Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiSesi gabungan Kongres Amerika Serikat
Artikel Wikipedia

Sesi gabungan Kongres Amerika Serikat

Sesi gabungan Kongres Amerika Serikat merupakan pertemuan gabungan antar kedua anggota badan Kongres Amerika Serikat dari sistem legislatif bikameral pemerintahan federal Amerika Serikat, yakni Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat dan Senat Amerika Serikat. Sesi gabungan dapat dilakukan pada acara khusus apa pun, namun secara tradisi dilakukan ketika Presiden Amerika Serikat memberikan pidato State of the Union dan diwajibkan untuk melakukan sesi gabungan untuk menghitung dan mensertifikasi hasil elektoral pemilihan umum Presiden Amerika Serikat. Pertemuan gabungan biasanya merupakan acara seremonial atau formal dan tidak menjalankan fungsi legislatif apa pun, dan tidak ada resolusi yang diajukan atau pemungutan suara yang dilakukan.

Wikipedia article
Diperbarui 29 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sesi gabungan Kongres Amerika Serikat merupakan pertemuan gabungan antar kedua anggota badan Kongres Amerika Serikat dari sistem legislatif bikameral pemerintahan federal Amerika Serikat, yakni Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat dan Senat Amerika Serikat. Sesi gabungan dapat dilakukan pada acara khusus apa pun, namun secara tradisi dilakukan ketika Presiden Amerika Serikat memberikan pidato State of the Union dan diwajibkan untuk melakukan sesi gabungan untuk menghitung dan mensertifikasi hasil elektoral pemilihan umum Presiden Amerika Serikat. Pertemuan gabungan biasanya merupakan acara seremonial atau formal dan tidak menjalankan fungsi legislatif apa pun, dan tidak ada resolusi yang diajukan atau pemungutan suara yang dilakukan.

Sidang dan pertemuan gabungan biasanya diadakan di Ruang Sidang Dewan Perwakilan Rakyat, dan secara tradisional dipimpin oleh ketua Dewan Perwakilan Rakyat. Konstitusi mensyaratkan wakil presiden (sebagai presiden Senat) untuk memimpin penghitungan suara elektoral oleh Kongres.

Subyek pertemuan

Selain pidato kenegaraan, pelantikan, dan penghitungan suara pemilu, sidang atau pertemuan gabungan biasanya membahas salah satu dari beberapa topik.

Pejabat asing

Presiden Indonesia Soekarno memberikan pidato dihadapan Kongres Amerika Serikat. Duduk dibelakangnya adalah Wakil Presiden Richard Nixon dan Ketua DPR Sam Rayburn. Soekarno adalah satu-satunya Presiden Indonesia yang pernah memberikan pidato kepada Kongres AS.
Winston Churchill memberikan pidato ke Kongres, 1943. Dibelakangnya ada Ketua DPR Rayburn dan Wakil Presiden Henry Wallace.
Paus Fransiskus berpidato pada 2015. Berdiri dibelakangnya adalah Wakil Presiden Joe Biden dan Ketua DPR John Boehner.

Lebih dari seratus kali Kongres AS menyelenggarakan sesi gabungan yang mengundang seorang kepala negara dan/atau kepala pemerintahan untuk datang memberi pidato dihadapan Kongres. Pemimpin dari 48 negara pernah memberikan pidato kepada Kongres AS pada sesi gabungan. Beberapa diantaranya pernah melakukan pidato berulang kali. Israel merupakan negara yang paling sering diundang ke sesi gabungan dengan jumlah sebanyak 10 kali. Daftar ini kemudian disusul oleh Prancis (9), Britania Raya (9), Meksiko (7), Korea Selatan (7), India (6), Italia (6), Irlandia (6), Jerman termasuk Jerman Barat dan Jerman bersatu (5), Australia (4), Kanada (3), Argentina (3), Filipina (3), Jepang (3), Spanyol (2), dan Ukraina (2).

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberikan pidato sebanyak empat kali, paling banyak dibandingkan setiap kepala negara dan/atau pemerintah yang pernah hadir (1996,[1] 2011,[2] 2015,[3] 2024[4]). Perdana Menteri Britania Raya Winston Churchill berpidato kepada Kongres AS pada tiga kali kesempatan (1941, 1943, 1952). Tiga pemimpin dunia, Perdana Menteri India Narendra Modi, Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin dan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela pernah memberikan pidato kepada Kongres AS pada 2 kali kesempatan (Modi: 2016,[5] 2023;[6] Rabin: 1976 dan 1994; Mandela: 1990 dan 1994).[7]

Pejabat asing pertama yang memberikan pidato dihadapan sesi gabungan Kongres AS adalah Kalakaua, Raja Kerajaan Hawaii pada 18 Desember 1874,[8] kemudian disusul oleh Duta Besar Prancis untuk Amerika Serikat André de La Boulaye yang memberi pidato pada 20 Mei 1934 untuk mengenang satu abad kematian Marquis de La Fayette.[9] Pidato pertama yang diberikan oleh non-pemerintah diberikan oleh Lech Wałęsa, pemimpin Solidarność Polandia pada 1989.Nelson Mandela, ketika itu masih menjabat sebagai wakil ketua umum Kongres Nasional Afrika berpidato pada 1990.[10]

Sebanyak dua kesempatan terjadi dimana 2 kepala negara pernah memberikan pidato pada hari yang sama. Pada 18 September 1978, Kongres menghadirkan Presiden Mesir Anwar Sadat dan Perdana Menteri Israel Menachem Begin, dan pada 26 Juli 1994 Kongres menghadirkan Raja Hussein dari Yordania dan Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin.

Perdana Menteri Australia John Howard memiliki kesempatan untuk berpidato di hadapan Kongres Amerika Serikat pada 12 September 2001. Namun karena serangan 11 September 2001, jadwal pidato John Howard dimundurkan menjadi 12 Juni 2002 dimana Howard menceritakan kesaksiannya terhadap serangan yang terjadi 9 bulan lalu tersebut. Howard diberikan pujian dan tepuk tangan meriah sebagai "momen yang mengharukan".[11]

Dari Indonesia, Presiden Indonesia Soekarno pernah memberikan pidato kepada sesi gabungan Kongres Amerika Serikat pada tahun 1956.[12] Hingga hari ini, Soekarno adalah satu-satunya Presiden Indonesia yang pernah memberikan pidato dihadapan sesi gabungan Kongres.

Pidato paling baru dari kepala negara dan pemerintah diberikan oleh Raja Charles III dari Britania Raya pada 28 April 2026. Disusul oleh pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada 24 Juli 2024 dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada 11 April 2024.

Seluruh kepala negara dan pemerintahan diberikan protokol yang sama seperti Presiden Amerika Serikat pada saat pidato State of the Union dan disambut oleh pembicara berdasarkan gelar diplomatik, kemudian nama dan jabatan mereka.

Kehadiran astronot

Enam kali dalam tahun-tahun pertama Zaman Angkasa, Kongres mengadakan pertemuan bersama untuk mendengarkan pidato dari para astronaut setelah perjalanan mereka di luar angkasa.

Sesi gabungan bersejarah

  • Sesi gabungan Kongres AS paling pertama diselenggarakan pada 6 April 1789 di Federal Hall, Kota New York pada Kongres Amerika Serikat ke-1 untuk menghitung dan mensertifikasi hasil pemilu elektoral.[13]
  • Pada 8 Desember 1941, sehari setelah Penyerangan Pearl Harbor, Presiden Franklin Delano Roosevelt memberikan "pidato Day of Infamy" kepada sesi gabungan Kongres. Tidak lama sejam kemudian, Kongres Amerika Serikat secara resmi mengeluarkan deklarasi perang melawan Jepang dan membawa Amerika Serikat menuju Perang Dunia II. Pidato ini merupakan salah satu pidato politik terkenal selama abad ke-20.[14]
  • Pada 28 April 2021, untuk pertama kalinya posisi Ketua DPR dan Wakil Presiden yang duduk di rostrum belakang podium diduduki oleh wanita. Wakil Presiden selaku Presiden Senat Kamala Harris dan Ketua DPR Nancy Pelosi duduk di rostrum belakang Presiden Joe Biden.[15]

