Oobius agrili adalah tawon parasit yang tidak menyengat dari keluarga Encyrtidae, asli Asia Utara. Spesies ini merupakan parasitoid telur penggerek tiken zamrud, serangga invasif yang telah merusak puluhan juta pohon tiken di Amerika Utara. Sebagai bagian dari upaya pengendalian penggerek tiken zamrud, ilmuwan Amerika bekerja sama dengan Akademi Kehutanan Tiongkok mulai tahun 2003 mencari musuh alami di habitat aslinya, yang menghasilkan penemuan beberapa tawon parasitoid, termasuk Oobius agrili. Spesies ini ditemukan pada tahun 2004 di pohon tiken di Provinsi Jilin dan tercatat mampu membunuh hingga 60 persen telur penggerek tiken zamrud.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Oobius agrili | |
|---|---|
| Oobius agrili dewasa bertelur di dalam telur penggerek tiken zamrud. | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Arthropoda |
| Kelas: | Insecta |
| Ordo: | Hymenoptera |
| Famili: | Encyrtidae |
| Genus: | Oobius |
| Spesies: | O. agrili |
| Nama binomial | |
| Oobius agrili | |
Oobius agrili adalah tawon parasit yang tidak menyengat dari keluarga Encyrtidae, asli Asia Utara. Spesies ini merupakan parasitoid telur penggerek tiken zamrud (Agrilus planipennis Fairmaire, keluarga Buprestidae), serangga invasif yang telah merusak puluhan juta pohon tiken di Amerika Utara. Sebagai bagian dari upaya pengendalian penggerek tiken zamrud, ilmuwan Amerika bekerja sama dengan Akademi Kehutanan Tiongkok mulai tahun 2003 mencari musuh alami di habitat aslinya, yang menghasilkan penemuan beberapa tawon parasitoid, termasuk Oobius agrili. Spesies ini ditemukan pada tahun 2004 di pohon tiken di Provinsi Jilin dan tercatat mampu membunuh hingga 60 persen telur penggerek tiken zamrud.[2]
Oobius agrili pertama kali dideskripsikan oleh Y. Z. Zhang dan D. W. Huang pada tahun 2005 dalam jurnal Phytoparasitica. Nama spesifik agrili merujuk pada inang utamanya, Agrilus planipennis (penggerek tiken zamrud), sementara nama genus Oobius, yang berasal dari takson Encyrtidae, telah lama digunakan dalam literatur entomologi untuk kelompok tawon parasitoid telur, dengan awalan “oo-” mengacu pada telur, sehingga secara keseluruhan nama tersebut mencerminkan hubungan ekologis yang erat antara tawon dan kumbang inangnya.[3][1]
Penelitian lapangan pada tahun 2005 menunjukkan bahwa Oobius agrili dapat menyelesaikan sedikitnya dua generasi setiap tahun, dengan puncak parasitisme terjadi pada Juli dan Agustus ketika sekitar 56,3% dan 61,5% telur inang terparasit. Spesies ini bereproduksi secara partenogenetik dengan rasio jenis kelamin sangat condong ke betina, yakni sekitar 14,5:1. Sinkronisasi dengan siklus hidup Agrilus planipennis juga terlihat, karena sebagian larva O. agrili memasuki diapaus di dalam telur inang selama musim dingin dan baru muncul sebagai dewasa pada musim panas berikutnya.[4]
Uji pilihan berpasangan yang dilakukan USDA memperlihatkan bahwa tawon ini mengabaikan telur dari seluruh spesies serangga lain kecuali tiga spesies Agrilus yang ukuran telurnya mirip dengan milik penggerek tiken zamrud, dan bahkan tetap lebih memilih oviposit pada telur A. planipennis yang berada pada pohon abu dibandingkan telur Agrilus lain pada tanaman inangnya sendiri. Tingginya selektivitas ini menjadi alasan utama dimasukkannya O. agrili dalam program pengendalian hayati untuk pelepasan terbatas di lokasi penelitian tertentu.[5]