Beranda » KAI Genjot Pengadaan 16 Trainset KRL Baru dari INKA, Nilai Kontrak Rp 3,85 Triliun
Posted in

KAI Genjot Pengadaan 16 Trainset KRL Baru dari INKA, Nilai Kontrak Rp 3,85 Triliun

Jakarta Aktual – 09 Juni 2026 | PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan percepatan pengadaan 16 trainset KRL baru dari PT Industri Kereta Api (INKA) dengan nilai kontrak Rp 3,85 triliun. KAI genjot pengadaan 16 trainset KRL baru dari INKA, nilai kontrak Rp 3,85 triliun ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan dan memenuhi kebutuhan penumpang yang terus meningkat.

Menurut Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, kebutuhan pengadaan KRL baru menjadi penting untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang serta bertambahnya armada yang memasuki masa konservasi. KAI genjot pengadaan 16 trainset KRL baru dari INKA, nilai kontrak Rp 3,85 triliun ini juga sejalan dengan upaya perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan.

PT INKA sendiri juga melakukan modernisasi fasilitas produksi di pabrik Madiun dan Banyuwangi guna meningkatkan kapasitas dan kapabilitas industri perkeretaapian nasional. Dengan kapasitas produksi yang lebih besar dan kapabilitas teknologi yang semakin maju, industri perkeretaapian dapat mendukung kebutuhan infrastruktur transportasi yang terus meningkat.

KAI genjot pengadaan 16 trainset KRL baru dari INKA, nilai kontrak Rp 3,85 triliun ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemandirian industri perkeretaapian nasional. Dengan demikian, perusahaan dapat mengurangi ketergantungan pada impor dan meningkatkan daya saing industri manufaktur Indonesia di pasar global.

📖 Baca juga:
Lite Stock: Apakah Saham Lumentum Layak Dibeli?

Di sisi lain, armada KRL Jabodetabek yang saat ini beroperasi masih didominasi kereta bekas impor dari Jepang yang telah berusia lebih dari tiga dekade. KAI genjot pengadaan 16 trainset KRL baru dari INKA, nilai kontrak Rp 3,85 triliun ini merupakan upaya perusahaan untuk memperbarui armada dan meningkatkan kualitas layanan.

PT KAI juga melakukan proyek pengadaan sarana KRL Jabodetabek senilai Rp 9,18 triliun. Proyek ini direncanakan untuk dilaksanakan dalam lima tahap pengadaan, dengan KAI genjot pengadaan 16 trainset KRL baru dari INKA, nilai kontrak Rp 3,85 triliun sebagai tahap pertama.

Dalam jangka panjang, KAI genjot pengadaan 16 trainset KRL baru dari INKA, nilai kontrak Rp 3,85 triliun ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik nasional, mengurangi ketergantungan pada impor, dan meningkatkan daya saing industri manufaktur Indonesia di pasar global.

Kesimpulan, KAI genjot pengadaan 16 trainset KRL baru dari INKA, nilai kontrak Rp 3,85 triliun ini merupakan upaya perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan, memenuhi kebutuhan penumpang, dan meningkatkan kemandirian industri perkeretaapian nasional.

📖 Baca juga:
IHSG Turun, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *