Beranda » Pelajar asal Tasikmalaya kecewa, skor ke sekolah Maung tiba-tiba anjlok hingga peringkat turun, ini penjelasan resmi Disdik Jabar
Posted in

Pelajar asal Tasikmalaya kecewa, skor ke sekolah Maung tiba-tiba anjlok hingga peringkat turun, ini penjelasan resmi Disdik Jabar

Jakarta Aktual – 06 Juni 2026 | Pelajar asal Tasikmalaya kecewa, skor ke sekolah Maung tiba-tiba anjlok hingga peringkat turun, menjadi topik hangat di kalangan para pelajar dan orang tua. Hal ini terjadi setelah adanya perubahan skor pada Jalur Prestasi Non-Akademik di Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Manusia Unggul (Sekolah Maung). Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) memberikan klarifikasi bahwa perubahan skor tersebut bukanlah pemotongan nilai, melainkan hasil sinkronisasi dan penyesuaian data riil berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Disdik Jabar menegaskan bahwa seluruh skor yang tampil pada sistem saat ini masih bersifat sementara. Sistem akan terus memverifikasi agar dokumen dan klasifikasi peserta sesuai. Seluruh ketentuan klasifikasi diatur dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomo: 27274/HK.02.03/SEKRE tentang Petunjuk Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru Sekolah Manusia Unggul SMA/SMK Tahun Ajaran 2026/2027 tertanggal 13 Mei 2026.

Pelajar asal Tasikmalaya kecewa, skor ke sekolah Maung tiba-tiba anjlok hingga peringkat turun, karena perubahan skor ini memengaruhi peringkat mereka. Namun, Disdik Jabar menjelaskan bahwa perubahan skor maupun peringkat yang terjadi merupakan bagian dari upaya memastikan setiap calon murid memperoleh hak skor yang sah, valid, dan adil sesuai regulasi.

Disdik Jabar juga menyampaikan hasil analisis dan temuan kasus penyesuaian data yang terjadi di lapangan. Kasus pertama berkaitan dengan prestasi Taekwondo. Diketahui calon murid memiliki prestasi Juara Beregu Harapan Nasional dari kompetisi yang dilaksanakan penyelenggara di luar kementerian. Awalnya, prestasi itu mendapat skor input sebesar 310. Angka itu merupakan bobot yang diberikan untuk prestasi juara beregu harapan nasional di kompetisi yang diselenggaran Kemendikdasmen atau Kemenag.

Pelajar asal Tasikmalaya kecewa, skor ke sekolah Maung tiba-tiba anjlok hingga peringkat turun, ini menunjukkan bahwa perubahan skor pada Jalur Prestasi Non-Akademik di SPMB Sekolah Maung memang memiliki dampak yang signifikan. Oleh karena itu, Disdik Jabar harus memastikan bahwa proses verifikasi dan penyesuaian data dilakukan dengan transparan dan adil.

Pelajar asal Tasikmalaya kecewa, skor ke sekolah Maung tiba-tiba anjlok hingga peringkat turun, ini juga menunjukkan bahwa para pelajar dan orang tua harus lebih teliti dan aktif dalam memantau perkembangan skor dan peringkat mereka. Dengan demikian, mereka dapat mengambil tindakan yang tepat jika terjadi perubahan skor yang tidak diharapkan.

Di akhir, perlu diingat bahwa Pelajar asal Tasikmalaya kecewa, skor ke sekolah Maung tiba-tiba anjlok hingga peringkat turun, ini merupakan masalah yang perlu diatasi dengan serius. Disdik Jabar dan para pelajar serta orang tua harus bekerja sama untuk memastikan bahwa proses penerimaan murid baru di Sekolah Maung berjalan adil dan transparan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *