakit Syphilis.

Kuil puning yang dibangun sebagai monumen setelah mengalahkan bangsa Dzungars

Pada masa ini, pengaruh Mongol memasuki Tibet dan aliran buddha Tibet mulai tersebar di Mongolia. Qianlong lagi - lagi mengirimkan pasukan ke Tibet dan menetapkan Dalai Lama sebagai penguasa, dengan ketentuan Tibet adalah bagian dari kekuasaan Qing dan harus mengirimkan pajak dan upeti. Setelah itu, ekspansi militer ke Nepal dan Gurkhas menyebabkan kedua bangsa ini menyerah dan mengirimkan upeti kepada Qing.

Myanmar

Ekspansi militer Qing ke Myanmar (1765-1770) adalah perang yang sangat mahal yang harus dibayar oleh Dinasti Qing. Pada awalnya, Qianlong mengira akan dengan mudah memenangkan peran ini dalam satu serangan, karena dia menganggap Myanmar tidak lebih dari sebuah suku liar yang tidak memiliki kekuatan apapun. Setelah pasukan bendera hijau di Yunnan gagal menaklukkan Myanmar, Qianlong mengirim kan pasukan elit Manchu. Pasukan garis depan manchu harus berhadapan dengan hutan liar tropis serta berbagai penyakit menular. Bukan hanya satu persatu Jenderal Qing gagal menaklukkan Myanmar, akan tetapi pasukan Qing juga mengalami kehidupan yang sangat amat berat. Setelah peperangan selama empat tahun, panglima dari kedua belah pihak (Qing & Myanmar) setuju untuk mengakhiri perang pada tahun 1769 dengan hasilnya Qing gagal menaklukkan Myanmar dan mundur total. Qing menjaga ketat perbatasan Yunnan selama satu dekade, di samping itu menyiapkan perang lain dan memutuskan perdagangan selama dua dekade.

Inspeksi militer Qianlong ke Selatan

Vietnam

Kondisi di Vietnam juga tidak sesukses yang diharapkan. Pada tahun 1787, raja terakhir Dinasti Le, Le Chieu Thong mengungsi dari vietnam dan secara resmi meminta ditahtakan kembali di Thanglong (sekarang Hanoi). Kaisar Qianlong setuju dan mengirimkan pasukan dalam jumlah besar ke Vietnam untuk menyingkirkan Tay Son, petani pemberontak yang berhasil menguasai Vietnam. Ibu kota Vietnam, Thanglong berhasil ditaklukkan pada tahun 1788 tetapi beberapa bulan kemudian, pasukan Qing dikalahkan dan invasi tersebut berubah keadaan ketika serangan tiba - tiba dari Nguyen Hue, orang kedua sekaligus orang yang paling intelek dari ketiga Tay Son bersaudara. Qing memberikan perlidungan kepada Raja le dan keluarganya, dan tidak menggangu Vietnam dalam kurun waktu 90 tahun berikutnya.

Qianlong berkuda dengan baju perang

Efek Perang

Secara keseluruhan ekspansi militer Qianlong menguasai jutaan meter kubik wilayah dan membawa orang - orang bukan Han seperti Uyghur, Kazaks, Kyrgyzs, Evenks dan Mongol yang kemungkinan tidak bersahabat. Ekspansi militer yang dilancarkan Qianlong, memakan biaya yang sangat banyak, dana dari kas kerajaan hampir semuanya dihabiskan untuk keperluan militer. Mungkin hal tersebut yang menyebabkan kemunduran Qing pada saat menghadapi ancaman dari negara barat, pasukan Qing tidak dapat mengembangkan dan meperbaharui senjata mereka.

Walaupun ada perang yang dimenangkan, tetapi sebenarnya tidak sesukses yang dibayangkan. Pasukan Qing mengalami kemunduran dan menghadapi kesulitan ketika menghadapi musuh. Daerah Jin Chuan baru berhasil ditaklukkan setelah 3 tahun, pasukan Qing dibantai habis - habisan sebelum Yue Zhongqi mengambil alih pasukan dan kemudian bisa mengontrol keadaan. Peperangan dengan bangsa Dzungar sangat sengit, dan menyebabkan kerugian berat pada kedua pihak.