Lihat pula

  • Kongres Amerika Serikat
  • Sesi gabungan

Referensi

  1. ↑ "Video recording of Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu's July 10, 1996 address to Congress (C-SPAN.org)".
  2. ↑ "Video recording of Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu's May 24, 2011 address to Congress (C-SPAN.org)"."Office of the Clerk, US House of Representatives)". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-09-21. Diakses tanggal 2015-03-03.
  3. ↑ "Video recording of Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu's March 3, 2015 address to Congress (C-SPAN.org)"."Office of the Clerk, US House of Representatives". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2015-03-09. Diakses tanggal 2015-03-03.
  4. ↑ "Israeli Prime Minister Delivers Speech to Joint Meeting of Congress | C-SPAN.org". C-SPAN. Diakses tanggal July 24, 2024.
  5. ↑ Mufson, Steven; Demirjian, Karoun (2023-04-11). "Addressing Congress, Modi calls for closer relations between India and U.S." The Washington Post (dalam bahasa American English). ISSN 0190-8286. Diakses tanggal 2023-06-16.
  6. ↑ Wang, Amy B. (2023-06-02). "Indian Prime Minister Modi invited to address joint meeting of Congress". The Washington Post (dalam bahasa American English). ISSN 0190-8286. Diakses tanggal 2023-06-16.
  7. ↑ "Office of the Clerk, US House of Representatives". Artandhistory.house.gov. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-21. Diakses tanggal 2012-09-26.
  8. ↑ "Congressional Record, Dec. 18, 1874" (PDF). Library of Congress.
  9. ↑ "Office of Art and Archives of the U.S. House of Representatives – Joint Meeting & Joint Session Addresses Before Congress by Foreign Leaders & Dignitaries". Artandhistory.house.gov. Diakses tanggal 2015-09-25.
  10. ↑ "Office of the Clerk of the U.S. House of Representatives Art & History – Foreign Leaders & Dignitaries". Artandhistory.house.gov. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-21. Diakses tanggal 2012-09-26.
  11. ↑ ABC Television (1 Dec 2010). "The Howard Years, Episode 3: Commander-in-Chief". Australian Broadcasting Corporation. Diakses tanggal 24 Oct 2010.
  12. ↑ Times, Special to The New York (1956-05-18). "Text of President Sukarno's Address Before Congress on the Aims of Indonesia; Means of Rapport Cited Nationalism Not Chauvinism Japanese Occupation Recalled A Stage of Turmoil Sees Coalition Strong Present Extremes Noted Colonial Vestiges Foreseen Aid Diversification Urged Independence Not for Sale". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2026-04-29.
  13. ↑ "The First Time Congress Met For Two Joint Sessions in One Day | US House of Representatives: History, Art & Archives". history.house.gov (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-02-20.
  14. ↑ "FDR's "Day of Infamy" Speech: Crafting a Call to Arms", Prologue magazine, US National Archives, Winter 2001, Vol. 33, No. 4.
  15. ↑ Haroun, Azmi. "Historic photo marks the first time 2 women flanked the US president at a speech to Congress". Business Insider (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-02-20.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Subyek pertemuan
  2. Pejabat asing
  3. Kehadiran astronot
  4. Sesi gabungan bersejarah
  5. Lihat pula
  6. Referensi

Artikel Terkait

Gedung Kapitol

bangunan kuil di Amerika Serikat

Perpustakaan Kongres Amerika Serikat

perpustakaan penelitian Amerika Serikat yang secara resmi melayani Kongres Amerika Serikat dan secara de facto merupakan perpustakaan nasional Amerika Serikat

Franklin Delano Roosevelt

Presiden Amerika Serikat ke-32 (1933–1945)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026