Willem Wandik adalah politikus Partai Demokrat yang menjabat sebagai Bupati Tolikara masa jabatan 2025–2030. Ia menjabat sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Sebelumnya, ia menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari daerah pemilihan (dapil) Papua masa jabatan 2014–2019 dan 2019–2024. Ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat sejak 2020.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Willem Wandik | |
|---|---|
| Bupati Tolikara ke-3 | |
| Mulai menjabat 20 Februari 2025 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Gubernur | John Tabo |
| Wakil | Yotam Wonda |
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia | |
| Masa jabatan 1 Oktober 2014 – 30 September 2024 | |
| Presiden | Joko Widodo |
| Daerah pemilihan | Papua |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1975-08-17)17 Agustus 1975 Konda, Tolikara, Irian Jaya, Indonesia |
| Partai politik | Demokrat |
| Almamater | Universitas Teknologi Surabaya |
Willem Wandik (lahir 17 Agustus 1975) adalah politikus Partai Demokrat yang menjabat sebagai Bupati Tolikara masa jabatan 2025–2030. Ia menjabat sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.[1] Sebelumnya, ia menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari daerah pemilihan (dapil) Papua masa jabatan 2014–2019 dan 2019–2024. Ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat sejak 2020.[2]
Pada Pilbup Tolikara 2024, ia mencalonkan diri sebagai Bupati Tolikara masa jabatan 2025–2030 dengan menggandeng pensiunan Aparatur Sipil Negara, Yotam Wonda. Pasangan calon ini berhasil unggul dengan meraih 61.925 suara atau 32,47% dari total suara sah.[3]
Willem memulai kiprah politiknya pada pemilihan umum 2014, ia menjadi calon anggota DPR RI dari Partai Demokrat untuk dapil Papua. Willem akhirnya terpilih menjadi salah satu dari sepuluh legislator yang mewakili dapil Papua untuk periode 2014–2019.[4] Ia memperoleh 178.982 suara, merupakan perolehan suara caleg Partai Demokrat terbanyak kedua ketika itu.[5] Willem terpilih kembali pada pemilihan umum berikutnya, kali ini ia memperoleh 134.299 suara.[6]
Willem menjabat sebagai salah satu wakil ketua umum dalam kepengurusan Partai Demokrat untuk periode 2020–2025, ia menjadi putra daerah Papua pertama yang mengemban tugas itu.[5]