Pada akhir masa peperangan, pasukan Qing melemah dengan tajam. Di samping itu, karena sistem militer yang lunak, para jenderal sangat menikmati kehidupan mereka. Sejak banyak perang dilancarkan, para jenderal melihat tidak alasan untuk melatih pasukan mereka, alhasil melemahnya kekuatan pasukan Qing pada masa akhir Qianlong. Hal ini merupakan alasan utama kekalahan militer melawan Sekte Teratai Putih, pada masa akhir pemerintahan Qianlong.

Keluarga

Orang Tua
Ayah:

  • Yinzhen, Kaisar Yongzheng
    Kaisar ke-5 Dinasti Qing

Ibu:

  • Selir Mulia Xi
    dari Klan Niohuru, kemudian bergelar Ibu Suri Chongqing, secara anumerta Permaisuri Xiao Sheng Xian.

Permaisuri
(Empress)

  1. Permaisuri Xiao Xian Chun
    dari Klan Fuca, gelar diberikan secara anumerta.
  2. (nama pribadi tidak diketahui)
    dari Klan Nara


Selir Mulia Kaisar
(Imperial Noble Consort)

  1. Selir Mulia Kaisar Huixian
    dari Klan Gao, gelar diberikan secara anumerta.
  2. Selir Mulia Kaisar Chunhui
    dari Klan Su, gelar diberikan secara anumerta.
  3. Selir Mulia Kaisar Lingyi
    dari Klan Wei, gelar diberikan secara anumerta kemudian dihormati sebagai Permaisuri Xiao Yi Chun.


Selir Mulia
(Noble Consort)

  1. Selir Mulia Jia
    dari Klan Kim atau Klan Jin, Korea, secara anumerta Selir Mulia Kaisar Shujia.
  2. Selir Mulia Qing
    dari Klan Lu, secara anumerta Selir Mulia Kaisar Qinggong


Selir
(Consort)

  1. Selir Ying
    dari Klan Baarin, kemudian dinaikkan menjadi Selir Mulia Ying.
  2. Selir Xin
    dari Klan Daigiya, secara anumerta Selir Mulia Xin.
  3. Selir Yu
    dari Klan Keliyete, secara anumerta Selir Mulia Yu.
  4. Selir Xun
    dari Klan Irgen Gioro, secara anumerta Selir Mulia Xun.
  5. Selir Wan
    dari Klan Chen, dinaikkan menjadi Selir Mulia Wan.
  6. Selir Shu
    dari Klan Yehe-Nara
  7. Selir Yu
    dari Klan Oirat Borjigit
  8. Selir Rong
    dari Klan Xojam, etnis Uyghur
  9. Selir Dun
    dari Klan Wang
  10. Selir Fang
    dari Klan Chen
  11. Selir Jin
    dari Klan Fuca


Selir
(Concubine)

  1. Selir Huang
    dari Huang, secara anumerta Selir Yi
  2. Selir Yi
    dari Klan Bo
  3. Selir Shen
    dari Klan Bai'ergesi
  4. Selir Cheng
    dari Klan Niohuru
  5. Selir Gong
    dari Klan Lin


Nyonya Mulia
(Noble Lady)

  1. Nyonya Mulia Shun
    dari Klan Niohuru
  2. Nyonya Mulia Guo
    dari Klan Huoshuote, secara anumerta Selir Xun
  3. Nyonya Mulia E
    dari Klan Sirin Gioro
  4. Nyonya Mulia Rui
    dari Klan Socoro
  5. Nyonya Mulia Bai
    dari Klan Bo
  6. Nyonya Mulia Lu
    dari Klan Lu
  7. Nyonya Mulia Shou
    dari Klan Bo
  8. Nyonya Mulia Xiu
  9. Nyonya Mulia Shen
  10. Nyonya Mulia Wu
  11. Nyonya Mulia Jin
  12. Nyonya Mulia Xin
  13. Nyonya Mulia Fu


Nyonya
(Mistress)

  1. (nama pribadi tidak diketahui)
    dari Klan Fuca, meninggal sebelum Kaisar Qianlong naik takhta, secara anumerta Selir Mulia Kaisar Zhemin.

