Shihāb al-Dīn Abū al-‘Abbās Aḥmad b. Faḍl Allāh al-'Umarī, atau disingkat Ibn Faḍl Allāh al-‘Umarī, adalah seorang sejarawan Arab kelahiran Damaskus. Lahir dalam keluarga birokrat, al-ʿUmarī adalah keturunan dari Umar, khalifah Islam kedua. Ayahnya memegang jabatan penting kātib as-sirr Kekaisaran Mamluk. Pada masa hidupnya, karya-karya dan tulisan-tulisannya dipakai dalam pemerintahan dominion-dominion Mamluk Mesir dan Suriah, dan kemudian menjadi sumber-sumber standar untuk sejarah Mamluk.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Shihāb al-Dīn Abū al-‘Abbās Aḥmad b. Faḍl Allāh al-'Umarī (شهاب الدين أبو العبّاس أحمد بن فضل الله العمري), atau disingkat Ibn Faḍl Allāh al-‘Umarī, (1300 – 1349) adalah seorang sejarawan Arab kelahiran Damaskus. Lahir dalam keluarga birokrat, al-ʿUmarī adalah keturunan dari Umar, khalifah Islam kedua. Ayahnya memegang jabatan penting kātib as-sirr (kepala kanseri) Kekaisaran Mamluk. Pada masa hidupnya, karya-karya dan tulisan-tulisannya dipakai dalam pemerintahan dominion-dominion Mamluk Mesir dan Suriah, dan kemudian menjadi sumber-sumber standar untuk sejarah Mamluk.[1]