Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sensor (Romawi Kuno)

Sensor adalah suatu jabatan di dalam sistem pemerintahan Romawi Kuno yang bertanggung jawab atas pengawasan moral publik, sensus penduduk, dan administrasi keuangan terkait properti dan pajak. Jabatan ini memiliki peran penting dalam menjaga integritas sosial dan politik Republik Romawi. Meskipun kekuasaan seorang sensor sangat luas, mereka biasanya bekerja dalam batasan yang ditentukan oleh hukum dan norma-norma sosial yang berlaku.

Wikipedia article
Diperbarui 20 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sensor (Romawi Kuno)
Untuk istilah bagi pengawasan dan pemeriksaan, lihat Sensor.
Romawi Kuno
Artikel ini adalah bagian dari seri
Politik dan Ketatanegaraan
Romawi Kuno
Zaman
  • Kerajaan Romawi
    753–509 SM
  • Republik Romawi
    509–27 SM
  • Kekaisaran Romawi
    27 SM – 395 M
  • Principatus
  • Dominatus
  • Wilayah Barat
    395–476 M
  • Wilayah Timur
    395–1453 M
  • Lini Masa
Konstitusi Romawi
  • Konstitusi Zaman Kerajaan
  • Konstitusi Zaman Republik
  • Konstitusi Zaman Kekaisaran
  • Konstitusi Akhir Zaman Kekaisaran
  • Senatus
  • Sidang Legislatif
  • Magistratus Eksekutif
Preseden dan Hukum
  • Hukum Romawi
  • Ius
  • Imperium
  • Mos Maiorum
  • Kolegialitas
  • Auctoritas
  • Kewarganegaraan
  • Cursus Honorum
  • Senatus Consultum
  • Senatus Consultum Ultimum
Sidang-Sidang Rakyat
  • Comitia Centuriata
  • Comitia Curiata
  • Concilium Plebis
  • Comitia Populi Tributa
Magistratus
  • Consul
  • Praetor
  • Quaestor
  • Promagistratus
  • Aedilis
  • Tribunus
  • Censor
  • Wali Negeri
Magistratus Luar Biasa
  • Corrector
  • Dictator
  • Magister Equitum
  • Tribunus Consularis
  • Rex
  • Triumviri
  • Decemviri
Gelar dan Pangkat
  • Kaisar
  • Legatus
  • Dux
  • Officium
  • Praeses
  • Praefectus
  • Vicarius
  • Vigintisexviri
  • Lictor
  • Magister Militum
  • Imperator
  • Princeps Senatus
  • Pontifex Maximus
  • Augustus
  • Caesar
  • Tetrarches
  • Negara lainnya
  • Atlas
  • l
  • b
  • s

Sensor adalah suatu jabatan di dalam sistem pemerintahan Romawi Kuno yang bertanggung jawab atas pengawasan moral publik, sensus penduduk, dan administrasi keuangan terkait properti dan pajak. Jabatan ini memiliki peran penting dalam menjaga integritas sosial dan politik Republik Romawi. Meskipun kekuasaan seorang sensor sangat luas, mereka biasanya bekerja dalam batasan yang ditentukan oleh hukum dan norma-norma sosial yang berlaku.

Sejarah

Jabatan sensor pertama kali dibentuk pada tahun 443 SM di Republik Romawi, sekitar 66 tahun setelah penggulingan raja terakhir dan transisi Romawi dari monarki menjadi republik. Awalnya, jabatan ini dibuat untuk meringankan tugas konsul yang semakin bertambah banyak, terutama dalam hal sensus dan pembagian kelas sosial. Pada awalnya, jabatan censor dipegang oleh dua orang yang dipilih dari kalangan mantan konsul, dan mereka memegang jabatan ini selama lima tahun.

Namun, sejak tahun 339 SM, undang-undang mengatur bahwa salah satu dari dua sensor harus berasal dari kelas plebeian, sehingga mencerminkan pembagian kekuasaan antara kaum patrician dan plebeian. Pada tahun 131 SM, masa jabatan sensor diperpendek menjadi 18 bulan. Jabatan ini tetap bertahan hingga awal Kekaisaran Romawi, tetapi secara bertahap mengalami penurunan kekuasaan seiring dengan perubahan dalam struktur pemerintahan kekaisaran.