Anak

  1. Yonghuang, Pangeran Ding
    lahir dari Nyonya Fuca
  2. Yonglian, Putra Mahkota Duanhui
    lahir dari Permaisuri Xiao Xian Chun
  3. Putri Hejing
    lahir dari Permaisuri Xiao Xian Chun, menikah dengan Septeng Baljur dari Klan Khorchin Borjigit.
  4. Yongzhang, Pangeran Xun
    lahir dari Selir Mulia Kaisar Chunhui
  5. Yongcheng, Pangeran Lu
    lahir dari Selir Mulia Jia
  6. Yongqi, Pangeran Rong
    lahir dari Selir Yu
  7. Yongrong, Pangeran Zhi
    lahir dari Selir Mulia Kaisar Chunhui
  8. Putri Hejia
    lahir dari Selir Mulia Kaisar Chunhui, menikah dengan Fulong'an dari Klan Fuca.
  9. Yongcong, Pangeran Zhe
    lahir dari Permaisuri Xiao Xian Chun
  10. Yongxuan, Pangeran Yi
    lahir dari Selir Mulia Jia
  11. Yongxing, Pangeran Cheng
    lahir dari Selir Mulia Jia
  12. Yongji
    lahir dari Permaisuri Nara
  13. Yongjing
    lahir dari Permaisuri Nara
  14. Putri Hejing
    lahir dari Selir Mulia Kaisar Lingyi, menikah dengan Lhawang Dorji dari Klan Khalkha Borjigit.
  15. Yonglu
    lahir dari Selir Mulia Kaisar Lingyi
  16. Putri Heke
    lahir dari Selir Mulia Kaisar Lingyi, menikah dengan Jalantai dari Klan Uya.
  17. Yongyan, Kaisar Jiaqing
    lahir dari Selir Mulia Kaisar Lingyi
  18. Yongxing, Pangeran Cheng
    lahir dari Selir Mulia Jia
  19. Yonglin, Pangeran Qing
    lahir dari Selir Mulia Kaisar Lingyi
  20. Putri Hexiao
    lahir dari Selir Dun, menikah dengan Fengseninde dari Klan Niohuru.

Referensi

  1. ↑ Ota, Atsushi (2023). ""Perniagaan Haram" di Lampung: Respons Masyarakat Setempat terhadap Perluasan Perdagangan, Sekitar 1760-1800". Dalam Saputro, Christian Heru Cahyo (ed.). Lampung Tempo Doeloe. Semarang: Cipta Prima Nusantara. hlm. 40. ISBN 978-623-380-035-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Kaisar Qianlong
Keluarga Aisin Gioro
Lahir: 25 September 1711 Meninggal: 7 Februari 1799
Didahului oleh:
Kaisar Yongzheng
Kaisar Tiongkok
1736-1795
Diteruskan oleh:
Kaisar Jiaqing
  • l
  • b
  • s
Penguasa Tiongkok
Tiga Maharaja dan Lima Kaisar
  • Kaisar Yan
  • Kaisar Kuning (Huang Di)
  • Kaisar Yao
  • Kaisar Shun
  • Kaisar Yu
Penguasa Dinasti Xia, Shang, dan Zhou
Dinasti Xia
  • Yu yang Agung
  • Qi
  • Tai Kang
  • Zhong Kang
  • Xiang
  • Shao Kang
  • Zhu
  • Huai
  • Mang
  • Xie
  • Bu Jiang
  • Jiong
  • Jin
  • Kong Jia
  • Gao
  • Fa
  • Jie
夏商周
Shang Awal
  • Da Yi
  • Da Ding
  • Da Jia
  • Bu Bing
  • Da Geng
  • Xiao Jia
  • Da Wu
  • Lü Ji
  • Zhong Ding
  • Bu Ren
  • Jian Jia
  • Zu Yi
  • Zu Xin
  • Qiang Jia
  • Zu Ding
  • Nan Geng
  • Xiang Jia
Zaman Yin
  • Pan Geng
  • Xiao Xin
  • Xiao Yi
  • Wu Ding
  • Zu Geng
  • Zu Jia
  • Lin Xin
  • Kang Ding
  • Wu Yi
  • Wen Wu Ding
  • Di Yi
  • Di Xin
Zhou Barat
  • Wen
  • Wu
  • Zhou Gong
  • Cheng
  • Kang
  • Zhao
  • Mu
  • Gong
  • Yì (Jian)
  • Xiao
  • Yí (Xie)
  • Li
  • Gong He
  • Xuan
  • You
Zhou Timur
  • Ping
  • Huan
  • Zhuang
  • Xi
  • Hui
  • Xiang
  • Qing
  • Kuang
  • Ding
  • Jian
  • Ling
  • Jĭng
  • Dao
  • Jìng
  • Yuan
  • Zhending
  • Ai
  • Si
  • Kao
  • Weilie
  • An
  • Lie
  • Xian
  • Shenjing
  • Nan
Pemimpin Zaman Musim Semi dan Gugur dan Zaman Negara-Negara Berperang, dan Dinasti Qin
Zaman Musim Semi dan Gugur
  • lihat Silsilah penguasa Zaman Musim Semi dan Gugur
秦
Zaman Negara Berperang
  • lihat Silsilah penguasa Zaman Negara Berperang
Dinasti Qin
  • Qín Shǐ Huáng
  • Qin Er Shi
Kaisar Dinasti Han dan Zaman Tiga Kerajaan
Han Barat
  • Gaozu
  • Hui
  • Qianshao
  • Houshao
  • Wen
  • Jing
  • Wu
  • Zhao
  • Pangeran Changyi
  • Xuan
  • Yuan
  • Cheng
  • Ai
  • Ping
  • Ruzi
汉
Interregnum
  • Wang Mang (Dinasti Xin)
  • Gengshi
  • Liu Penzi (Lülin & Chimei)
Han Timur
  • Guangwu
  • Ming
  • Zhang
  • He
  • Shang
  • An
  • Marquess Beixiang
  • Shun
  • Chong
  • Zhi
  • Huan
  • Ling
  • Pangeran Hongnong
  • Xian
Zaman Tiga Negara
  • Xian
  • Cao Wei
    • Cao Pi
    • Cao Rui
    • Cao Fang
    • Cao Mao
    • Cao Huan
  • Shu Han
    • Liu Bei
    • Liu Shan
  • Wu Timur
    • Sun Quan
    • Sun Liang
    • Sun Xiu
    • Sun Hao
  • Raja-raja perang
    • Dong Zhuo
    • Gongsun Zan
    • Han Fu
    • Liu Biao
    • Liu Yao
    • Liu Zhang
    • Lü Bu
    • Ma Teng
    • Meng Huo
    • Yuan Shao
    • Yuan Shu
    • Zhang Jiao
    • Zhang Lu
Kaisar Dinasti Jìn, Zaman Enam Belas Negara, Dinasti Selatan dan Utara, dan Dinasti Sui
Dinasti Jìn
  • Jin Barat
    • Wu
    • Hui
    • Huai
    • Min
  • Jin Timur
    • Yuan
    • Ming
