Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Wayang gremeng

Wayang gremeng adalah istilah umum dalam seni pertunjukan tradisional yang merujuk kepada pertunjukan wayang yang diiringi dengan suara dari mulut yang bunyinya mirip dengan bunyi gamelan. Kesenian ini hidup dan berkembang di daerah Tegal, Jawa Tengah. Seperti kebanyakan pertunjukan wayang, wayang gremeng dibawakan oleh seorang dalang dalam menyampaikan narasi dan dialog ceritanya, dibantu oleh beberapa nayaga yang membunyikan iringan dengan mulut mereka, dan menggunakan pakeliran, serta wayang-wayang. Kebanyakan cerita yang dibawakan adalah kisah Mahabharata. Di daerah Banyumas, wayang gremeng dikenal dengan nama wayang jemblung. Tokoh penting dalam pertunjukan wayang gremeng antara lain Slamet Gundono dan Enthus Susmono, meskipun mereka berdua juga menggeluti wayang konservatif.

Wikipedia article
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Februari 2023)

Wayang gremeng adalah istilah umum dalam seni pertunjukan tradisional yang merujuk kepada pertunjukan wayang yang diiringi dengan suara dari mulut (a capela) yang bunyinya mirip dengan bunyi gamelan[a]. Kesenian ini hidup dan berkembang di daerah Tegal, Jawa Tengah. Seperti kebanyakan pertunjukan wayang, wayang gremeng dibawakan oleh seorang dalang dalam menyampaikan narasi dan dialog ceritanya, dibantu oleh beberapa nayaga[b] yang membunyikan iringan dengan mulut mereka, dan menggunakan pakeliran, serta wayang-wayang. Kebanyakan cerita yang dibawakan adalah kisah Mahabharata. Di daerah Banyumas, wayang gremeng dikenal dengan nama wayang jemblung. Tokoh penting dalam pertunjukan wayang gremeng antara lain Slamet Gundono dan Enthus Susmono, meskipun mereka berdua juga menggeluti wayang konservatif.[1][2]

Lihat pula

  • Kota Tegal
  • Kabupaten Tegal
  • Slamet Gundono
  • Enthus Susmono

Catatan

  1. ↑ Arti nggremeng sebenarnya adalah bicara tidak jelas atau menggerutu. Dalam pertunjukan ini, iringan dibawakan dengan cara nggremeng tetapi tetap menyesuaikan nada dalam gamelan
  2. ↑ Nayaga adalah sekelompok musisi yang mengiringi pertunjukan ketoprak atau wayang menggnakan seperangkat gamelan

Referensi

  1. ↑ Library-Lontar: Wayang Gremeng diakses 3 Juli 2017
  2. ↑ Suara Merdeka: Wayang Gremeng di Jaten[pranala nonaktif permanen] diakses 3 Juli 2017
  • l
  • b
  • s
Wayang
Menurut
media
Kulit
  • Wayang purwa
  • Wayang madya
  • Wayang gedog
  • Wayang Yogyakarta
  • Wayang dupara
  • Wayang Cirebon
  • Wayang wahyu
  • Wayang suluh
  • Wayang kancil
  • Wayang calonarang
  • Wayang krucil
  • Wayang Sasak
  • Wayang Banjar
  • Wayang parwa
  • Wayang arja
  • Wayang gambuh
  • Wayang cupak
Kayu
  • Wayang Ajen
  • Wayang cepak
  • Wayang Gantung
  • Wayang golek
  • Wayang klithik
  • purwa
  • Wayang menak
  • Wayang potehi
  • Wayang thengul
  • Wayang timplong
Orang
  • Wayang Carita
  • Topeng Cirebon
  • Wayang gung
  • Ketoprak
  • Ludruk
  • Sriwedari
  • Wayang topeng
  • Wayang Topeng Malang
Bambu
  • Wayang bambu
  • Wayang bambu Osing
  • Wayang golek langkung
Kain
  • Wayang beber
  • Remeng
Rumput
  • Wayang suket



Menurut
asal
  • Wayang kulit Bali
  • Wayang golek Bandung
  • Wayang kulit Banjar
  • Wayang kulit Gagrag Banyumasan
  • Wayang kulit Betawi
  • Wayang Cina
  • Wayang Kulit Cirebon
  • Wayang Kulit Gagrag Pesisiran
  • Wayang kulit Ponorogo
  • Wayang Kedu Wonosaban
  • Wayang kulit gagrag Yogyakarta
  • Wayang Sasak Lombok
  • Wayang Kulit Palembang
  • Wayang siam
  • Wayang Thailand
Inovasi
  • Wayang arja
  • Wayang gremeng
  • Wayang listrik
  • Wayang revolusi
  • Wayang sadat (gedog)
  • Wayang siam
  • Wayang Suluh
  • Wayang wahyu
Properti dan
kesenian
pendukung
  • Blencong
  • Catur
  • Cempurit
  • Dalang
  • Gamelan
  • Gapit
  • Gunungan
  • Keprak
  • Kriya
  • Lakon
  • Pakeliran
  • Pathet
  • Pedalangan
  • Sabet
  • Sinden
  • Suluk
  • Tancepan
Sumber
cerita
  • Sastra Hindu
    • Mahabharata
    • Ramayana
  • Kakawin
    • Arjunawiwāha
    • Arjunawijaya
    • Bharatayuddha
    • Bomantaka
    • Kresnayana
  • Pustaka Raja Purwa (Serat)
Organisasi
  • Persatuan Pedalangan Indonesia
  • CenkBlonk
  • Indra Swara
  • Ngesti Pandowo
  • Sriwedari
Museum
  • Museum Wayang Beber Sekartaji (Bantul)
  • Museum Wayang Sendang Mas (Banyumas)
  • Museum Topeng Cirebon (Cirebon)
  • Rumah Topeng dan Wayang Setia Darma (Gianyar)
  • Museum Wayang (Jakarta)
  • Museum Potehi Gudo Jombang (Jombang)
  • Museum Wayang Kekayon (Yogyakarta)
  • Museum Wayang R. Boediardjo (Magelang)
  • Museum Panji (Malang)
  • Museum Gubug Wayang (Mojokerto)
  • Museum Wayang dan Artefak Purbalingga (Purbalingga)
  • Museum Peradaban Asia (Singapura)
  • Museum Sonobudoyo (Yogyakarta)
  • Museum Wayang Indonesia (Wonogiri)
Lihat pula: Daftar tokoh dan lakon wayang
Portal · Kategori


Ikon rintisan

Artikel bertopik seni ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula
  2. Catatan
  3. Referensi

Artikel Terkait

Yayasan Lontar

perusahaan asal Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026