Soenandar Prijosoedarmo adalah Gubernur Jawa Timur periode 1976-1983. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Utara periode 1965-1966. Ia merupakan pensiunan ABRI. Ia diangkat menjadi Gubernur Jawa Timur menggantikan Mohammad Noer. Setelah menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur, ia kemudian diangkat sebagai anggota DPR dan menjadi Wakil Ketua DPR/MPR.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Soenandar Prijosoedarmo | |
|---|---|
Soenandar Prijosoedarmo sebagai Gubernur Jawa Timur | |
| Gubernur Sulawesi Utara Ke-3 | |
| Masa jabatan 19 Maret 1965 – 27 April 1966 | |
| Gubernur Jawa Timur Ke-8 | |
| Masa jabatan 26 Januari 1976 – 26 Agustus 1983 | |
| Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Utusan Daerah | |
| Masa jabatan 1 Oktober 1982 – 1984 | |
| Ketua MPR | Amir Machmud |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1924-02-17)17 Februari 1924 Krian, Sidoarjo, Hindia Belanda |
| Meninggal | 27 Desember 1984(1984-12-27) (umur 60) |
| Karier militer | |
| Pihak | Indonesia |
| Dinas/cabang | |
| Pangkat | |
| Satuan | Infanteri |
Soenandar Prijosoedarmo (17 Februari 1924 – 27 Desember 1984) adalah Gubernur Jawa Timur periode 1976-1983. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Utara periode 1965-1966. Ia merupakan pensiunan ABRI. Ia diangkat menjadi Gubernur Jawa Timur menggantikan Mohammad Noer. Setelah menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur, ia kemudian diangkat sebagai anggota DPR dan menjadi Wakil Ketua DPR/MPR.
Karier militernya dimulai ketika menjadi Shodanco PETA. Paska Indonesia Merdeka kariernya terus meningkat hingga menjadi Pangdam XIII/Merdeka tahun 1960-1966. Ia terkenal saat menjabat komandan Batalyon Merak 504 Kala itu menjadi benteng tiga daerah. Yakni Jombang, Kediri dan Malang. dan bermarkas di Di Desa Jombok, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang.[1]

Prijosoedarmo meninggal dunia pada tanggal 27 Desember 1984 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: F.J. Tumbelaka |
Gubernur Sulawesi Utara 1966–1967 |
Diteruskan oleh: Abdullah Amu |
| Didahului oleh: R.P. Mohammad Noer |
Gubernur Jawa Timur 1976–1983 |
Diteruskan oleh: Wahono |