Phra Chao Worawong Thoe Phra Ong Chao Soamsawali Kromma Muen Suddhanarinatha atau Soamsawali, Putri Suddhanarinatha, lahir Mom Luang Soamsawali Kitiyakara, adalah anggota keluarga kerajaan Thailand, dan merupakan mantan istri serta sepupu pertama Raja Vajiralongkorn. Ia diberi gelar "Ibu Putri dari Cucu Pertama Raja" setelah perceraiannya dengan putra mahkota pada tahun 1991. Ia juga merupakan keponakan Ratu Sirikit.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| |
|---|---|
| Putri Suddhanarinatha | |
Princess Soamsawali pada tahun 2010 | |
| Kelahiran | Soamsawali Kitiyakara 13 Juli 1957 London, Britania Raya |
| Pasangan | |
| Keturunan | Bajrakitiyabha, Putri Rajasarini Siribajra |
| Wangsa | Kitiyakara (lahir) Mahidol (melalui pernikahan) |
| Dinasti | Chakri |
| Ayah | Mom Rajawongse Adulakit Kitiyakara |
| Ibu | Putri Bandhusawali Yugala |
| Agama | Buddha Theravada |
| Tanda tangan | |
| Gelar bangsawan untuk Soamsawali, Putri Suddhanarinatha | |
|---|---|
| Gaya referensi | Yang Amat Mulia |
| Gaya penyebutan | Paduka Baginda |
| Gaya alternatif | Phra Ong Chao |
Phra Chao Worawong Thoe Phra Ong Chao Soamsawali Kromma Muen Suddhanarinatha atau Soamsawali, Putri Suddhanarinatha (bahasa Thai: โสมสวลีcode: th is deprecated , RTGS: Somsawali, pelafalan [sǒːm.sā.wā.līː]), lahir Mom Luang Soamsawali Kitiyakara (Thai: โสมสวลี กิติยากรcode: th is deprecated ; RTGS: Somsawali Kitiyakon; pada 13 Juli 1957), adalah anggota keluarga kerajaan Thailand, dan merupakan mantan istri serta sepupu pertama Raja Vajiralongkorn. Ia diberi gelar "Ibu Putri dari Cucu Pertama Raja" setelah perceraiannya dengan putra mahkota pada tahun 1991. Ia juga merupakan keponakan Ratu Sirikit.
Pada 3 Januari 1977, di usia 19 tahun, beliau menikah dengan sepupu pertamanya, Maha Vajiralongkorn, putra tunggal Raja Bhumibol Adulyadej. Setelah pernikahan mereka, gelar resmi beliau menjadi Her Royal Highness Princess Soamsawali, Istri Pangeran Mahkota Maha Vajiralongkorn dari Thailand (Thai: พระเจ้าวรวงศ์เธอ พระองค์เจ้าโสมสวลี พระวรชายาในสมเด็จพระบรมโอรสาธิราชฯ สยามมกุฎราชกุมาร). Pasangan ini dikaruniai seorang putri, Putri Bajrakitiyabha, yang lahir pada 7 Desember 1978. Pernikahan tersebut berakhir dengan perceraian pada tahun 1991.
Setelah perceraiannya, Raja melalui proklamasi kerajaan memberinya gelar baru pada 12 Agustus 1991. Gelar resmi lengkap beliau menjadi Phra Worarachathinatdamat (Thai: พระวรราชาทินัดดามาตุ), yang berarti ibu dari cucu pertama raja. Dengan demikian, beliau tetap mempertahankan gelarnya sebagai putri dan tetap menjadi anggota keluarga kerajaan Thailand.[1] Pada tahun 2019, beliau dianugerahi gelar baru dan pangkat yang lebih tinggi yaitu "Krom Ma Meun" oleh Raja Vajiralongkorn.[2]
Putri Soamsawali memiliki seorang putri angkat bernama Siraphatchara Sophatcharamani atau Bai Phlu.[3]
Pada 27 Agustus 2018, Putri Soamsawali dirawat di Rumah Sakit Chulalongkorn untuk pengobatan pembengkakan pada tulang kering kaki kanan yang didiagnosis sebagai infeksi jaringan. Kondisinya membaik setelah menerima pengobatan hingga beliau mengalami kelemahan pada tangan kanannya.[4] Pada tahun 2019, beliau menderita pendarahan otak dan dirawat di Rumah Sakit Chulalongkorn untuk perawatan medis.[5]
Di masa mudanya, beliau berpartisipasi dalam drama televisi pertamanya di Channel 4, memerankan peran Naang Phimphilaai dalam drama Bang Khun Phrom Khun Chang Khun Phaen. Beliau juga tampil sebagai aktor cilik dalam film Nam Phueng Khom pada tahun 1974. Selain itu, beliau tampil dalam dua lakon panggung: Raksa Pha, dan setelah perceraiannya, beliau tampil dalam drama panggung Koh Sawan bersama Putri Bajrakitiyabha dan Mom Luang Sarali Kitiyakara.[6]
Pada tahun 2014, beliau terlibat dalam lakon panggung Su Si Thai How The Musical, memerankan karakter Nang Niu Huu, ibu dari Su Si Thai. Keterlibatan ini bertujuan untuk mengumpulkan dana bagi Yayasan Kesejahteraan Kaum Papa (FWD). Pada tahun yang sama, beliau juga tampil di layar televisi dalam serial Channel 7 Rak Rae, memerankan Pramotjit.[7] Melanjutkan minat seninya, pada tahun 2016, beliau berpartisipasi dalam lakon panggung Man Prapeni Prakasit Ayasawakhun, memerankan peran dewi Sawankhaboriharn.[8]
| Gelar bangsawan untuk Putri Soamsawali dari Thailand | |
|---|---|
| Gaya referensi | Her Royal Highness |
| Gaya penyebutan | Yang Mulia |


Sejak perceraiannya, Putri Soamsawali telah menjalankan banyak fungsi atas nama rumah tangga kerajaan. Beliau menunjukkan minat yang besar pada kesehatan masyarakat dan kesejahteraan sosial. Program-program Palang Merah Thailand berikut berada di bawah naungan beliau: