Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Reformasi Magisterial

Reformasi Magisterial "merujuk pada gereja-gereja Lutheran, Calvinis [Reformed], dan Anglikan" dan bagaimana denominasi-denominasi tersebut "berhubungan dengan otoritas sekuler, seperti pangeran, magistrat, atau dewan kota" yaitu "magistrasi". Sementara Reformasi Radikal menolak otoritas sekuler apa pun atas Gereja, Reformasi Magisterial berpendapat bahwa gereja dan otoritas sekuler saling bergantung. Sebagaimana penjelasan Alister McGrath, "Magistrat memiliki hak atas otoritas di dalam gereja, sebagaimana gereja dapat mengandalkan otoritas magistrat untuk menegakkan disiplin, menekan ajaran sesat, atau menjaga ketertiban."

Wikipedia article
Diperbarui 23 Januari 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Gerakan di dalam Reformasi ProtestanTemplat:SHORTDESC:Gerakan di dalam Reformasi Protestan
Bagian dari seri
Reformasi Protestan
Sembilan Puluh Lima Dalil
Perintis
  • Pierre Vaudès dan Kaum Waldensian
  • John Wycliffe dan golongan Kaum Lollardi
  • Jan Hus dan kaum Husite
  • Girolamo Savonarola dan Kaum Piagnoni
  • Arnaldo da Brescia dan Kaum Arnoldis
  • Gottschalk dari Orbais
  • Ratramnus
  • Klaudius dari Turin
  • Berengarius dari Tours dan Kaum Berengarian
  • Wessel Gansfort
  • Johann Ruchrat von Wesel
  • Johannes von Goch
  • Kaum Sahabat Allah
  • Kaum Pataria
Awal Mula
  • Sembilan Puluh Lima Dalil
  • Rapat Negara di Worms
  • Alkitab Luther
  • Reformasi Magisterial
  • Reformasi Radikal
Sebab Sampingan
  • Skisma Barat
  • Kepausan Avignon
  • Reformasi Bohemia
  • Renaisans Utara
  • Humanisme Kristen
  • Mistisisme Jerman
  • Johannes Gutenberg dan Mesin Cetaknya
  • Desiderius Erasmus
  • Johann Reuchlin
Teologi Tokoh Penyemai
  • Teologi Martin Luther
  • Teologi Huldrych Zwingli
  • Teologi Yohanes Kalvin
Reformator Protestan
  • Martin Luther
  • Philipp Melanchthon
  • Huldrych Zwingli
  • Yohanes Kalvin
  • Martin Bucer
  • William Tyndale
  • Andreas Karlstadt
  • Théodore de Bèze
  • George Buchanan
  • Heinrich Bullinger
  • Petrus Martir Vermigli
  • Guillaume Farel
  • François Hotman
  • John Knox
  • Hubert Languet
  • Thomas Müntzer
  • Balthasar Hubmaier
  • Menno Simons
  • Thomas Cranmer
  • Richard Hooker
  • Yakobus Arminius
  • Roger Williams
  • Selebihnya
Menurut Lokasi
  • Jerman
  • Swiss (Jenewa/Zürich)
  • Inggris
  • Skotlandia
  • Negeri Belanda
  • Negeri Ceko
  • Hongaria
  • Rumania
  • Slovenia
  • Denmark–Norwegia dan Holstein
  • Swedia dan Finlandia
  • Islandia
  • Estonia dan Latvia
  • Austria
  • Prancis
  • Italia
  • Polandia-Lituania
  • Irlandia
Tokoh Politik Terkemuka
  • Raja Henry VIII
  • Ratu Elizabeth I
  • Oliver Cromwell
  • Raja James VI dan I
  • Pangeran Willem van Oranje
  • Laksamana Gaspard de Coligny
  • Raja Henri IV
  • Ratu Joana III
  • Pangeran István Bocskai
  • Pangeran Gábor Bethlen
  • Raja Gustav II
  • Pangeran Elektor Friedrich V
  • Landgraf Philipp I

Pangeran Elektor Sachsen

  • Pangeran Elektor Friedrich III
  • Pangeran Elektor Johann Friedrich I
Kontra Reformasi
  • Gereja Karolik
  • Konsili Trento
  • Kontra Reformasi § Politik
  • Sensor Alkitab § Abad ke-16
  • Antiprotestanisme
  • Kritik

