Iskandar Beg Munshi, a.k.a. Iskandar Beg Turkman, adalah seorang sejarawan Persia keturunan Turkmen dari kaisar Safawiyah Syah Abbas I. Iskandar memulai pekerjaan sebagai seorang akuntan di birokrasi, tetapi kemudian menjadi sekretaris istimewa untuk para Syah. Ia menulis salah satu karya terbesar tentang historiografi Persia, Tārīk̲h̲-i ʿĀlam-ārā-yi ʿAbbāsī. Karya ini diawali dengan asal-usul Safawiyah dan berlanjut sampai masa pemerintahan Syah Abbas I.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | 1560 (Kalender Masehi Gregorius) Tabriz |
| Kematian | 1634 Tabriz |
| Data pribadi | |
| Agama | Islam |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | sejarawan |
| Karya kreatif | |
Karya terkenal | |
Iskandar Beg Munshi, a.k.a. Iskandar Beg Turkman[1] (ca 1560-1632),[2] adalah seorang sejarawan Persia[3][4] keturunan Turkmen[5] dari kaisar Safawiyah Syah Abbas I. Iskandar memulai pekerjaan sebagai seorang akuntan di birokrasi, tetapi kemudian menjadi sekretaris istimewa untuk para Syah.[6] Ia menulis salah satu karya terbesar tentang historiografi Persia, Tārīk̲h̲-i ʿĀlam-ārā-yi ʿAbbāsī (Alamara-i Abbasi). Karya ini diawali dengan asal-usul Safawiyah dan berlanjut sampai masa pemerintahan Syah Abbas I.
Ia memahami bahasa Azerbaijan.[7]
Iskandar Beg al-Shahir bi-Munshi: Persian historian; c. 1560-c. 1632. His work, one of the greatest in Persian historiography, deals with the origins of the Safawids and the period between Shah Ismail* and Shah Safi.
Sebagian besar, tetapi tidak semuanya termasuk etnis Turk. Mereka yang cocok dengan kategori ini termasuk Hasan Beg Rumlu, Wali-Quli Shamlu, dan yang terpenting, Iskandar Beg Munshi.