Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiTitim Fatimah
Artikel Wikipedia

Titim Fatimah

Titim Fatimah adalah seorang sinden Sunda legendaris yang sangat digemari masyaralat pada era 1950-an/60-an. tidak hanya terkenal di Jawa Barat, tapi juga dikenal seantero Nusantara. Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno konon sangat menggemari Titim dan menjadikannya sebagai artis favorit saat sedang berada di Jawa Barat. Titim Fatimah lahir di Deli, Sumatera Utara pada tahun 1929 dan wafat pada 24 Maret 1995. Saat usia 5 tahun, ia dibawa kembali ke kampung halaman orangtuanya H. Damri Sumarta ke Jalancagak, Subang.

Wikipedia article
Diperbarui 4 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Titim Fatimah adalah seorang sinden Sunda legendaris yang sangat digemari masyaralat pada era 1950-an/60-an. tidak hanya terkenal di Jawa Barat, tapi juga dikenal seantero Nusantara. Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno konon sangat menggemari Titim dan menjadikannya sebagai artis favorit saat sedang berada di Jawa Barat. Titim Fatimah lahir di Deli, Sumatera Utara pada tahun 1929[1] dan wafat pada 24 Maret 1995.[2] Saat usia 5 tahun, ia dibawa kembali ke kampung halaman orangtuanya H. Damri Sumarta ke Jalancagak, Subang.[3]

Selain dikenal sebagai sinden sunda yang melegenda karena kreatifitasnya, Titim Fatimah juga menunjukkan kepekaan sosialnya. Di wilayah Subang, Titim diketahui mendirikan sebuah sekolah dasar untuk anak-anak setempat yang tidak berkesempatan mendapatkan bangku pendidikan.[2] Untuk menghargai jasa beliau, Pemda Subang juga pernah pernah menyelenggarakan pasanggiri sinden sunda dengan tajuk “Piala Titim Fatimah” pada tahun 2002 dan 2004.[3]

Karir

Bakat sinden Titim sudah terlihat sejak kecil, kemudian ia terus dibimbing oleh ayahnya yang juga mahir bermain kecapi dan kawih sunda. Menjelang remaja beliau semakin mendalami dunia sinden. Beberapa sinden dan ahli karawitan sunda beliau datangi untuk belajar, termasuk Upit Sarimanah sinden yang paling terkenal saat itu.[3]

Titim Fatimah pernah mendatangi untuk RRI pada tahun 1952, akan tetapi ditolak karena staf radio menganggap suaranya tidak sesuai dengan kategori gender perempuan, terkadang Titim bisa bernyanyi seperti perempuan maupun seperti laki-laki.[1] Dari perbedaan dan ciri khas inilah yang dapat memberikan keunikan pada lagu-lagunya.

Dalam pertunjukkan wayang golek, ia memposisikan dirinya sebagai bintang pertunjukkan, sedangkan dalang bertindak lebih seperti MC daripada berperan sebagai dalang pada umumnya. Titim sering muncul mengenakan pakaian panggung tradisionalnya, berupa rok kain batik lilit, kebaya lengan panjang. Terkadang ia juga tampil dengan rok pendek sebagai perwujudan modernitas, emansipasi, dan pemberdayaan perempuan di Indonesia pasca kemerdekaan[1]

Pamornya sebagai sinden semakin meningkat, tidak hanya di kenal di Jawa Barat tapi juga dikenal secara nasional. Daya pikatnya ini juga mampu menarik perhatian Presiden Soekarno. Selama masa kepemimpinan presiden Soekarno, Titim diundang untuk bernyanyi dalam acara-acara di istana presiden.[1] Atas sumbangsihnya terhadap kebudayaan sunda tersebut, pada tanggal 23 Februari 2003 presiden Megawati Soekarnoputri memberinya penghargaan Satyalencana Kebudayaan melalui Bupati Subang saat itu H. Rohimat[3]

Pada puncak karirnya, menjadikan beliau sebagai sinden paling terkenal dan sukses secara finansial. Selain itu sebagian hartanya juga digunakan untuk membangun Sekolah Dasar di Jalancagak yang merupakan kampung halamannya dengan nama SD Titim Patimah, yang masih digunakan hingga saat ini.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Weintraub, Andrew N. (2025). "Sunda modern: Gendered modernity in Sundanese performing arts". Wacana. 26 (1): 1–26. doi:10.17510/wacana.v26i1.1803.
  2. 1 2 "Sosok Titim Fatimah, Pesinden Sunda yang Multitalenta dan Punya Jiwa Sosial Tinggi". merdeka.com. 2024-08-26. Diakses tanggal 2026-02-06.
  3. 1 2 3 4 5 Ari, Musthari (2013-06-11). "Titim Fatimah, Diva Subang yang Terlupakan". KOTASUBANG.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-02-06.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Karir
  2. Referensi

Artikel Terkait

Daftar penyanyi solo perempuan Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Tati Saleh

Penari Jaipongan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026