Kaisar Romawi Suci

  • Karl V
  • Ferdinand II
Konflik Politik dan Agama
  • Perang Tiga Dasawarsa
  • Perang Agama di Prancis
  • Perang Delapan Dasawarsa
  • Perang Tiga Negara
  • Perang Kaum Tani Jerman
  • Perang Kappel
  • Perang Schmalkalden
Karya Seni dan Sastra
Lukisan dan Patung
  • Manerisme Utara
  • Seni Rupa Lutheran
  • Seni Rupa Renaisans Jerman
  • Seni Rupa Swedia
  • Seni Rupa Inggris
  • Seni Cukil Kayu
  • Konflik Seni Rupa
  • Beeldenstorm

Gedung

  • Pengaruh pada Arsitektur Gereja

Sastra

  • Sastra Elizabethan
  • Pujangga Metafisis
  • Sastra Propaganda
  • Sastra Wales
  • Sastra Skotlandia
  • Sastra Inggris-Irlandia
  • Sastra Jerman
  • Sastra Ceko
  • Sastra Swiss
  • Sastra Slowakia
  • Sastra Sorbia
  • Sastra Rumania
  • Sastra Denmark
  • Abjad Bohorič
  • Sastra Faroe
  • Sastra Norwegia
  • Sastra Swedia
  • Sastra Finlandia
  • Sastra Islandia
  • Sastra Renaisans dan Abad Keemasan Belanda
  • Cerita Rakyat Negeri-Negeri Hilir
  • Sastra humanisme Renaisans abad ke-16
  • Abad ke-16 di dalam puisi
  • Abad ke-16 di dalam karya sastra

Teater

  • Teater Renaisans Inggris
  • Tema pastoral
  • Moralitas
  • Sejarah
  • Tragedi
  • Balas Dendam
Musik
Ragam
  • Puji-pujian di Eropa Daratan
  • Seni musik di Kepulauan Inggris
  • Lagu puji-pujian
  • Tata lagu paduan suara Lutheran
  • Puji-pujian Lutheran
  • Seni musik gereja Anglikan
  • Mazmur eksklusif
  • Seni musik gereja Skotlandia
  • Asas normatif
  • Kidung Anglikan
  • Homofoni vs. Polifoni
  • Falsobordone
  • Antifon ayat

Liturgi

  • Ibadat Kalvinis
  • Liturgi Kalvin
  • Formula missae
  • Deutsche Messe
  • Pergumulan Liturgis
  • Bahasa Latin Gereja
  • Misa Lutheran dan Anglikan dalam musik
  • Misa siklika vs. Misa parafrasa
  • Ritus Romawi vs. Ritus Sarum
  • Sekuens (dipertahankan Lutheran, sebagian besar dilarang oleh Konsili Trento)

Puji-Pujian

  • Puji-Pujian Lutheran yang Pertama dan Kedua
  • Puji-Pujian Wittenberg yang Pertama
  • Ausbund
  • Swenske songer
  • Puji-pujian Thomissøn
  • Buku Doa Umum
  • Mazmur bermetrum
  • Buku Tertib Ibadat Umum
  • Souterliedekens
  • Mazmur Jenewa
  • Mazmur Skotlandia
  • Keseluruhan Kitab Mazmur
Penamat dan Peringatan
Penamat
  • Perumusan Pengakuan Iman yang melahirkan Ortodoksi Protestan
  • Perdamaian Westfalen
  • Kemunculan Serentak Pietisme dan Rasionalisme

Monumen

  • Tembok Reformasi
  • Monumen Luthers

Tanggal Peringatan

  • Hari Reformasi
  • Lutheran
  • Anglikan
Protestanisme
  • l
  • b
  • s

Reformasi Magisterial "merujuk pada gereja-gereja Lutheran, Calvinis [Reformed], dan Anglikan" dan bagaimana denominasi-denominasi tersebut "berhubungan dengan otoritas sekuler, seperti pangeran, magistrat, atau dewan kota" yaitu "magistrasi".[1][2] Sementara Reformasi Radikal (yang mengarah pada Gereja Anabaptis) menolak otoritas sekuler apa pun atas Gereja,[3] Reformasi Magisterial berpendapat bahwa gereja dan otoritas sekuler saling bergantung. Sebagaimana penjelasan Alister McGrath, "Magistrat memiliki hak atas otoritas di dalam gereja, sebagaimana gereja dapat mengandalkan otoritas magistrat untuk menegakkan disiplin, menekan ajaran sesat, atau menjaga ketertiban."[2]

Reformasi Protestan adalah sebuah gerakan besar dari Kekristenan Barat di Eropa abad ke-16 yang, antara lain, menimbulkan tantangan religius dan politik terhadap Gereja Katolik Roma dan otoritas kepausan. Reformasi adalah permulaan dari Protestanisme dan Gereja Barat yang inklusif terhadap lebih dari satu gereja atau denominasi. Meskipun Gereja Katolik Roma tetap mengklaim sebagai satu-satunya gereja yang sejati, gereja-gereja yang dihasilkan dari reformasi magisterial memiliki klaim yang berkesinambungan sebagai bagian dari kontinuitas Gereja katolik seperti yang disebut dalam Pengakuan Iman Nicea. Ada beberapa denominasi yang mencari cara yang berbeda untuk melaksanakan peribadatan Kristen dan kehidupan Kristen dibandingkan dengan gereja Roma selama periode ini.

Selain itu, istilah magister berkaitan dengan penekanan pada pengajar yang otoritatif. Aliran teologi yang secara kolektif dikenal sebagai Protestan Magisterial meliputi tradisi Lutheran, Reformed, dan Anglikan dalam Kekristenan.[4][5]

Reformator utama yang mewakili reformasi Magisterial adalah Luther, Zwingli, dan Calvin,[6] John Knox.[7], serta Thomas Cranmer. Para Reformator Magisterial percaya bahwa otoritas sekuler harus dipatuhi, selama tidak bertentangan dengan perintah Alkitab. Contoh dari hal ini terlihat pada Pemberontakan Petani tahun 1525 yang pada awalnya didukung oleh Luther, tetapi kemudian dikutuk ketika berubah menjadi kekerasan.[8][9]

Referensi

  1. ↑ Voorst, Robert E. Van (1 January 2014). Readings in Christianity (dalam bahasa Inggris). Cengage Learning. hlm. 164. ISBN 978-1-305-14304-3. The Magisterial Reformation denotes the Lutheran, Calvinist, and Anglican churches; this is sometimes labeled the mainstream of the Reformation. Magisterial means that secular authorities ("magistrates") had a role in the life of the church; church and state were closely tied.
  2. 1 2 McGrath, Alister (1998), Historical Theology, Oxford: Blackwell Publishers, hlm. 159, ISBN 0-63120843-7
  3. ↑ Saint-Clair, Geoffrey (2001), "Who's Who in the Reformation", The Radical Reformation, Catholic education, diakses tanggal 2012-11-17
  4. ↑ Shah, Timothy Samuel; Hertzke, Allen D. (26 April 2016). Christianity and Freedom: Volume 1, Historical Perspectives (dalam bahasa Inggris). Cambridge University Press. ISBN 978-1-316-55285-8. ... where nationally dominant magisterial Protestant churches (Lutheran, Anglican, and Presbyterian) became virtual "departments of state" in their governance, as one Reformation historian characterized them.
  5. ↑ Cremeens, Timothy B. (28 June 2018). Marginalized Voices: A History of the Charismatic Movement in the Orthodox Church in North America 1972-1993 (dalam bahasa Inggris). Wipf and Stock Publishers. hlm. 157. ISBN 978-1-5326-1708-9. The "magisterial" Protestant denominations (i.e., Lutheran, Reformed, and Anglican) all claimed to honor the ecumenical Councils of the undivided Church and give a modicum of authority to the Church Fathers
  6. ↑ The Gospel Coalition website
  7. ↑ Cambridge University website
  8. ↑ Bloomsbury website
  9. ↑ Socialist Worker website

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Reformasi Protestan

Perpecahan abad ke-16 dalam Kekristenan Barat

Calvinisme

denominasi Kristen

Daftar tokoh Reformasi Protestan

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026