Tetrastichus planipennisi adalah tawon parasit yang tidak menyengat dari keluarga Eulophidae dan berasal dari Asia Utara. Spesies ini merupakan parasitoid dari penggerek tiken zamrud, serangga invasif yang telah merusak puluhan juta pohon abu di wilayah yang diperkenalkan di Amerika Utara. Sebagai bagian dari upaya pengendalian penggerek tiken zamrud, para ilmuwan Amerika bekerja sama dengan Akademi Kehutanan Tiongkok sejak 2003 untuk mencari musuh alami di habitat aslinya, yang akhirnya menghasilkan penemuan beberapa tawon parasitoid, termasuk Tetrastichus planipennisi. Tawon ini merupakan endoparasitoid larva penggerek tiken zamrud pada tiken manchuria dan dilaporkan mampu menyerang serta membunuh hingga 50 persen larva penggerek tiken zamrud.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Tetrastichus planipennisi | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Arthropoda |
| Kelas: | Insecta |
| Ordo: | Hymenoptera |
| Famili: | Eulophidae |
| Genus: | Tetrastichus |
| Spesies: | T. planipennisi |
| Nama binomial | |
| Tetrastichus planipennisi Yang, 2006[1] | |
Tetrastichus planipennisi adalah tawon parasit yang tidak menyengat dari keluarga Eulophidae dan berasal dari Asia Utara. Spesies ini merupakan parasitoid dari penggerek tiken zamrud (Agrilus planipennis Fairmaire, keluarga Buprestidae), serangga invasif yang telah merusak puluhan juta pohon abu di wilayah yang diperkenalkan di Amerika Utara. Sebagai bagian dari upaya pengendalian penggerek tiken zamrud, para ilmuwan Amerika bekerja sama dengan Akademi Kehutanan Tiongkok sejak 2003 untuk mencari musuh alami di habitat aslinya, yang akhirnya menghasilkan penemuan beberapa tawon parasitoid, termasuk Tetrastichus planipennisi. Tawon ini merupakan endoparasitoid larva penggerek tiken zamrud pada tiken manchuria (Fraxinus mandschurica) dan dilaporkan mampu menyerang serta membunuh hingga 50 persen larva penggerek tiken zamrud.[2]
Tetrastichus planipennisi merupakan parasit larva penggerek tiken zamrud yang menembus kulit kayu untuk bertelur pada inangnya. Larva tawon yang menetas kemudian memakan dan berkembang di dalam larva penggerek, sehingga menyebabkan kematian inangnya. Spesies ini dapat menyelesaikan sedikitnya empat generasi dalam setahun, dan satu larva penggerek tiken zamrud berpotensi menghasilkan hingga 127 individu Tetrastichus dewasa. Tetrastichus planipennisi bertahan hidup selama musim dingin sebagai larva di dalam inangnya atau di galeri yang dibuat inang di bawah kulit pohon tiken.[2]
Tetrastichus planipennisi, endoparasitoid larva sosial, telah diperkenalkan dan dilepaskan di Amerika Serikat sebagai salah satu upaya pengendalian biologis penggerek tiken zamrud, bersama dengan dua tawon lainnya, yaitu Oobius agrili, parasitoid telur partenogenik soliter, dan Spathius agrili, ektoparasitoid larva sosial. Di antara ketiganya, Tetrastichus planipennisi menunjukkan efektivitas terbaik dalam memengaruhi populasi penggerek tiken zamrud dan membangun populasi yang stabil.[3][4]
Penelitian mengenai kelayakannya sebagai agen pengendalian hayati yang efektif masih berlangsung di AS dan Kanada. Metode laboratorium telah dikembangkan untuk pemeliharaan berkelanjutan Tetrastichus planipennisi dan parasitoid penggerek tiken zamrud lainnya. Studi mendalam tentang spesifisitasnya terhadap kumbang asli dan serangga lain menunjukkan bahwa dalam uji laboratorium tanpa pilihan, Tetrastichus planipennisi hanya menyerang larva penggerek tiken zamrud yang aktif makan di cabang pohon abu dan menolak semua spesies non-penggerek sebagai inang.[4]