Tugas dan Wewenang

Sensor memiliki tiga tugas utama yang diatur oleh hukum:

  1. Melakukan Sensus: Tugas utama seorang sensor adalah melakukan sensus penduduk, yaitu pencatatan jumlah warga negara, kekayaan mereka, dan menentukan status sosial serta militer mereka. Sensus ini dilakukan setiap lima tahun sekali dan digunakan untuk pengaturan pajak, kewajiban militer, serta hak-hak politik warga negara. Selain itu, sensus ini juga digunakan untuk mengatur pembagian tanah dan properti lainnya.
  2. Mengawasi Moral Publik: Sensor juga bertugas mengawasi moral publik. Mereka memiliki wewenang untuk memberikan sanksi terhadap perilaku tidak bermoral atau tindakan yang dianggap merusak etika sosial dan nilai-nilai Romawi. Mereka dapat menghapus nama seseorang dari senat, mengurangi status sosial, atau mencabut hak-hak politik sebagai hukuman atas tindakan yang dianggap tidak patut. Fungsi pengawasan moral ini menjadikan jabatan sensor sangat berpengaruh dalam menjaga stabilitas sosial.
  3. Administrasi Keuangan: Sensor bertanggung jawab atas administrasi keuangan negara terkait properti publik dan pajak. Mereka mengawasi lelang kontrak publik untuk pekerjaan umum, seperti pembangunan jalan, jembatan, dan bangunan lainnya. Sensor juga mengatur pembagian kontrak kepada kontraktor dan mengawasi pengeluaran publik.

Prosedur Pemilihan

Pemilihan sensor dilakukan oleh Majelis Centuria, yaitu majelis rakyat yang terdiri dari seluruh warga negara Romawi yang diorganisir menurut unit-unit militer yang disebut centuria. Biasanya, calon sensor dipilih dari kalangan mantan konsul atau pejabat tinggi lainnya, karena jabatan ini dianggap sangat bergengsi dan membutuhkan pengalaman politik yang luas. Proses pemilihan ini mencerminkan pentingnya posisi sensor dalam kehidupan politik Romawi.

Peran Sosial dan Politik

Seorang sensor memiliki peran sosial dan politik yang sangat besar di dalam pemerintahan Romawi. Jabatan ini tidak hanya melibatkan pengawasan terhadap perilaku moral warga negara, tetapi juga mengendalikan distribusi kekayaan dan hak-hak politik. Dengan kekuasaan yang sangat besar, seorang sensor dapat memengaruhi arah politik Romawi dengan mengatur keanggotaan senat dan menentukan siapa yang memenuhi syarat untuk memegang jabatan politik.

Meskipun memiliki kekuasaan yang luas, censor sering kali menjadi sasaran kritik, terutama dari mereka yang terkena dampak langsung dari keputusan-keputusan mereka. Namun, jabatan ini dianggap penting untuk menjaga integritas dan stabilitas masyarakat Romawi.

Akhir Jabatan

Pada akhir periode Republik Romawi, kekuasaan sensor mulai menurun seiring dengan semakin berkuasanya para diktator dan kaisar. Augustus, kaisar pertama Romawi, mengambil alih sebagian besar tugas dan wewenang sensor sebagai bagian dari konsolidasi kekuasaannya. Akhirnya, jabatan ini dihapuskan pada abad ke-1 Masehi, meskipun beberapa kaisar selanjutnya mengadopsi gelar "censor" sebagai simbol kekuasaan moral dan politik mereka.

Referensi

  • Suetonius, Gaius. Lives of the Twelve Caesars.
  • Cicero, Marcus Tullius. De Legibus.
  • Livy, Titus. Ab Urbe Condita.

