Yehezkiel 25 adalah bagian dari Kitab Yehezkiel dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Berisi perkataan nabi Yehezkiel bin Busi, yang turut dibawa ke dalam pembuangan oleh Kerajaan Babilonia pada zaman raja Yoyakhin dari Kerajaan Yehuda dan raja Nebukadnezar dari Babel sekitar abad ke-6 SM.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Yehezkiel 25 | |
|---|---|
Kitab Yehezkiel 30:13–18 pada suatu naskah bahasa Inggris dari awal abad ke-13, MS. Bodl. Or. 62, fol. 59a. Teks bahasa Ibrani disalin sebagaimana dalam kodeks bahasa Latin. Terjemahan bahasa Latin ditulis di bagian marjin. | |
| Kitab | Kitab Yehezkiel |
| Kategori | Nevi'im |
| Bagian Alkitab Kristen | Perjanjian Lama |
| Urutan dalam Kitab Kristen | 26 |
Yehezkiel 25 (disingkat Yeh 25) adalah bagian dari Kitab Yehezkiel dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Berisi perkataan nabi (dan juga imam) Yehezkiel bin Busi, yang turut dibawa ke dalam pembuangan oleh Kerajaan Babilonia pada zaman raja Yoyakhin dari Kerajaan Yehuda dan raja Nebukadnezar dari Babel sekitar abad ke-6 SM.[1][2]
Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):
Bani Amon adalah bangsa yang tinggal di sebelah timur Israel yang dihukum oleh Allah karena mereka senang atas kejatuhan Yerusalem dan kebinasaan Bait Suci.[3]
Yehezkiel bernubuat bahwa Moab akan dihukum karena mereka percaya bahwa Allah Israel tidak lebih besar daripada dewa-dewa bangsa lainnya (Yehezkiel 25:11).[3]
Bangsa Edom akan dihukum karena mereka amat membenci bangsa Israel.[3]
Di sini ditunjukkan hubungan orang Filistin dengan orang Kreta yang merantau ke sepanjang tepi pantai Laut Tengah.[8]
Di sini ditunjukkan balas dendam Allah terhadap orang-orang Filistin karena perlakuan mereka yang kejam terhadap orang-orang Yehuda (bandingkan Yeremia 47).[10]