Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiShenzhen Seventh Impressions Culture Media
Artikel Wikipedia

Shenzhen Seventh Impressions Culture Media

Shenzhen Seventh Impressions Culture Media Co., Ltd. adalah sebuah studio animasi dan perusahaan manajemen kekayaan intelektual (IP) yang berpusat di Shenzhen, Tiongkok. Perusahaan ini mendapatkan pengakuan internasional sebagai pencipta, pengembang, dan pemegang hak cipta eksklusif dari waralaba Nailoong.

Wikipedia article
Diperbarui 23 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Shenzhen Seventh Impressions Culture Media Co., Ltd.
Nama asli
深圳市第七印象文化传媒有限公司code: zh is deprecated
Jenis perusahaan
Perusahaan swasta
GenreAnimasi komputer, Manajemen IP, Media digital
Didirikan2017
PendiriXie Chengen
Wilayah operasi
Global
ProdukNailoong, lisensi karakter, Merchandise
Situs webwww.nailoong.com

Shenzhen Seventh Impressions Culture Media Co., Ltd. (Hanzi: 深圳市第七印象文化传媒有限公司; Pinyin: Shēnzhèn Shì Dì-qī Yìnxiàng Wénhuà Chuánméi Yǒuxiàn Gōngsī) adalah sebuah studio animasi dan perusahaan manajemen kekayaan intelektual (IP) yang berpusat di Shenzhen, Tiongkok. Perusahaan ini mendapatkan pengakuan internasional sebagai pencipta, pengembang, dan pemegang hak cipta eksklusif dari waralaba Nailoong.[1]

Sejarah

Didirikan pada tahun 2017 oleh animator Xie Chengen, perusahaan ini pada awalnya berfokus pada pengembangan teknologi grafis komputer dan desain karakter asli untuk pasar domestik Tiongkok. Pada tahun 2020, perusahaan meluncurkan karakter utama mereka, Nailoong, yang dirancang dengan estetika "imut" (moe) untuk menarik audiens lintas generasi.

Kesuksesan besar perusahaan dimulai melalui strategi distribusi konten mikro di platform video pendek. Dengan mengintegrasikan humor visual tanpa dialog yang berat, Seventh Impressions berhasil mengekspor konten mereka ke pasar internasional, termasuk Asia Tenggara dan Amerika Utara, melalui platform seperti TikTok dan YouTube.[2]

Model Bisnis dan IP

Seventh Impressions beroperasi dengan model bisnis terintegrasi yang mencakup tiga pilar utama:

  1. Produksi Konten: Pengembangan serial animasi CGI dan konten multimedia berkelanjutan.
  2. Lisensi dan Kemitraan: Melakukan kolaborasi strategis dengan merek-merek besar. Salah satu kemitraan yang paling signifikan adalah integrasi karakter mereka ke dalam gim Honor of Kings milik Tencent Games.
  3. Manajemen Merchandise: Mengelola produksi dan distribusi barang konsumen, mulai dari mainan koleksi hingga perlengkapan sekolah, yang menggunakan identitas visual karakter mereka seperti Nailoong, Xiao Qi, dan Bombloong.

Dampak Industri

Hingga awal tahun 2025, perusahaan telah mencatatkan pencapaian digital yang signifikan dengan lebih dari 22 juta pengikut di platform Douyin dan akumulasi miliaran penayangan di seluruh dunia. Keberhasilan Seventh Impressions sering dijadikan studi kasus dalam industri kreatif Tiongkok mengenai bagaimana sebuah studio independen dapat membangun merek global melalui ekosistem media sosial.[3]

Referensi

  1. ↑ "IP unggulan, "Milk dragon" diciptakan di bao'an Shenzhen". pub.timedg.com (dalam bahasa Tionghoa). 2024-05-22. Diakses tanggal 2026-04-23.
  2. ↑ "Mengungkap rahasia di balik popularitas berkelanjutan "Milk dragon"". m.tech.china.com (dalam bahasa Tionghoa). 2023-10-26. Diakses tanggal 2026-04-23.
  3. ↑ "Mengenal Nailoong, Dino kuning menggemaskan yang menjadi fenomena global". metrotvnews.com. 2024-12-30. Diakses tanggal 2026-04-23.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Model Bisnis dan IP
  3. Dampak Industri
  4. Referensi

Artikel Terkait

Nailoong

Tokoh fiktif

Nailoong (serial animasi)

yang diciptakan oleh Xie Chengen dan diproduksi oleh Shenzhen Seventh Impressions Culture Media Co., Ltd. Sejak debutnya pada tahun 2020, serial ini telah

Nailoong vs Bombloong

dengan rivalnya yang bernama Bombloong. Diproduksi oleh Shenzhen Seventh Impressions Culture Media Co., Ltd., karya ini bertujuan untuk memperluas narasi

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026