    • Cheng
    • Kang
    • Mu
    • Ai
    • Fei
    • Jianwen
    • Xiaowu
    • An
    • (Huan Xuan)
    • An
    • Gong
隋
Zaman Enam Belas Negara
  • lihat Silsilah Penguasa Zaman Enam Belas Negara
Dinasti Selatan dan Utara
  • lihat Silsilah Penguasa Dinasti-Dinasti Selatan dan Utara
Dinasti Sui
  • Wen
  • Yang
  • Gong
Kaisar Dinasti Tang dan Zaman Lima Dinasti dan Sepuluh Negara
Dinasti Tang
  • Gaozu
  • Taizong
  • Gaozong
  • Zhongzong
  • Ruizong
  • Wu Zetian (interregnum Zhou Kedua)
  • Zhongzong (jabatan kedua)
  • Shang Di
  • Ruizong (jabatan kedua)
  • Xuánzōng (玄宗)
  • Suzong
  • Daizong
  • Dezong
  • Shunzong
  • Xianzong
  • Muzong
  • Jingzong
  • Wenzong
  • Wuzong
  • Xuānzōng (宣宗)
  • Yizong
  • Xizong
  • Zhaozong
  • Ai Di
唐
Lima Dinasti
  • Liang Akhir
    • Zhu Wen
    • Zhu Yougui
    • Zhu Youzhen
  • Panglima perang
    • Liu Shouguang (Yan)
    • Wang Rong (Zhao)
    • Li Maozhen (Qi)
  • Jin
    • Li Keyong
  • Tang Akhir
    • Li Cunxu
    • Li Siyuan
    • Li Conghou
    • Li Congke
  • Jin Akhir
    • Shi Jingtang
    • Shi Chonggui
  • Interregnum (pendudukan Liao)
    • Taizong
    • Shizong
  • Han Akhir
    • Liu Zhiyuan
    • Liu Chengyou
  • Han Utara
    • Liu Chong
    • Liu Chengjun
    • Liu Ji'en
    • Liu Jiyuan
  • Zhou Akhir
    • Guo Wei
    • Chai Rong
    • Guo Zongxun
Sepuluh Kerajaan
(selain Han Utara)
  • Bekas Shu
    • Wang Jian
    • Wang Yan
  • Shu Akhir
    • Meng Zhixiang
    • Meng Chang
  • Jingnan
    • Gao Jixing
    • Gao Conghui
    • Gao Baorong
    • Gao Baoxu
    • Gao Jichong
  • Chu
    • Ma Yin
    • Ma Xisheng
    • Ma Xifan
    • Ma Xiguang
    • Ma Xi'e
    • Ma Xichong
  • Han Selatan
    • Liu Yan
    • Liu Bin
    • Liu Sheng
    • Liu Chang
  • Wu
    • Yang Xingmi
    • Yang Wo
    • Yang Longyan
    • Yang Pu
  • Tang Selatan
    • Li Bian
    • Li Jing
    • Li Yu
  • Min
    • Wang Chao
    • Wang Shenzhi
    • Wang Yanhan
    • Wang Yanjun
    • Wang Jipeng
    • Wang Yanxi
    • Zhu Wenjin
    • Wang Yanzheng (Yin)
  • Wuyue
    • Qian Liu
    • Qian Yuanguan
    • Qian Hongzuo
    • Qian Hongzong
    • Qian Chu
Kaisar Dinasti Song, Liao, Jin, dan Xia Barat
Song Utara
  • Taizu
  • Taizong
  • Zhenzong
  • Renzong
  • Yingzong
  • Shenzong
  • Zhezong
  • Huizong
  • Qinzong
宋
Song Selatan
  • Gaozong
  • Xiaozong
  • Guangzong
  • Ningzong
  • Lizong
  • Duzong
  • Gongzong
  • Duanzong
  • Bing Di
Dinasti Liao
  • Taizu
  • Taizong
  • Shizong
  • Muzong
  • Jingzong
  • Shengzong
  • Xingzong
  • Daozong
  • Tianzuo
  • Yelu Deguang
  • Yelu Abaoji
Xia Barat
  • Jingzong
  • Yizong
  • Huizong
  • Chongzong
  • Renzong
  • Huanzong
  • Xiangzong
  • Shenzong
  • Xianzong
  • Mozhu
Dinasti Jīn
  • Taizu
  • Taizong
  • Xizong
  • Hailingwang
  • Shizong
  • Zhangzong
  • Weishaowang
  • Xuanzong
  • Aizong
  • Modi
  • Wanyan Aguda
  • Wanyan Yong
Kaisar Dinasti Yuan
Pra-Kubilai Khan
  • Genghis Khan (Taizu)
  • Tolui (regent) (Ruizong)
  • Ögedei Khan (Taizong)
  • Güyük Khan (Dingzong)
  • Möngke Khan (Xianzong)
  • Kubilai Khan (Shizu)
元
Pasca-Kubilai Khan
(1271)
  • Kubilai Khan (Shizu)
  • Temür Khan (Chengzong)
  • Külüg Khan (Wuzong)
  • Buyantu Khan (Renzong)
  • Gegeen Khan (Yingzong)
  • Yesün Temür Khan (Taiding)
  • Ragibagh Khan (Tianshun)
  • Jayaatu Khan (Wenzong)
  • Khutughtu Khan (Mingzong)
  • Jayaatu Khan (Wenzong)
  • Rinchinbal Khan (Ningzong)
  • Toghon Temür
Kaisar Dinasti Ming
Dinasti Ming
  • Kaisar Hongwu
  • Kaisar Jianwen (Yunwen)
  • Kaisar Yongle (Di)
  • Kaisar Hongxi (Gaochi)
  • Kaisar Xuande (Zhanji)
  • Kaisar Zhengtong (Qizhen)
  • Kaisar Jingtai (Qiyu)
  • Kaisar Chenghua (Jianshen)
  • Kaisar Hongzhi (Youtang)
  • Kaisar Zhengde (Houzhao)
  • Kaisar Jiajing (Houcong)
  • Kaisar Longqing (Zaihou)
  • Kaisar Wanli (Yijun)
  • Kaisar Taichang (Changluo)
  • Kaisar Tianqi (Youxiao)
  • Kaisar Chongzhen (Youjian)
明
Dinasti Ming Selatan
  • Hongguang
  • Longwu
  • Shaowu dan Yongli (bersama)
  • Yongli
Kaisar Dinasti Qing
  • Nu'erhaci
  • Huang Taiji
  • (Dorgon)
  • Kaisar Shunzhi (Fulin)
  • Kaisar Kangxi (Xuanye)
  • Kaisar Yongzheng (Yinzhen)
  • Kaisar Qianlong (Hongli)
  • Kaisar Jiaqing (Yongyan)
  • Kaisar Daoguang (Minning)
  • Kaisar Xianfeng (Yizhu)
  • Kaisar Tongzhi (Zaichun)
  • Kaisar Guangxu (Zaitian)
  • Kaisar Xuantong (Puyi)
Presiden Republik Tiongkok
1911-1928
  • Sun Yat-sen
  • Yuan Shikai
  • Li Yuanhong
  • Feng Guozhang
  • Xu Shichang
  • Cao Kun
  • Duan Qirui
  • Zhang Zuolin
Republik Tiongkok
Kuomintang
  • Tan Yankai
  • Chiang Kai-shek
  • Lin Sen (Sejak 1949 memerintah di Taiwan, Tiongkok Daratan dikuasai Republik Rakyat Tiongkok)
  • Chiang Kai-shek
  • Yen Chia-kan
  • Chiang Ching-kuo
  • Lee Teng-hui
  • Chen Shui-bian (PPD)
  • Ma Ying-jeou
  • Tsai Ing-wen (PPD)
  • Lai Ching-te (PPD)
Pemimpin tertinggi Republik Rakyat Tiongkok
  • Mao Zedong
  • Hua Guofeng
  • Deng Xiaoping
  • Jiang Zemin
  • Hu Jintao
  • Xi Jinping
Tiongkok
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
    • 2
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Italia
  • Australia
  • Republik Ceko
  • Belanda
  • Norwegia
  • Taiwan
    • 2
  • Latvia
  • Korea
  • Swedia
  • Polandia
  • Vatikan
    • 2
  • Israel
Akademik
  • CiNii
Seniman
  • ULAN
  • KulturNav
    • 2
Orang
  • Trove
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • SNAC
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Awal Kehidupan
  2. Perjalanan Menuju Tahta
  3. Pemerintahan
  4. Ekonomi
  5. Ekspansi Wilayah
  6. Efek Perang
  7. Keluarga
  8. Referensi

Artikel Terkait

Dinasti Qing

dinasti pimpinan Manchu di Tiongkok (1644–1912)

Kaisar Jiaqing

korupsi. Ia bersumpah akan menghabisi Heshen bila menjadi kaisar nanti. Oktober 1795, Kaisar Qianlong, yang telah memerintah selama 60 tahun, memutuskan untuk

Kaisar Yongzheng

Masa pemerintahan Yongzheng tidak selama ayahnya, Kaisar Kangxi ataupun anaknya Kaisar Qianlong, Yongzheng mendadak mangkat pada tahun 1735 kemungkinan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026