Universitas Islam 45 Bekasi adalah sebuah universitas swasta yang terletak di Kota Bekasi, Jawa Barat. Universitas ini berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) "45".
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Universitas Muhammadiyah Indonesia | |
|---|---|
Muhammadiyah University of Indonesia | |
| Moto | Preparing for the future |
Moto dalam bahasa Indonesia | "Persiapan untuk Masa Depan" |
| Jenis | Perguruan Tinggi Swasta |
| Didirikan | April 17, 1982 (1982-04-17) |
Lembaga induk | Muhammadiyah |
| Afiliasi | Islam |
| Rektor | Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si. |
| Alamat | Jalan Cut Meutia No. 83, Margahayu, Bekasi Timur , , |
| Warna | biru dongker |
| Situs web | www.unismabekasi.ac.id |
Koordinat: 6°15′25.5″S 107°0′20.8″E / 6.257083°S 107.005778°E / -6.257083; 107.005778Lihat peta diperbesar Koordinat: 6°15′25.5″S 107°0′20.8″E / 6.257083°S 107.005778°E / -6.257083; 107.005778Lihat peta diperkecil | |
Universitas Islam 45 Bekasi (disingkat UNISMA ) adalah sebuah universitas swasta yang terletak di Kota Bekasi, Jawa Barat. Universitas ini berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) "45". [1]
Cikal perguruan tinggi ini berasal dari Akademi Pembangunan Desa (APD) Bekasi yang didirikan tanggal 17 April 1982 oleh Bupati Bekasi saat itu, sekaligus Ketua Yayasan Pendidikan Islam “45” Bekasi, H. Abdul Fatah, yang mulanya bertempat di Gedung Juang 45 Bekasi.[2] APD kemudian berubah menjadi Akademi Administrasi Pembangunan (APP) dan pada tahun 1985 menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP). Tahun 1986, berdiri Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE), dan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER). Tahun 1987, berdasarkan SK Mendikbud No.0483/O/1987 bergabunglah STISIP, STKIP, STIE, dan STIPER menjadi Universitas Islam "45". Tahun 1988 bergabung Sekolah Tinggi Agama (STIA) berdasarkan SK Menteri Agama No.219/1988.[3]
Dengan slogan "Preparing for the Future" UNISMA Bekasi memiliki visi menghasilkan insan Khairu Ummah bagi masyarakat, sehingga sarjana UNISMA Bekasi tak hanya mumpuni di bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), namun juga disertai dengan akhlakul karimah. [4]
Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi mengambil alih pengelolaan Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi yang akan bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Indonesia ditandai seremoni alih kelola bertepatan kegiatan pengajian umum Maulid Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam di kampus tersebut.
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menyatakan rencana perubahan nama ini merupakan upaya strategis untuk memperluas kontribusi Muhammadiyah dalam bidang pendidikan tinggi.
"Dari Bekasi untuk Indonesia, kemudian mendunia. Dibalik nama itu ada spirit mentransformasikan kemajuan dan ini jadi kekuatan penyangga bangsa dalam kehidupan bernegara. Dari Indonesia kita akan merambah dunia dalam rangka berperan untuk menyebar Islam yang rahmatan lil alamin bagi dunia," katanya di Bekasi, Selasa.[5]
UNISMA Bekasi memiliki 7 Fakultas. Terdiri dari 4 Program Pendidikan Vokasi/Program Ahli Madya (D3), 17 Program Sarjana (S1), 3 Program Magister (S2).[6] [7]
Terdapat berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seperti: [8]