Rhabdodon adalah genus dari dinosaurus ornithopoda yang hidup di Eropa sekitar 70-66 juta tahun lalu pada periode Kapur Akhir. Mereka memiliki bentuk tubuh yang serupa dengan dinosaurus Hypsilophodontidae. Analisis filogenetika modern menemukan karakteristik ini sebagai pengelompokkan yang tidak alami, dan menyatakan bahwa Rhabdodon merupakan anggota basal dari Iguanodontia. Merupakan yang paling besar di antara kerabatnya, Rhabdodon dapat tumbuh hingga panjang 4 meter dan berat 250 kg, dengan beberapa spesimen dapat tumbuh hingga 6 meter panjangnya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Rhabdodon Rentang waktu: Kapur Akhir (Maastrichtian), ~ | |
|---|---|
| Kerangka rekonstruksi | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Klad: | Dinosauria |
| Klad: | †Ornithischia |
| Klad: | †Neornithischia |
| Famili: | †Rhabdodontidae |
| Genus: | †Rhabdodon Matheron, 1869 |
| Spesies: | †R. priscus |
| Nama binomial | |
| †Rhabdodon priscus Matheron, 1869 | |
Rhabdodon (berarti "gigi bergalur") adalah genus dari dinosaurus ornithopoda yang hidup di Eropa sekitar 70-66 juta tahun lalu pada periode Kapur Akhir. Mereka memiliki bentuk tubuh yang serupa dengan dinosaurus Hypsilophodontidae (ornithopoda non-iguanodontidae). Analisis filogenetika modern menemukan karakteristik ini sebagai pengelompokkan yang tidak alami, dan menyatakan bahwa Rhabdodon merupakan anggota basal dari Iguanodontia. Merupakan yang paling besar di antara kerabatnya, Rhabdodon dapat tumbuh hingga panjang 4 meter dan berat 250 kg, dengan beberapa spesimen dapat tumbuh hingga 6 meter panjangnya.[1]