Lihat pula

  • Pretor
  • Konsul Romawi
  • Senat Romawi
  • l
  • b
  • s
Topik Romawi Kuno
  • Garis besar
  • Lini masa
Masa
  • Pendirian
  • Kerajaan (Penggulingan)
  • Republik
Kekaisaran
  • (Pax Romana
  • Principatus
  • Dominatus)
  • Kekaisaran Barat (kejatuhan)
  • Kekaisaran Timur (Bizantium) (kemunduran
  • kejatuhan)
Konstitusi
  • Sejarah
  • Kerajaan
  • Republik
  • Kekaisaran
  • Kekaisaran Akhir
  • Senat
  • Majelis legislatif (Curiate
  • Senturi
  • Tributa
  • Plebeia)
  • Magistratus eksekutif
  • SPQR
Pemerintahan
  • Curia
  • Forum
  • Cursus honorum
  • Kolegalitas
  • Kaisar
  • Legatus
  • Dux
  • Officium
  • Praefektus
  • Vicarius
  • Vigintisexviri
  • Liktor
  • Magister militum
  • Imperator
  • Princeps senatus
  • Pontifex Maximus
  • Augustus
  • Caesar
  • Tetrarki
  • Optimates
  • Populares
  • Provinsi
Magistratus
Biasa
  • Tribunus
  • Quaestor
  • Aedile
  • Pretor
  • Konsul
  • Sensor
  • Promagistratus
  • Gubernur
Luar biasa
  • Diktator
  • Magister Equitum
  • Desemviri
  • Tribun Konsuler
  • Triumvir
  • Rex
  • Interrex
Hukum
  • Dua Belas Papan
  • Mos maiorum
  • Kewarganegaraan
  • Auktoritas
  • Imperium
  • Status
  • Litigasi
Militer
  • Batas
  • Pendirian
  • Struktur
  • Kampanye
  • Kontrol politik
  • Strategi
  • Teknik
  • Kubu dan perbatasan (castra)
  • Teknologi
  • Angkatan darat (Legiun
  • Taktik infanteri
  • Peralatan pribadi
  • Teknik pengepungan)
  • Angkatan laut (Armada)
  • Auksiliari
  • Hukuman dan tanda jasa
  • Hippika gymnasia
Ekonomi
  • Pertanian
  • Deforestasi
  • Perdagangan
  • Keuangan
  • Mata uang
  • Mata uang Republik
  • Mata uang Kekaisaran
Teknologi
  • Sempoa
  • Angka
  • Teknik Sipil
  • Teknik militer
  • Teknologi militer
  • Akuaduk
  • Jembatan
  • Sirkus
  • Beton
  • Forum
  • Metalurgi
  • Jalan
  • Sanitasi
  • Thermae
Budaya
  • Arsitektur
  • Seni
  • Pemandian
  • Kalender
  • Pakaian
  • Kosmetik
  • Masakan
  • Gaya rambut
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Musik
  • Mitologi
  • Agama (dewa-dewi)
  • Romanisasi
  • Seksualitas
  • Teater
  • Anggur
Masyarakat
  • Patricius
  • Plebs
  • Konflik Tatanan
  • Secessio plebis
  • Ordo ekuestrian
  • Gens
  • Tributa
  • Konvensi penamaan
  • Wanita
  • Pernikahan
  • Adopsi
  • Perbudakan
  • Bagaudae
Bahasa (Latin)
  • Sejarah
  • Aksara
  • Versi (Kuno
  • Klasik
  • Vulgar
  • Akhir
  • Pertengahan
  • Renaisans
  • Baru
  • Kontemporer
  • Eklesiastikal)
  • Bahasa Roman
Penulis
  • Apuleius
  • Caesar
  • Catullus
  • Cicero
  • Ennius
  • Horace
  • Juvenal
  • Livy
  • Lucan
  • Lucretius
  • Martial
  • Ovid
  • Petronius
  • Plautus
  • Plinius yang Tua
  • Plinius yang Muda
  • Propertius
  • Quintilian
  • Quintus Curtius Rufus
  • Sallust
  • Seneca
  • Statius
  • Suetonius
  • Tacitus
  • Terence
  • Tibullus
  • Marcus Terentius Varro
  • Virgil
  • Vitruvius
Kota besar
  • Aleksandria
  • Antiokhia
  • Aquileia
  • Bononia
  • Carthage
  • Konstantinopel
  • Leptis Magna
  • Londinium
  • Mediolanum
  • Pompeii
  • Ravenna
  • Roma
  • Smirna
Daftar dan topik
lain
  • Perang
  • Pertempuran
  • Jenderal
  • Legiun
  • Kaisar
  • Lembaga
  • Hukum
  • Konsul
  • Tribun
  • Wanita terkenal
  • Nomina
  • Bangsawan
  • Iklim
  • Fiksi / Film / Permainan video berlatar Romawi kuno
  • Portal
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Prosedur Pemilihan
  3. Peran Sosial dan Politik
  4. Akhir Jabatan
  5. Referensi
  6. Lihat pula

Artikel Terkait

Romawi Kuno

negara yang mulai berkembang di Semenanjung Italia dari abad ke-8 SM

Arsitektur Romawi Kuno

salah satu arsitektur kuno

Agama di Romawi Kuno

kepercayaan politeistis yang memainkan peran sentral dalam kehidupan masyarakat Romawi dari masa kerajaan hingga kejatuhan Kekaisaran Romawi

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026