Sei Lepan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Indonesia. Ibu kotanya terletak di kelurahan Alur Dua. Sebagian wilayah kecamatan Sei Lepan berbatasan dengan Kabupaten Gayo Lues dan Kabupaten Aceh Tamiang di provinsi Aceh.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sei Lepan | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Sumatera Utara | ||||
| Kabupaten | Langkat | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Muhammad Iqbal Ramadhan, SE[1] | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 52.288 jiwa | ||||
| • Kepadatan | 187/km2 (480/sq mi) | ||||
| Kode pos | 20776 | ||||
| Kode Kemendagri | 12.05.17 | ||||
| Kode BPS | 1213170 | ||||
| Luas | 280,07 km² | ||||
| Kepadatan | 187 | ||||
| Desa/kelurahan | 9 desa 5 kelurahan | ||||
| |||||
Sei Lepan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Indonesia. Ibu kotanya terletak di kelurahan Alur Dua. Sebagian wilayah kecamatan Sei Lepan berbatasan dengan Kabupaten Gayo Lues dan Kabupaten Aceh Tamiang di provinsi Aceh.[2]
Berdasarkan hasil Sensus Penduduk Indonesia 2000, penduduk Sei Lepan termasuk heterogen dengan mayoritas bersuku bangsa Jawa. Adapun besaran penduduk kecamatan ini menurut suku bangsa ialah suku Jawa sebanyak 51,60%, kemudian Melayu sebanyak 20,05%. Orang Batak sebanyak 15,68% dengan rincian, Batak Toba, Simalungun, Pakpak sebanyak 5,67%, kemudian Karo sebanyak 5,14%, dan Mandailing serta Angkola sebanyak 4,87%.[3] Kemudian Minang sebanyak 2,68%, orang Aceh sebanyak 2,59%, dan selebihnya adalah orang Tionghoa sebanyak 0,48%, Nias 0,16%, dan suku lainnya sebanyak 6,76%.[3]
Sedangkan agama yang dianut penduduk Sei Lepan, berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri tahun 2024 mencatat bahwa mayoritas warga memeluk agama Islam yakni 94,41%. Selebihnya menganut agama Kristen sebanyak 4,82%, di mana Protestan sebanyak 4,06% dan Katolik 0,76%. Sebagian kecil lainnya menganut agama Buddha yakni 0,76% dan Hindu 0,01%.[2]